Pengganti Putri Yang Hilang

Pengganti Putri Yang Hilang
bab 38


__ADS_3

Pagi harinya Ailda sudah di bangunkan oleh suara Sam yang terus saja bergema di telinganya apa lagi sekarang Sam sudah ada di samping Ailda yang masih tertidur pulas.


Sam terus saja mencoba membangunkan Ailda tadi Ailda seolah tak dapat di bangunkan karena semalaman dia tak bisa tidur.


Sam datang ke rumah tuan David sangat pagi pagi sekali karena ingin menjemput Ailda, sebenarnya bukan itu tujuan Sam yang sebenarnya tapi karena takut kalau Ailda berkata macam macam pada orang tuanya.


Dan hal ini juga membuat Sam tak bisa tidur juga semalaman karena takut kejahatannya terbongkar hanya karna Ailda yang mengadu pada tuan David.


"Alice bangun ayo kita pulang" bisik Sam tepat pada telinga Ailda.


Mata Ailda perlahan mulai terbangun dan sosok yang mencoba membangunkannya itu ada tepat di hadapannya, betapa terkejutnya Ailda saat melihat Sam sudah ada di sana.


"Ya ampun, Sam sejak kapan kau ada di sini" tanya Ailda yang langsung duduk di atas ranjang.


"Sejak pukul 5 pagi" jawab Sam.


"Apa, mau apa kau datang ke sini pagi pagi sekali"


"Tentu saja menjemputmu, Alice Delmar bukan kah kau adalah istriku" ucap Sam.


"Kenapa harus menjemputku Sam bukannya kau senang jika aku tidak ada di rumahmu jadi kau bisa berduaan dengan Priska" ucap Ailda.


"Tadinya begitu tapi aku tak mau membebaskanmu begitu saja".


" mau apa lagi kau padaku Sam, aku cape kalau harus begini terus" ucap Ailda.


"Cepat mandi dan hari ini kita akan pergi dari rumah ini".


" siang aja ya aku mau tinggal di sini lebih lama lagi".


"Kau mau membantah" gertak Sam.


"Bukan tapi Sam saat di rumah mu kau tak pernah mengijinkan aku pergi ke luar rumah" ucap Ailda.


"Sekarang kita pulang" ketus Sam.


Mau tak mau Ailda harus ikut apa kata Sam karena kalau tidak Sam akan tetap di sini dan memaksa Ailda untuk ikut denganya pulang ke rumahnya.


Setelah selesai Ailda menemui lagi Sam yang masih berada di kamarnya, padahal hari masih sangat pagi tadinya Ailda ingin membicarakan rencana selanjutnya pada Jack tapi karena Sam sudah datang kesana jadi sangat susah bagi Ailda membicarakannya.


"Ayo kita pulang sekarang" ucap Sam.


"Tapi Sam aku belum pamitan pada Mommy dan Daddy" ucap Ailda.


"Mommy dan Daddy mu sudah ada di bawah mereka ada di ruang tengah".

__ADS_1


" baiklah ayo" ucap Ailda.


Mereka berdua turun ke bawah dan langsung di sambut oleh Tuan David dan Elive yang sedang duduk di sana menikmati teh hangat.


"Kau akan pergi sekarang Alice" tanya Elive.


"Ya Mom aku harus pergi sekarang karena sebentar lagi Sam akan masuk kerja".


"Oh hati hati di jalan ya".


Elive memeluk Ailda yang sekarang akan pergi lagi dari rumahnya.


" ya mom, Dad aku akan pulang" ucap Ailda pada tuan David.


"Ya Alice nanti kesini lagi ya".


" ya Dad".


"Mom Dad kami permisi sekarang" ucap Sam.


Ailda dan Sam pergi dari rumah disana sudah ada Jack yang sedang melakukan olahraga pagi di halaman rumah tuan David, dengan sekilas Ailda menatap Jack tetapi Jack tak melihatnya.


