Pengganti Putri Yang Hilang

Pengganti Putri Yang Hilang
bab 40


__ADS_3

Ailda dan Priska sudah sampai di kediaman rumah Tuan David hari ini Priska akan membongkarkan video itu pada tuan David dan hal itu membuat keuntungan tersendiri bagi Priska.


"Apa Daddy ada di rumah" tanya Ailda pada pelayan rumah yang sedang membersihkan halaman.


"Ada Nona saya lihat tadi tuan besar ada di ruang kerjanya" jawab pembantu itu.


"Baiklah terima kasih, Pris ayo kita langsung masuk saja" ucap Ailda.


Saat mereka berdua masuk sudah ada pelayan yang menyambut mereka, Priska merasa terpukau dengan kemewahan rumah tuan David apa lagi rumah itu di kelilingi oleh barang barang yang mahal.


"Rumah kamu bagus Alice" bisik Priska.


"Tidak ini bukan rumahku".


"Maksud kamu" tanya Priska bingung.


"Ini rumah Daddy aku, aku belum punya rumah" ucap Ailda tersenyum.


Ailda dan Priska langsung masuk menuju ruangan kerja tuan David, Ailda yakin kalau di sana juga ada Jack karena sekarang Jack dan tuan David akan bekerja di rumah.


Mereka akan pergi ke kantornya jika ada hal yang penting atau ada pertemuan dengan klien selain dari itu mereka mengerjaan semuanya di rumah.


Tokkk.


Tokk


"Masuk" terdengar suara Tuan David dari dalam dengan suara yang berat.


Ailda membukakan pintu ruangan itu betapa terkejutnya Tuan David dan Jack yang melihat kalau istri pertama Sam yang di kenal sering sekali menyakiti Ailda dan sekarang berada di samping Ailda.


"Alice ayo masuklah, kapan kau datang" tanya tuan David.


"Barusan Dad, maaf aku mendadak datang kesini".


" tak masalah, ada apa Alice" tanya tuan David.


"Ini dad Priska akan bicara penting pada mu".


" priska? Sepupunya Sam" ucap Tuan David mencoba memainkan drama yang di mainkan oleh keluarga Sam.


"Ya Dad".


" oh silahkan duduk Nona" ucap tuan David, sedangkan Jack hanya menatap gerak gerik Priska dari sudut matanya saja karena tak mau Priska sampai menyakiti Ailda lagi.


"Terima kasih tuan kau sangat baik" ucap Priska.


"Ada hal penting apa Nona" tanya tuan David yang langsung duduk di sofa samping Ailda.


"Aku akan menyerahkan bukti" ucap Priska sambil melihat layar ponselnya.


"Bukti apa" tanya tuan David bingung.


"Jadi begini Dad, Priska ini akan membantu kita memasukan Keluarga Sam ke kantor polisi" jelas Ailda.

__ADS_1


"What? Membantu kita? Yang benar saja bukannya dia sepupunya Sam" bisik tuan David pada Ailda.


"Dia baik Dad".


Jack yang melihat pun langsung mengeleng gelengkan kepalanya karena kebiasaan Ailda yang selalu percaya pada orang lain tanpa memastikan kalau orang itu baik atau tidak.


" ini tuan" ucap Priska sambil menyodorkan ponselnya pada tangan tuan David.


Tuan David melihatnya dengan teliti karena tak mau melewatkan sedikit pun tentang apa pun yang ada di dalam video itu.


Tanpa terasa air mata tuan David langsung menetes melihat anak semata wayangnya di siksa oleh orang lain yang bahkan orang itu sangat kenal dengan dirinya.


"Astaga, bejat sekali si Vincent itu" gumam tuan David.


Jack yang menyadari kalau tuan David menangis pun langsung mendekati tuan David dan melihat video yang ada di ponsel Priska yang sekarang masih berada di tangan tuan David.


"Boleh saya minta rekaman itu" tanya Jack dengan tangan yang terkepal kuat menahan amarahnya pada keluarga Sam.


"Silahkan tuan" ucap Priska.


Brakk.


