Pengganti Putri Yang Hilang

Pengganti Putri Yang Hilang
bab 37


__ADS_3

Malam harinya Ailda hedak pergi ke ruangan kerja tuan David dan menanyakan tentang ucapan Sam yang menuduh tuan David bersalah pada kasus ini.


Ceklek.


"Boleh aku masuk" sahut Ailda dari ambang pintu.


"Masuk lah, bukannya kau putri ku juga kenapa harus bertanya dulu masuklah ini juga rumahmu".


" tuan kau sangat baik hati".


"Tidak Ailda aku jahat, mungkin aku adalah orang paling jahat di dunia ini".


" jangan bicara begitu tuan, kau terlalu menyalahkan diri sendiri padahal orang lain lah yang berusaha menghancurkanmu".


"Kau benar Ailda, beruntungnya aku di berikan putri pengganti seperti dirimu".


" tidak Non Alice lebih baik dariku Tuan".


"Oh ya ada apa kesini" tanya tuan David.


"aku mau bicara penting denganmu" ucap Ailda.


"Apa perlu aku panggilkan Jack sekarang".


" jangan tuan dia sedang bersama Dokter Claudia sekarang".


"Oke baiklah apa yang akan kau bicarakan" ucap tuan David sambil menutup layar laptopnya yang sedari tadi dia lihat.


"Begini tuan, aku masih bingung dengan ucapan Sam tadi pagi katanya perusahaan nya bangkrut karena anda, apa itu benar tuan" tanya Ailda.


Tuan David berfikir sejenak.


"Maaf tuan bukan maksud saya menyalahkan tapi ini ucapan Sam dan aku hanya ingin menyelesaikan masalah ini tuan" ucap Ailda lagi.


"Aku rasa aku tak pernah membuat perusahaan keluarga Vincen bangkrut jangankan perusahaan itu perusahaan lain juga aku tak pernah" jawab tuan David.


"Benar tuan Sam bilang kalau pembunuhan itu adalah balas dendam mereka karena perusahaan mereka bangkrut dan itu semua karena anda tuan".


" sumpah Ailda aku tak pernah merugikan orang lain".


"Aku percaya tapi apa salahnya jika anda pikirkan lagi masalah ini siapa tau dahulu kau pernah punya masalah".


" aku akan tanyakan pada Jack siapa saja yang menjadi musuhku di masa lalu".


"Tapi tuan keluarga Vincen harus mendapatkan imbalan yang setimpal karena masalah ini apa lagi dia berani nya membunuh Nona Alice".


" aku harus apa Ailda supaya kebusukan mereka terbongkar" tanya tuan David.

__ADS_1


"Kau tenang saja biar aku yang pikirkan semuanya".


" benarkah aku sangat berterima kasih padamu Ailda karena sudah mau membantuku, padahal dari cerita keluarga Sam aku adalah orang jahat".


"Tidak tuan aku percaya kau orang baik, tenang saja aku akan buat mereka menyesal karena sudah membunuh Nona Alice".


Setelah selesai bicara dengan tuan David Ailda berpamitan untuk kembali ke kamarnya karena sudah larut malam juga tuan David harus istirahat.


Namun saat Ailda berjalan ke arah kamarnya ada Jack yang menghentikan langkahnya, Ailda pun hanya menatap sekilas pada Jack dan langsung meninggalkan Jack.


" tunggu" ucap Jack sambil menghentikan langkah Ailda dengan memegang erat tangannya.


"Ada apa aku ngantuk mau tidur" ketus Ailda.


"Ada hal yang mau aku bicarakan".


" besok saja aku ngantuk".


"Maaf" lirih Jack.


"Untuk apa" tanya Ailda.


"Maaf karena aku mengantar Claudia".


" hanya itu, kenapa harus minta maaf bukannya kalian akan menikah dan aku tak berhak melarangmu".


" oh ya tapi aku melihat kau mau menikah dengan Claudia, terlihat dari wajahmu kalau kau sangat menginginkan Claudia".


"Tidak Ailda itu tak benar aku sangat tak ingin menikah dengan Claudia aku janji akan membatalkan rencana pernikahan ini dan aku akan menunggumu hingga kamu pisah dari Sam".


