Pengganti Putri Yang Hilang

Pengganti Putri Yang Hilang
bab 61


__ADS_3

Pagi harinya Ailda sudah bersiap karena dia akan bertemu dengan Rio, Jack masuk kekamar Ailda dan melihat kalau Ailda sudah bersiap.


"Kau akan kemana Al" tanya Jack.


"Jack aku akan pergi dengan Rio, dia mengajak aku pergi katanya ada hal yang ingin dia katakan" ucap Ailda.


"Apa yang akan dia katakan" tanya Jack penasaran.


"Entah aku kurang tau" ucap Ailda.


"Nona tuan Rio menunggu anda di bawah" ucap Pelayan yang ada di ambang pintu kamar Ailda yang terbuka.


"Saya akan turun sekarang" ucap Ailda.


"Jack bagaimana penampilan aku apa sudah cukup" tanya Ailda sambil merapihkan kembali gaun yang dia kenakan.


"Kau sangat cantik Al" ucap Jack.


"Terima kasih baiklah aku pergi dulu" ucap Ailda meninggalkan Jack sendirian di kamarnya.


Dengan cepat Jack mengambil ponsel yang berada di dalam saku celananya.


Terlihat kalau Jack hendak menghubungi seseorang yang tak lain adalah anak buahnya sendiri.


📞📞


"Ikut Nona Alice sekarang dan beri tau aku apa saja yang mereka bicarakan" titah Jack.


"Baik tuan"


📞📞


"Apa Rio akan melamarnya" ucap Jack bertanya tanya.


Sedangkan Ailda sekarang sudah berada di dalam mobil bersama Rio, sejak tadi keduanya hanya mengobrol ringan saja tak ada percakapan yang serius.


Mereka berhenti di sebuah taman yang banyak orang di sana karena sekarang hari libur jadi waktunya orang orang jalan jalan dan Taman ini adalah tempat orang orang bermain main.


"Tak apa kan kalau aku ajak kamu kesini" ucap Rio.


"Tak masalah Ri" ucap Ailda.


Mereka duduk di bangku salah satu taman, di tangannya Ailda memegang satu gelas kopi yang Rio beli tadi.


"Aku hanya ingin minta saran saja dari mu apa boleh" tanya Rio.


"Saran apa" tanya Ailda.


"Jadi begini aku punya wanita mungkin dia adalah seorang kekasih, dan rencananya kami akan menikah tapi yang jadi masalahnya adalah wanita ku ini hanyalah seorang gadis kampung yang bahkan level nya saja jauh dari aku" ucap Rio.


"Lalu"


"Aku takut kalau orang tuaku tak akan merestui hubungan aku dan dia, mau bagaimana pun juga kekasihku itu sedang mengandung Alice, dia mengandung anak aku" jelas Rio dengan wajah menunduk.


"Mengandung, bagaimana bisa" tanya Ailda.


"Apa kau bertanya bagaimana aku menghamilinya" ucap Rio terkejut.


"Bukan, maksud aku kenapa bisa kalian melakukan hal itu yang sudah jelas kalian bukan suami istri" ucap Ailda.

__ADS_1


"Ya Alice aku tau itu, tapi kau bisa bayangkan bagaimana kalau seorang laki laki dan wanita satu kamar" ucap Rio.


"Kau tenang saja, aku rasa orang tua mu akan merestui hubungan kalian apa lagi wanita itu sedang mengandung" ucap Ailda.


"Kau gak tau saja Alice, orang tua ku sangat ingin punya menantu yang kaya" ucap Rio.


"Coba saja dulu aku yakin seratus persen kalau orang tuamu akan merestui kalian" ucap Ailda.


Sedangkan tak jauh dari sana anak buah Jack sedang melihat Ailda dan Rio, dia menguping pembicaraan tapi karena keadaan yang ramai jadi obrolan Ailda dan Rio hanya terdengar sedikit ke telinga anak buah Jack itu.


📞📞


"Tuan Jack aku tak bisa mendengar jelas hanya saja yang aku dengar adalah Pernikahan, mengandung dan minta restu" ucap anak buah Jack.


"Apa" pekik Jack di telpon.


"Jangan bilang kalau mereka akan menikah karena Alice sedang mengandung anak Rio dan mereka akan minta restu tuan David" ucap Jack yang terlintas dalam pikirannya.


"Mungkin begitu tuan" ucap anak buahnya.


"Oh ya ampun" ucap Jack terduduk di sofa.


"Beri tau aku apa lagi yang mereka lakukan" titah Jack.


📞📞


Di kediaman Tuan David, Jack menjambak rambutnya sendiri karena tak percaya kalau Ailda akan hamil anaknya Rio dan mereka akan menikah.


"Kenapa harus begini" gerutu Jack dengan umpatan umpatan yang lolos dari mulutnya untuk Rio.


Di ruangan tengah tuan David sedang bersantai dengan Elive istrinya, seseorang datang kesana dan ternyata orang itu adalah tuan Ayal Daddynya Rio.


