
Ailda dan Jack sudah menyimpan video itu pada laptop pribadi Jack karena mereka takut kalau nantinya bukti itu hilang atau bagaimana jadi Jack memutuskan untuk menyimpannya di laptopnya.
"Bagaimana selanjutnya" tanya Jack.
"Aku masih belum bisa mikir Tuan".
" aku akan pikirkan juga rencana selanjutnya".
"Tuan coba tanya kan pada tuan David apa dulunya dia punya masalah dengan Keluarga Vincen sampai sampai mereka ingin sekali menghancurkan keluarga tuan David" ucap Ailda.
"aku akan tanyakan pada tuan David nanti".
Ailda melihat jam yang ada di dinding hotel itu ternyata sudah menunjukan pukul dua sore dan yang Ailda dengar tadi pagi, Priska akan pulang jam tiga sore.
"Gawat, tuan Jack sudah pukul dua, aku baru ingat kalau Priska akan pulang pukul tiga sore apa kita tak akan terlambat sampai rumah" ucap Ailda cemas.
"Baiklah kita harus pergi sekarang" ucap Jack.
"Bagaimana dengan Sam dia masih tak sadarkan diri" ucap Ailda.
Seketika terlintas ide di pikiran Jack.
"Ailda aku ada rencana tapi kau harus melakukannya dengan baik" ucap Jack.
"Rencana apa jangan main main tuan Jack" ucap Ailda.
"Kau berbaringlah di sini, dan kau pura pura tidur sampai Sam bangun nanti anggap saja kalian berdua sudah melakukan sesuatu" ucap Jack.
"Tapi aku takut".
" ga usah takut bukan kah dia suamimu" ucap Jack.
"Tapi"
"Tak ada tapi tapian pokoknya kamu turuti saja rencana ku ini".
Jack membuka celana bahan milik Sam supaya nantinya Sam percaya kalau dia sudah menyentuh Ailda karena Jack yakin kalau Sam tak akan mengingat kejadian yang sudah berlalu karena dia tadinya mabuk.
Ailda berbaring di samping Sam dan mengacak acak rambutnya supaya terlihat agak menyakinkan bagi Sam kalau mereka sudah melakukan sesuatu.
Sementara itu Jack keluar dari kamar Hotel walau pun hatinya tak ikhlas melihat Ailda dan Sam berduaan tapi demi kebaikan Ailda juga dia harus ikhlas.
" begini ternyata rasanya membiarkan orang yang kita sayang tidur dengan suaminya sendiri" gumam Jack sambil tersenyum.
Jack menunggu di dalam mobilnya karena tak mau mengganggu Sam dan Ailda yang masih berada di kamar Hotel, air mata Jack menetes karena membayangkan bagaimana Aildanya itu di sentuh oleh laki laki lain.
Walau pun Jack orang yang acuh dan terkesan bodo amat tapi dia tak bisa acuh pada wanitanya yang bahkan mereka baru saja dekat seperti sekarang.
__ADS_1
-
Di kediaman Samoel Vincent.
Priska yang baru saja kembali dari acara belanja nya itu langsung masuk kedalam rumah dengan menenteng banyak paper bag di tangan kanan dan kirinya.
Hanya satu tempat yang sekarang ingin sekali dia datangi yaitu kamarnya dan ingin menunjukan pada Sam kalau hari ini dia belanja begitu banyak baju dan tas branded.
"Sam lihat aku beli tas Limited edition..." ucap Priska terpotong karena saat dia membuka pintu kamarnya Sam tak ada di dalam kamar.
"Dimana Sam" gumam Priska.
Priska langsung menyimpan paper bag nya di atas kasur dan dia segera mencari keberadaan Sam karena takutnya kalau Sam akan pergi menemui Ailda.
"Alice buka pintu kamar kamu" teriak Priska di depan pintu kamar Ailda.
Karena tak kunjung dapat jawaban Priska menggedor pintu kamar Ailda namun saat hendak di gedor pintu itu langsung terbuka sendiri dan tak ada Ailda di kamar itu.