"Haruskah aku lupakan kamu Jack" batin Ailda.


Setelah melakukan perjalanan yang cukup lama akhirnya Ailda dan Sam sampai juga di rumah Sam yang selalu saja membuat Ailda merasa was was.


"Turun" bentak Sam pada Ailda.


Ailda hanya menurut dan turun saja dari mobilnya tetapi Ailda mendapatkan perlakuan kasar dari Sam, Sam mendorong Ailda hingga membuat Ailda terjatuh ke lantai.


Tak hanya itu saja Sam juga menarik Ailda hingga masuk kedalam rumahnya walau pun Ailda masih dalam keadaan terduduk di lantai.


"Sam lepaskan sakit" ucap Ailda.


"Lepaskan katamu, apa yang kau katakan kemarin pada keluargamu" tanya Sam.


"Aku tak bicara apa apa pada mereka".


" bohong, kau pasti membicarakan masalah kita pada kedua orang tuamu".


"Tidak aku tak melakukannya".


" kau sampai kau melakukannya tak akan segan segan aku membun*h mu Alice Delmar" bentak Sam dan langsung pergi dari sana karena hari ini dia ada pekerjaan yang penting.


Sedangkan Priska yang melihat hal itu hanya tersenyum saja karena melihat Ailda yang di siksa habis habisan oleh Sam karena perbuatan Ailda yang bahkan tak pernah Ailda lakukan.

__ADS_1


"Bagaimana sakit, aku sudah bilang Alice tinggalkan rumah ini tapi kau masih saja diam di sini" ucap Priska sambil duduk di sofa.


"Kalau Sam mau melepaskan ku maka dengan senang hati aku akan pergi dari sini" jawab Ailda.


"Aku bisa membantumu keluar dari rumah ini" ucap Priska sambil mengupas buah apel.


"Aku tak percaya kau mau membantuku" ucap Ailda.


"Kau tak percaya padaku".


Ailda dengan cepat menggelengkan kepalanya karena tak percaya pada setiap ucapan Priska apa lagi Priska sangat membencinya.


" jujur saja aku juga sangat malas tinggal di sini, kalau kau mau aku bisa membantumu keluar dari sini" ucap Priska.


"Benarkah, lalu dengan cara apa kau akan membantuku Priska" ucap Ailda.


"Dengan membongkar kasus Sam pada Daddy mu".


" memangnya kamu punya buktinya Priska".


"Tentu saja Alice aku bukan orang bodoh yang hanya akan bicara tanpa bukti".


Priska mengambil ponselnya dari saku celananya, dia membuka video yang dia simpan rapih di dalam ponselnya bahkan Sam pun tak bisa membukannya karena hanya Priska saja yang tau nomor pin nya.


Priska menunjukan semua bukti Video yang sudah di lakukan oleh keluarga Sam pada Alice dahulu, bahkan Video tentang anak buah Tuan Vincen yang melakukan kekerasan pada Alice pun Priska punya.


"Segini cukup" tanya Priska sambil mengambil lagi ponselnya dari Ailda.


"Kau dapat dari mana" tanya Ailda.


"Kau tak perlu tau aku dapat dari mana yang paling penting video ini real".


" apa kau benar akan membantuku" tanya Ailda memastikan.


"Tentu saja".


" berapa upah yang akan kau minta" tanya Ailda


"Hahahahha Alice, Alice kau ini aku tak akan menguangkan kebaikkan ku ini, Iya sih aku memang tak suka padamu tapi aku tak bisa melihat mu di siksa terus" ucap Priska sambil tertawa berbahak bahak.


"Benarkah, aku masih tak percaya padamu" ucap Ailda.


"Pikirkan saja dahulu ucapanku ini, atau kau lebih suka tinggal di sini dan di siksa oleh Sam" ucap Priska.


"Tidak".

__ADS_1


__ADS_2