Pintu ruangan itu terbuka dan ternyata Elive lah yang membuka pintunya dengan cepat tuan David mengusap air matanya dan mematikan ponsel Priska dan menyerahkannya pada Jack.


"Dad, wah Alice kau kesini kapan" tanya Elive bahagia karena melihat putrinya.


Dengan cepat Ailda memeluk Elive karena tak mau membuat Priska curiga kalau ternyata dirinya bukanlah Alice yang selama ini dia kenal.


"Aku baru saja datang Mom, maaf aku langsung bertemu Daddy" ucap Ailda.


" thank you".


"Siapa dia" tanya Elive pada Priska karena Elive tak tau Priska.


"Priska Mom sepupunya Sam" jawab Ailda menutupi kebenarannya pada Elive walau pun Ailda tau kalau tuan David pasti tau kalau Priska adalah istri pertama Sam.


"Kenapa tak bikin minum, Mommy akan suruh pelayan membawakan kamu minuman" ucap Elive.


"Terima kasih Mom".


Elive pun berjalan kedapur karena akan menyuruh pelayan membawakan minum dan cemilan untuk Ailda dan Priska.


" berapa bayaran yang akan kau minta" tanya tuan David menatap kosong kearah depan.


"Aku ikhlas tuan, kau tenang saja".


" aku tak main main, kalau kau memang menginginkan uang bilang saja pada Alice".


"Aku gak butuh uang Tuan, dengan membantu Alice pun aku sudah mendapatkan apa yang aku punya".


" begitu, memangnya apa yang kau inginkan".


"Tentu saja milikku yang sudah di rebut paksa oleh keluarga tuab Vincent".

__ADS_1


" oh baiklah terima kasih karena sudah mau membantu kami".


"Sama sama tuan".


Elive datang dengan kedua pelayan yang membawa minuman dan makanan ringan untuk menyambut Ailda dan Priska, sedangkan Jack sedang memindahkan semua video yang ada pada ponsel Priska pada laptopnya.


Dengan teliti Jack memindahkan video pada ponsel Priska karena Jack tak mau sedikit saja ada yang tertinggal.


Elive, Ailda dan Priska pun berbincang bincang santai hanya membahas tentang pekerjaan para suaminya dan membahas masalah Priska.


Drrtt.. Drrtt


Ponsel Priska berbunyi karena ada panggilan telpon dari luar, Jack mengembalikan ponsel Priska pada orangnya karena untuk mengangkat panggilan itu adalah privasi Priska pribadi.


" maaf Nyonya aku akan mengangkat telpon dahulu".


"Silahkan Pris".


Priska pun menjauh dari sana dan mengangkat panggilan dari Sam karena tak mau sampai keluarga Ailda mengetahui kalau Priska istri pertamanya Sam.


📞📞📞


"Ada apa Sam" tanya Priska.


"Dimana Alice apa dia ada di sampingmu" tanya Sam.


"Dia ada di sini, dia senang memilih baju udah telponnya" tanya Priska.


"Pulang sekarang dan jangan keluyuran lagi".


" ya Sam aku akan pulang sekarang juga".


"Bagus"


📞📞📞


Setelah mematikan sambungan telponnya, Priska bergabung lagi dengan keluarga Ailda karena Priska harus mengajak pulang Ailda sekarang karena Sam sudah menyuruhnya pulang.


"Alice kata Sam kita harus pulang sekarang" bisik Priska.


"Sekarang" tanya Ailda.


"Heem" ucap Priska sambil menganggukan kepalanya.


"Baiklah aku akan ijin dahulu pada Momy".


" ya".


"Mom maaf aku harus pulang sekarang karena Sam minta aku dan Priska untuk segera pulang" ucap Ailda.


"Sekarang sayang, kenapa gak nanti saja".


" sorry Mom".

__ADS_1


"Baiklah hati hati di jalan ya" ucap Elive.


Setelah berpamitan Ailda dan Priska langsung pergi dari sana, untung saja Priska sudah menyiapkan beberapa paper bag berisi barang barang belanjaan yang kemarin dia beli untuk sekarang supaya Sam tak merasa curiga.


__ADS_2