
"Tapi".
Ailda menatap Jack dengan tatapan marah karena merasa Jack merendahkannya.
"Tapi mana mungkin aku menikah bahkan perceraian aku pun belum selesai" ucap Ailda.
"Aku gak peduli pokoknya kita harus menikah bareng" ucap Jack kekeuh.
"Gak bisa aku gak mau menikah bareng denganmu" bantah Ailda.
"Terserah kau yang terpenting kau harus cepat menikah" ucap Jack yang langsung pergi dari sana.
Jack pergi menemui tuan David.
"jack aku sudah beri tau Mommy nya Sam kalau kita sudah pulang, mungkin setengah jam lagi dia akan kesini" ucap tuan David.
"Baik Dad aku akan antar dia ke penjara bawah tanah" ucap Jack.
"Tak usah aku sudah suruh anak buah kita untuk membawa Sam kemari" ucap tuan David sambil memijat keningnya.
"Are you okey Dad" tanya Jack yang melihat kalau tuan David terlihat kurang sehat.
"I Fine, hanya saja sejak tadi aku merasa pusing" ucap tuan David.
"Kau istirahat lah dulu Dad urusan mamahnya Sam biar aku yang urus, dan aku juga sudah bicarakan pertemuan kita malam nanti, mereka menyetujuinya Dad sekarang lebih baik kau istirahat saja karena malam nanti kau harus presentasi depan orang penting" ucap Jack.
"Ya jack aku rasa juga begitu" ucap Tuan David berjalan menuju kamarnya.
Sedangkan Jack hanya duduk di sofa menunggu kedatangan Mommynya Sam yang akan datang setengah Jam lagi, walau pun rasanya ingin sekali Jack istirahat tapi waktunya tak memungkinkan untuk Jack berleha leha sekarang.
Sembari menunggu Jack memutuskan untuk membaca baca File yang akan di serahkan pada klien nanti sambil mempelajarinya sedikit sedikit.
"Tuan David memang hebat membuat bahan presentasi, bahkan tulisannya sangat rapih dan tak berbelit belit" gumam Jack.
__ADS_1
Tak lama setelah itu Mommynya Sam datang kesana dengan terburu buru.
"Dimana Sam, dimana anakku" teriak Sara.
"Tenang Nyonya, Sam ada aku mohon tenang tuan David sedang istirahat" ucap Jack menghentikan langkah Sara.
"Dimana anakku beri tau aku" ucap Sara.
"Bawa Sam kesini" titah Jack pada anak buahnya yang ada di dekat Jack.
"Baik tuan".
"Dimana Alice" tanya Sara melihat kearah sekitar rumah tuan David.
"Ada di kamarnya, apa perlu saya panggilkan Alice untuk datang kesini" tanya Jack.
"Boleh" ucap Sara.
"Pelayan panggilkan Nona Alice, bilang ada Mommy nya Sam disini" titah Jack.
"Baik tuan".
Ailda mendekat kearah Sara dan Jack yang tengah duduk di sofa, Ailda langsung di peluk erat oleh Sara karena Sara masih merasa bersalah pada Ailda karena Sam dan keluarganya sering menyakitinya.
" Mom" ucap Ailda.
"Alice maafkan aku dan Sam" ucap Sara.
"Tak apa Mom aku sudah maafkan" ucap Ailda namun jauh dari dalam lubuk hatinya dia sangat tak bisa memaafkan Sam apa lagi sampai melupakan perlakuan Sam dulu padanya.
Sam datang dengan keadaan tangan di ikat ke belakang dan wajah yang babak belur namun di tutupi oleh kapas, Sara menatap nanar putranya itu karena dia tak bisa membayangkan bagaimana tersiksanya Sam saat berada di dalam penjara.
Sara langsung memeluk putranya yang sudah hampir satu minggu lebih tak bisa dia temui,
__ADS_1
"Mom" gumam Sam merasa sedih karena melihat keadaan Mommynya yang baik baik saja.
"Mom dimana Daddy apa dia mengijinkan mu kesini" tanya Sam celingukan melihat kearah luar pintu rumah tuan David yang terbuka.
"Daddy mu dia kabur Sam membawa semua uang harta dan aset penting, dan Mommy gak tau dia kemana sekarang".
" apa setega itu Daddy pada kita, aku rasa Daddy hanya akan membuang aku saja tapi ternyata orang tua itu menelantarkan Mom juga" ucap Sam.
"Sudah biarkan saja dia yang penting kau selamat Mom sudah senang".
"Tidak Mom sebentar lagi aku akan mati karena Daddy sudah memberikan aku pada tuan David" ucap Sam.
"Tidak Sam Mommy akan menyelamatkanmu" ucap Sara.
"Makasih Mom tapi mau bagaimana lagi".
" kamu minta maaf saja pada Alice, karena dia orang yang paling kamu sakiti waktu itu" ucap Sara.
"Ya mom".
Sam mendekat kearah Ailda yang sedang duduk di Sofa Ailda bahkan terlihat cantik dan bahagia sekarang Sam bisa melihat itu dari raut wajah Ailda.
" maafkan aku, aku mengaku aku salah tapi ini semua rencana Daddy aku hanya ikut saja" ucap Sam pada Ailda.
"Tak masalah aku sudah memaafkan kamu" ucap Ailda.
"Alice mau kan kau kembali lagi padaku dan kita mulai semuanya dari awal lagi kamu mau kan" tanya Sam.
"Hah" ucap Ailda terkejut mendengar ucapan Sam.
*mohon maaf di bab ini pendek pendek karena Authornya lagi sibuk jadi hanya bisa nulis sebanyak ini saja..
Mohon maaf sebesar besarnya...
__ADS_1
Jangan lupa like comen dan votenya ya biar Authornya semangat nulis lagi*