Pengganti Putri Yang Hilang

Pengganti Putri Yang Hilang
bab 45


__ADS_3

Sam mendekat kearah Priska dan...


Plakk..


Sam menampar Priska dengan sangat keras bahkan perih dan sakit di rasakan oleh Priska mau bagaimana lagi Priska tak bisa membalasnya karena tangan dan kakinya sedang di ikat pada kursi.


"Beraninya kau bicara begitu padaku, dasar wanita tak berguna dasar murahan kau menyesal aku menikahimu" geram Sam.


"Kenapa harus marah Sam, bukannya yang aku ucapkan itu benar".


"Ck kau hanya tau sedikit tentang hidupku dan kau beraninya bicara begini padaku, dasar penjil*t".


Priska tak menggubris ucapan Sam, tetapi Sam langsung mencengkram kuat rahang Priska sehingga membuat Priska meringis kesakitan.


"Aku kira kau wanita yang bisa aku percaya tapi ternyata kau sama saja".


" Terserah aku gak peduli".


Sam melepas cengkramannya dengan kasar dan membuat Priska kesakitan, sedangkan Ailda sedari tadi hanya diam saja karena tak bisa berbuat apa apa karena tangan dan kakinya di ikat bahkan mulutnya pun masih di lakban.


"Kalian berdua sama saja sekarang aku yakin kalau yang baik padaku hanyalah Mommy saja karena bagiku semua wanita sama saja termasuk kalian juga" sahut Sam.


Sam mendekat kearah Ailda.


"Dan kau bersiaplah karena sekarang keluarga mu mungkin sudah meninggal Alice Delmar" ucap Sam tepat dekat wajah Ailda.


"Emmtt emmthh" suara Ailda yang tak keluar karena sedang di lakban.


Hahahahahh


Sam tertawa terbahak bahak saat melihat Ailda yang tak bisa bicara karena ada penghalang di mulutnya, bahkan kalau saja mulut Ailda tak di lakban mungkin saja Ailda sudah mencaci maki pada Sam.


Sedangkan di perjalanan Jack dan anak buahnya sudah sampai di markas tempat Naga dan anak buahnya itu, tapi yang Jack lihat itu hanyalah gedung tak tak terpakai lagi.


"Apa ini tempatnya" tanya Jack.


"Benar tuan lihat" jawab Anak buahnya sambil menunjuk pada anak buah Jack yang tadi di perintahkan mengikuti Ailda.


"Baiklah kita masuk sekarang" ucap Jack.


"Sabar dulu tuan, lihat laki laki itu" ucap anak buah Jack menunjuk seorang laki laki yang sedang mengintip di balik semak semak.


"Siapa dia" tanya Jack.


"Saya gak tau tuan tapi sedari tadi dia ada di sana dan hanya mengintip saja".


" aku akan tanya siapa laki laki itu" ucap Jack yang langsung mendekat kearah laki laki itu.


"Maaf anda siapa" tanya Jack pada laki laki yang sedang membelakanginya itu.

__ADS_1


Laki laki itu pun melihat kearah Jack.


"Tuan Jack" sahut laki laki itu.


"What, tuan Zian sedang apa anda di sini" tanya Jack.


"Ini tuan istri saya di culik dan ada di dalam" ucap Zian yang tak lain adalah suami sah nya Priska.


"Benarkah memangnya siapa istri anda" tanya Jack.


"Ada pokoknya tapi dia sedang di dalam dan saya harus menolongnya sekarang".


" ikutlah dengan saya tuan, kita akan bebaskan mereka bersama sama" ajak Jack.


"Benarkah kau akan membantuku".


" tentu".


Jack, Zian dan ketiga anak buahnya pun langsung masuk kedalam dengan berjalan perlahan dan mengendap endap karena tak mau sampai anak buah Sam melihat kedatangan mereka.


"Tuan Jack aku yakin istri saya ada di ruangan itu" ucap Zian berbisik.


"Baiklah kita kesana" Jack juga sangat yakin karena hanya ruangan itu yang lampunya menyala jadi pasti Ailda ada di sana.


Dengan perlahan namun pasti Jack mendobrak pintu ruangan itu dan ternyata benar di dalam sana ada Ailda dan Priska yang sedang di ikat, dan ada juga Sam dan beberapa anak buahnya.


Prokkk


Prokk


"Beraninya kalian datang kesini, serang mereka" sahut Sam.


Anak buah Sam pun langsung maju dan menyerang Jack dan anak buahnya karena secara mendadak jadi anak buah Jack tak membawa senjata hanya Jack saja yang membawa pistol di dalam sakunya.