Priska semakin yakin kalau Sam sekarang sedang bersama dengan Ailda.
Priska yang sudah di bakar api cemburu pun langsung bertanya pada para pelayan.
"Dimana Alice dan Sam" teriak Priska menggema di ruang tengah.
"Maaf Nyonya Tuan pergi dengan Non Alice" jawab Pelayan.
"Beraninya mereka pergi berdua" geram Priska marah.
Namun saat Priska hendak pergi dari sana, dengan tiba tiba Nyonya Sara ibu kandungnya Sam datang kesana dengan Nick anak bungsunya yang berada di sampingnya.
"Mom" gumam Priska.
"Dari mana kamu" tanya Sara ketus pada Priska.
"Aku habis dari Mall Mom" ucap Priska yang tadinya akan marah karena ulah Sam dan Alice pun jadi tak bisa berkutik saat Sara ada disana.
"Belanja" tanya Sara.
Priska menganggukan kepalanya.
"Main dengan teman".
Priska lagi lagi hanya menganggukan kepalanya.
"Bagus Pris kau sangat lihai dengan urusan jalan jalan" ucap Sara.
"What" gumam Priska.
__ADS_1
Dan terlihat kalau Nick mentertawai Priska yang di sindir oleh mertuanya sendiri.
"Awas kau Nick, adik ipar luknut" gerutu Priska dalam hatinya.
"Dimana Sam" tanya Sara.
"aku tak tau mah tapi kata pelayan Sam pergi dengan Alice".
" bagus kau gak tau kemana suamimu pergi" ucap Sara.
"Tapi mah aku sudah bilang kalau Sam tak boleh pergi tanpa memberi tau dulu padaku tapi aku rasa Sam lupa" ucap Priska.
"Sudahlah lupakannya, Sam berhak jalan jalan dengan istrinya sendiri".
Priska di buat kesal dengan sikap mertuanya yang selalu saja menyalahkannya, padahal Priska rasa dia sudah menjadi menantu yang baik bagi keluarga itu.
Saat Priska hendak pergi untuk mencari keberadaan Sam, tetapi Sara ibu mertuanya melihat dan melarang Priska untuk pergi.
" mau kemana apa begini sikapmu saat ibu mertuamu datang" ucap Sara.
"Sorry mom emangnta mommy mau minum apa" tanya Priska.
"Ambilkan mommy teh hangat dan ambilkan jus untuk Nick" titah Sara.
Priska hanya menganggukan kepalanya dan langsung pergi ke dapur dalam hatinya dia menggerutu karena pas sekai mertuanya datang dan Sam sedang tak ada di rumah.
Sedangkan di ruang tamu Sara sedang membicarakan hal penting dengan Nick.
"Bujuk Daddy mu supaya mau menghentikan kegilaan ini" ucap Sara sambil memijat keningnya yang terasa sakit.
"Mom aku gak bisa terakhir kali aku bicara Daddy malah mengancam aku untuk pergi ke luar negri" ucap Nick.
"Lalu bagaimana ini, Mommy gak mau kalau Daddy mu akan berbuat jahat lagi pada keluarga Alice, untung saja saat masalah Alice dahulu tuan David tak menyebar luaskan masalah itu jika saja tuan David sampai masukan berita itu pada kepolisian entah apa yang akan terjadi dengan Daddy mu sekarang" ucap Sara.
"Mom aku sangat salut dengan keluarga Alice mereka hanya diam dan menurup mulut rapat rapat walau pun putri semata wayang mereka di lecehkan oleh orang lain" ucap Nick.
"Mommy gak percaya kalau tuan David akan diam saja mungkin mereka diam dan sedang merangkai rencana untuk menemukan Daddy mu" ucap Sara.
"Tapi Mom apa yang akan Daddy lakukan sekarang" tanya Nick.
"Dia akan menghancurkan perusahaan tuan David".
" apa" pekik Nick.
*Bersambung..
Jangan lupa like comen dan vote nya ya..
__ADS_1
Salam manis Author*