Tuan Ayal datang dengan istrinya juga.


"Tuan Ayal aku senang sekali karena bisa di kunjungi oleh seorang yang paling terkenal dalam kalangan bisnis" ucap tuan David.


"Kau terlalu banyak memuji" ucap tuan Ayal.


"Silahkan duduk tuan nyonya" ucap tuan David mempersilahkan orang tua Rio untuk duduk di sofa.


"Terima kasih, aku hanya ingin bertanya sesuatu padamu tuan David" ucap tuan Ayal.


"Tanya apa, tanyakan saja".


" aku ingin tau apa Rio bekerja dengan baik di perusahaanmu" tanya tuan Ayal.


"Cukup Baik mungkin dia sangat bagus dalam bekerja tuan" ucap tuan David.


"Oh ya tuan dimana anak itu sekarang apa kau tau apartemennya di mana" tanya Momnya Rio.


"Saya tak tau Nyonya, tapi tadi pagi dia datang kemari dia mengajak Alice putri kami jalan jalan" ucap tuan David.


"Apa dasar anak itu" kesal Mommynya Rio.


"Tenang Nyonya begitulah anak laki laki biarkan saja dia bebas, aku yakin kalau Rio anak yang baik" ucap Elive.


"Ya Nyonya tapi anak itu tak pernah pulang bahkan untuk mengabari pun dia sangat susah" ucap Momnya Rio.


"Ya aku paham keadaan mu" ucap Elive.

__ADS_1


"Tuan kenapa tak kita jodohkan saja keduanya" saran Tuan Ayal.


"Apa" serempak.


"Tapi tuan kalian tau kan masa lalu putri saya, bahkan Alice adalah seorang Single parent" ucap Tuan David.


"Tak masalah tuan, lihat saja bahkan Rio berani mengajaknya jalan jalan setau aku Rio tak pernah mau jalan dengan seorang wanita tuan" ucap tuan Ayal.


"Kalau aku tak bisa bicara untuk sekarang Tuan karena semuanya tergantung Alice aku tak bisa menentukan kehidupannya" ucap tuan David.


"Baiklah kami akan bicarakan masalah ini terlebih dahulu pada Rio kalau dia setuju kami akan datang lagi kesini" ucap Tuan Ayal.


"Baik tuan".


Mereka mengobrol tentang bisnis dan sesekali mereka bercanda.


Sedangkan sekarang hari sudah semakin sore dan Ailda akan di antar pulang oleh Rio, tak ada hal yang istimewa mereka hanya makan dan mengobrol saja apa lagi Rio sejak tadi terlihat sangat murung.


" terima kasih karena sudah mendengar ceritaku" ucap Rio menurunkan Ailda di depan gerbang rumah tuan David.


"Tak masalah, cobalah saran dariku dulu" ucap Ailda.


"Aku akan coba, aku harus pulang katakan pada Daddymu aku tak bisa mampir sekarang".


" aku paham kau sedang galau sekarang" ucap Ailda.


Ailda masuk kedalam rumah namun saat dia hendak masuk dia melihat motor anak buah Jack masuk kedalam rumah.


"Aku yakin kalau Jack menyuruh anak buahnya mengikutiku aku harus bilang pada Jack kalau jangan sampai orang lain mengetahui cerita Rio karena akan bahaya bagi Rio dan keluarganya" ucap Ailda.


Saat sedang di taman tadi Ailda tak sengaja melihat anak buah Jack yang sedang menatapnya dan Rio, jadi Ailda sangat yakin kalau Jack menyuruh anak buahnya untuk mengikutinya.


Ailda mencari Jack dan ternyata Jack sedang berada di dalam kamarnya.


"Jack aku tau tadi anak buah mu mengikutiku" ucap ailda.


"Maaf" lirih Jack.


"Pliss Jack aku harap kau tak bilang masalah tadi pada siapa pun, aku akan sangat malu Jack kalau sampai ada orang yang tau" ucap Ailda memohon.


"Jadi cerita itu benar" tanya Jack yang hanya di balas anggukan kepala oleh Ailda.


"Jadi kapan" tanya Jack masih kecewa.


"Kapan apa" tanya Ailda.


"Menikah" tanya Jack.


"Aku gak tau aku serahkan semuanya pada Rio, takutnya orang tua Rio tak merestuinya" ucap Ailda.


"Cepatlah menikah karena takutnya kehamilannya akan semakin membesar" ucap Jack.


"Ya Jack terima kasih karena kau sudah mau merahasiakan ini" ucap Ailda sambil memeluk Jack.


"Sama sama".


Jack hanya bisa menampakan wajah kecewa dan sedih saja karena tak percaya kalau Ailda akan hamil anak nya Rio.


**Tuh kan Jack salah sangka padahal kan yang hamil bukan Ailda tapi pacarnya Rio..

__ADS_1


Dasar Jack katanya pintar tapi kalau masalah Ailda otaknya langsung ngelag**...


__ADS_2