" jangan begitu Jack kau juga pantas bahagia, jangan mau denganku Jack aku bukan orang kaya aku juga bukan Dokter".


"Tapi aku gak mandang kamu dari hal itu Ail".


"Tapi aku yang malu jika harus menjadi pendampingmu Jack".


" kenapa malu" tanya Jack heran.


"Karena aku tak punya derajat yang bisa aku sama kan dengan derajatmu bahkan sekarang kau sudah di anggap anak oleh tuan David, kalau sampai Nyonya Elive tau aku bukan putriya maka aku sudah bukan siapa siapa lagi Jack".


" aku akan menerima segalanya Ailda, kau jangan merasa kurang begitu Ail".


"Apa kau benar kau cinta padaku Jack".


" tentu".


"Maka Jauhi aku karena aku tak mau menjadi penghalang atas pernikahanmu dengan Dokter Claudia" ucap Ailda sambil pergi dari tempat itu menuju kamarnya.

__ADS_1


Ailda mengunci pintu kamarnya walau pun Jack terdengar mengetuk pintu dan teriak teriak memanggil namanya, tapi Ailda tak boleh egois dia juga tak ingin membuat Nyonya Elive kecewa karena sudah menggagalkan pernikahan Jack dan Claudia.


Apa lagi dengan status nya sekarang Ailda dan Jack adalah adik kakak jika menurut orang orang.


-


Malam ini Ailda tak bisa tidur padahal saat dia sedang di rumah Sam dia sangat gampang tidur dan kalau sudah tidur pasti sangat nyenyak tapi berbeda dengan di rumah tuan David.


Ailda tak bisa tidur bahkan untuk terpejam sebentar pun sangat susah bagi Ailda, padahal jam sudah menunjukan pukul sebelas malam.


Karena tak ngantuk juga akhirnya Ailda berjalan ke dapur untuk membuat susu hangat supaya bisa membuat kantuknya segera datang, tetapi Ailda di kejutkan dengan keberadaan Jack yang sedang minum di dapur.


"Lanjut bikin susu atau balik ke kamar" batin Ailda bingung karena tak mau bertemu dengan Jack.


Tetapi mata Jack menatap Ailda dengan tatapan tajam, mau tidak mau Ailda pun terpaksa harus masuk dapur dan membuat Susu setelah itu pergi dari sana.


"Belum tidur" tanya Jack ketus dengan nada khas orang mabuk berat.


"Belum" jawab Ailda singkat.


"Setelah buat susu masuk ke kamar dan tidurlah" ucap Jack.


"Ya, dan kau sedang apa" tanya Ailda.


"Minum".


" sudah aku bilang kan jangan mabuk Jack, gak baik buat kesehatan" ucap Ailda marah.


"Aku sedang putus asa Ail".


"Karena aku" tanya Ailda.


Jack menggelengkan kepalanya, mabuk kali ini membuat Jack sangat pusing padahal dia hanya minum setengah botol seperti hari hari biasanya, tapi entah kenapa kepala Jack sangat pusing dan berat.


"Aku akan ke kamar" ucap Jack.


Jack berjalan sempoyongan bahkan sampai beberapa kali dia menabrak barang barang yang ada di dekatnya karena terlalu pusing.


"Sudah aku bilang jangan mabuk tapi kau bandel Jack" gerutu Ailda sambil membantu Jack menuju kamarnya.


"Terima kasih".


Saat sampai di kamar Jack, Ailda langsung menidurkan Jack di ranjang tempat tidurnya.


" kenapa kau harus mabuk Jack, padahal malam ini aku mau membahas rencana kita selanjutnya" ucap Ailda.


Namun tak ada jawaban dari Jack karena Jack sudah tidur pulas akibat efek samping dari minuman yang dia minum barusan.

__ADS_1


setelah menyelimuti tubuh Jack, Ailda pun pergi ke kamarnya rasanya sudah tak mau lagi minum Ailda lebih memilih untuk berbaring di atas ranjang walau pun belum mengantuk.


__ADS_2