
"Kau takut" tanya Ailda dengan berbisik.
"Takut untuk apa?" tanya Sam.
"Oh aku kira kau takut sampai kau datang kemari menyusulku" ucap Ailda langsung melepaskan cengkraman tangan Sam pada tangannya.
"Awas kau kalau sampai tuan David tau masalah ini aku tak akan maafkan kau" ucap Sam berbisik.
Dengan cepat Ailda melepaskan cengkraman tangan Sam kemudian dia berjalan ke meja makan karena semua orang sudah menunggunya disana.
Namun sedari tadi Jack melihat Ailda dan Sam berbincang bincang, terlihat jelas kalau Sam mencengkram kuat tangan Ailda dan berbisik mengancam pada Ailda, jika saja bukan sedang berada di rumah tuan David mungkin Jack sudah menghajar Sam.
"Alice ayo makan" ucap Elive.
"Yes Mom".
" Oh ya Mommy berfikir akan secepatnya menentukan tanggal pertunangan untuk Jack dan Claudia, bagaimana menurutmu Dad" tanya Elive pada suaminya.
"Mom apa tak sebaiknya tanya dulu Jack" ucap tuan David.
"Bagaimana Jack" tanya Elive.
Jack bersedak karena mendengar Elive bertanya padanya, dengan cepat Jack mengambil gelas dan meminumnya sampai habis.
"Mom aku terserah kau saja" ucap Jack.
Seketika Ailda merasa kecewa karena Jack tak menolak pertunangan itu, padahal Ailda sangat berharap kalau Jack akan menolak dan menunggu dirinya terlepas dari pernikahan konyol yang sedang dia jalani itu.
"Baiklah secepatnya Mommy akan datang ke rumah Claudia" ucap Elive.
"Kami sekeluarga menunggu kehadiran anda Nyonya" sahut Claudia.
Acara makan berjalan dengan lancar, semua orang sudah berada di ruang tengah mereka sedang duduk dan berbincang bincang sambil menikmati teh hangat.
__ADS_1
"Dad kami harus pulang sekarang" sahut Sam yang sedari tadi hanya diam saja.
Ailda melirik pada Sam meminta agar tak pulang sekarang, tapi Sam seakan tak melihat Ailda dia hanya fokus pada tuan David yang menatapnya bingung.
"Kenapa terburu buru, ngobrol saja dulu di sini" ucap Elive.
"Maaf Mom tapi aku banyak kerjaan jadi tak bisa lama lama" ucap Sam.
"Apa boleh jika Alice tidur di sini semalam saja, bukan maksud Mommy untuk melarang Alice pulang tapi Mommy kan sudah lama tak ketemu Alice jadi bolehkan semalam saja dia menginap disini" ucap Elive memohon pada Sam.
"Boleh Mom, tapi semalam saja ya karena aku di rumah tak ada temannya" ucap Sam.
"Bukankah di rumahmu ada Priska ya Sam" tanya Jack yang sedari tadi hanya diam saja.
Sam menelan salivanya kasar, dia harus menjawab apa tentang Priska.
"Siapa Priska Sam" tanya Nenek Mathilda.
"Priska sepupu aku Nek, dia sedang menginap di rumah tapi kami gak berdua di rumah ada Nick juga adik kandung aku di sana" ucap Sam berkeringat karena takut kebohongannya itu terbongkar.
"Kamu gak sendirian di rumah Sam jadi bolehkan Alice menginap di sini" ucap Elive.
"Ya boleh" Sam menarik nafasnya.
"Baiklah aku harus pergi sekarang karena pekerjaan aku juga masih banyak, saya pamit Mom Dad" ucap Sam.
"Ya kamu hati hati Sam" ucap Elive.
Sam berjalan ke luar dari rumah itu namun tanpa di duga Ailda justru mengikuti Sam yang sekarang sudah di luar.
Jack yang melihat hal itu langsung merasa cemburu karena kemarin kemarin Ailda bilang kalau dia ingin segera pisah dengan Sam tapi sekarang dia malah menyusul Sam.
"Mau kemana Alice" tanya tuan David.
__ADS_1
"aku mau bicara sebentar Dad" ucap Ailda.
Sam yang hendak masuk kedalam mobilnya pun langsung terhenti karena melihat Ailda yang sudah berdiri tak jauh darinya.
Sam langsung mendekati Ailda yang sedang berdiri di dekat mobilnya.
"Jangan berpikir dengan mengijinkanmu menginap di sini aku akan melupakan hukumanku padamu, awas saja Alice kalau kau sampai mengadu pada keluargamu maka aku tak akan segan segan membunuhmu" ancam Sam.
"Kamu tenang saja Sam aku tak akan bilang apa apa".
" oh ya kamu kira aku percaya, tentu tidak Alice kalau kau sampai berbuat macam macam aku tak akan memaafkanmu".
"Aku tak habis fikir padamu Sam, seketika kamu bisa bersikap manis dan setelah itu kamu kembali kasar dan keras".
" jangan urusi hidupku Alice bahkan lupakan sikap manis ku yang sudah aku berikan padamu, mulai detik ini sampai nanti aku tak akan pernah bersikap manis lagi padamu".
"Kenapa kamu gak cerai kan saja aku Sam".
" tidak sebelum dendam ku terselesaikan aku tak akan melepaskanmu".
"Apa lagi yang akan kau lakukan Sam kau sudah membuat Alice hancur" ucap Ailda keceplosan karena menyebut nama Alice padahal sekarang dia lah yang sedang berperan sebagai Alice.
"Ya dan kau masih selamat Alice".
" lupakan dendam itu Sam".
"Lupakan kau bilang lupakan, keluargaku mengalami kebangkrutan karena Daddy mu Alice Delmar" ucap Sam sambil meninggalkan Ailda yang masih mematung.
Ailda menatap kepergian Sam dan mobilnya, dia berfikir kalau ucapan Sam itu semua mengarah pada tuan David.
'Apa Tuan David pernah melakukan kesalahan, aku harus bertanya padanya' batin Ailda.
Bersambung...
__ADS_1
*Maaf ya author telat up karena author lagi sakit,
tapi insya alloh author akan up lagi seperti biasa ya*