Dorr


Dorr


Dua peluru di loloskan oleh anak buah Sam tapi sayang peluru itu meleset dan tak mengenai siapa pun, bahkan beberapa anak buah Sam sudah terkapar di lantai karena tak bisa menyeimbangi kekuatan dari anak buah Jack.


Dan sekarang waktunya Jack menodongkan pistol pada Sam, dengan cepat Sam mengangkat tangannya ke atas tanda menyerah dan juga takut kalau Jack menembaknya.


"Tuan Zian Ikat Sam" titah Jack pada Zian.


Degan cepat Zian mengikat tubuh Sam sedangkan anak buahnya Sam semuanya sudah terkapar di lantai padahal anak buah Sam cukup banyak mungkin ada delapan orang sedangkan anak buah Jack hanya tiga orang saja tapi anak buah Sam kalah.


Jack melepaskan ikatan pada tangan dan kaki Ailda, begitu juga dengan Zian dia melepas ikatan pada tangan dan Kaki Priska.


Priska langsung memeluk Zian dengan erat, rasanya dia tak mau lagi melakukan ini karena jujur saja Priska sangat tak ingin hidup dengan Sam apa lagi harus pura pura cinta pada Sam.

__ADS_1


Ailda dan Jack hanya saling memandang saja tanpa ada sepatah kata dari mulut keduanya, rasanya Jack ingin sekali meminta maaf tapi matanya menatap pada kening Ailda yang membiru.


"Kau kenapa apa Sam melukai mu" tanya Jack cemas.


"Tidak".


" ini luka Ail, dan harus segera di sembuhkan" ucap Jack.


"Tidak perlu aku tak apa apa" ucap Ailda.


"Zi aku mau pulang, bawa aku pulang Zi" ucap Priska sambil menangis.


"Ya sayang kita akan pulang sekarang tapi kita harus membawa laki laki bejad ini ke kantor polisi" ucap Zian.


"Ternyata kalian sudah bersekongkol untuk mengambil hartaku ya kan" tanya Sam geram.


"Bukan hartamu Sam tapi aku hanya mengambilnya kembali dari tanganmu karena awalnya kan punya aku dan kau mengambilnya dan sekarang aku akan mengambilnya lagi" ucap Zian.


"Dasar penji*t" geram Sam.


"Kau pantas berada di kantor polisi Sam" ucap Zian.


"Tuan Zian jika anda berkenan mau kah anda datang ke rumah saya dan menjelaskan masalah yang terjadi pada kalian di sana karena kami butuh bukti untuk memenjarakan cecunguk ini" ucap Jack.


"Dengan senang hati tuan Jack".


Mereka pulang dari sana, karena Jack kesana naik motor jadi dia hanya bisa pulang dengan Ailda saja sedangkan Sam di bawa oleh Zian di mobilnya dengan di kawal oleh anak buah Jack di belakangnya.


Jarak markas itu dengan rumah tuan David berkisar hingga satu jam tetapi karena sekarang jalanan sedang kosong karena sudah sangat malam sekali jadi mobil Zian dan motor Jack bisa berjalan dengan mulus.


Sesampainya di kediaman tuan David, Sam buru buru di turunkan oleh anak buahnya Jack dan langsung di bawa kedalam rumah tuan David untuk di introgasi oleh tuan David sendiri.


Sedangkan Jack mempersilahkan Zian dan Priska untuk masuk kedalam rumah bahkan Jack pun dengan sigap menggendong Ailda karena kaki Ailda kesakitan dan sedikit membengkak.


Di dalam rumah tuan David sudah melayangkan beberapa pertanyaan pada Vincent namun Vincent tetap saja tak menjawabnya bahkan mulutnya hanya rapat saja tak terbuka sedikit pun.


" Jack syukurlah kau datang" sahut tuan David, "kau tak apa apa kan, kau baik baik saja kan" tanya tuan David pada Ailda.


"Aku baik cuman kaki aku bengkak saja" jawab Ailda.


"Oh ya Dad dimana anak buah yang terluka" tanya Jack.


"Mereka sudah ada di rumah sakit mungkin saja sekarang mereka sedang di tangani oleh Dokter" ucap tuan David.


"Oh, Dad perkenalkan dia Zian suami Sah nya Priska" ucap Jack memperkenalkan Zian.


"Dasar brengsek kau ternyata kau menikah denganku dan kau juga sudah punya suami" sahut Sam marah pada Priska.


"Aku hanya ingin mengambil harta suamiku yang pernah kau rebut" ucap Priska.

__ADS_1


__ADS_2