
"Alice" sahut seseorang dari ambang pintu kamar Ailda.
Tentu saja seseorang itu adalah Sam yang sudah di telpon oleh Priska dan di suruh berakting oleh tuan Vincent karena mereka tak mau Jack merasa curiga pada keluarganya.
Sam langsung memeluk Ailda dengan erat namun itu hanya pura pura saja, karena di suruh oleh ayahnya.
"Kau tak apa Alice maafkan Priska yang sudah membuatmu celaka, aku janji akan menghukum Priska" ucap Sam.
"Sam kenapa tak kau usir saja saudaramu itu agar Alice bisa tenang hidup di sini" sahut jack dengan tangan mengepal ingin sekali membogem wajah Sam yang pura pura lugu.
"Tapi maafkan aku, aku gak bisa dia sepupuku aku tak akan mungkin mengusirnya" ucap Sam pura pura sedih.
"Memangnya dimana orang tuanya" tanya Jack lagi.
"Ada orang tuanya di luar negri" sahut Tuan Vincen yang menyahuti pertanyaan Jack.
"Oh lalu kenapa tak tinggal saja dengan mu tuan Vincen" ucap Jack tersenyum tipis.
"Sudah kak, jangan begitu" ucap Ailda mencoba mengikuti Drama yang sedang keluarga Vincen tampilkan.
"Tapi Alice aku hanya ingin kau bahagia tanpa adanya wanita itu" ucap Jack dengan menunjuk wajah Priska yang sedari tadi berada di samping tuan Vincent.
"Aku bahagia di sini kamu jangan cemas" ucap Ailda mengedipkan matanya mengkode Jack untuk mengikuti Dramanya.
"Iya aku yakin Sam bisa menjagamu Alice, oh ya Sam kenapa Alice kamarnya begini" tanya Jack.
"Maafkan aku, aku belum merenovasi kamar ini bahkan aku juga sedang menunggu kiriman kasur untuk Alice tapi sudah hampir satu minggu ini belum juga sampai" ucap Sam berbohong.
Jack tersenyum tipis mendengar kebohongan dari mulut Sam yang bahkan Jack pun tau sebenarnya Sam sedari tadi selalu berbohong.
"Aku hanya berharap kalau Alice mendapatkan kebahagiaan saat dia sudah menikah" ucap Jack.
"Aku janji akan membahagiakannya" ucap Sam.
**
Di kediaman tuan David Delmar.
Jack sedang duduk di ruangan kerja tuan David, menunggu kedatangan tuan David yang sekarang masih berada di kamarnya, tadinya Jack ingin langsung ke kamarnya tapi Jack mengurungkan niatnya karena tak berani mengganggu kebersamaan tuan David dan istrinya.
Jack melihat jam tangan yang melingkar di tangannya sudah pukul delapan malam tapi pekerjaan masih menumpuk dan harus selesai besok.
Ceklek..
__ADS_1
Pintu ruangan itu di buka dari luar nampaklah seorang tuan David yang sedang berdiri di ambang pintu dengan raut wajah yang lelah.
"Jack kau sudah disini, sejak kapan" tanya tuan David menatap heran pada Jack.
"Dari tadi tuan aku menunggu anda" ucap Jack.
"Maafkan aku Jack aku ketiduran".
"Tak apa tuan, aku mau membicarakan hal penting tuan" ucap Jack.
"Baiklah bicara apa" tanya tuan David sambil duduk di kursi kebesarannya.
Jack menceritakan semua kejadian yang di alami Ailda di rumah Sam hingga Jack pun melihat kalau Priska yang mendorong Ailda hingga dia mengalami luka di kepalanya, Jack juga melihat ada bekas luka di pipi Ailda sama seperti luka bekas tamparan.
Tuan David mengerutkan keningnya.
"Siapa Priska" tanya tuan David bingung.
"Istri pertama Sam tapi mereka menikah sirih dan jika di akui negara Ailda lah istri satu satunya Sam tuan" jelas Jack.
"Apa? Kenapa aku gak tau?" ucap tuan David terkejut dan ingin sekali marah pada keluarga Vincen.
"Iya tuan bahkan tak itu saja saat aku masuk ke kamar Ailda ternyata kamarnya dekat dengan dapur dan bahkan itu bukan sebuah kamar tuan tapi lebih tepatnya gudang, karena di ruangan itu tak ada barang berharga hanya ada kasur tipis dan keras dengan dinding nya yang sudah mengelupas, fyuhh aku tak bisa bayangkan bagaimana malam malam yang di lewati Ailda" ucap Jack.
"Jangan tuan kita cari tau masalah apa yang sudah kita buat hingga membuat tuan Vincen melakukan itu pada kita" ucap Jack.
"Tapi Jack seingatku aku tak melakukan kesalahan apa pun" ucap tuan David.
"Pasti ada tuan kalau tak ada kenapa tuan Vincen berbuat begitu pada keluargamu" ucap Jack.
"Baiklah Jack cari tau tentang kesalahan aku pada Vincen, aku rasa aku tak pernah melakukan kesalahan apa pun" ucap tuan David.
"Baik tuan".
-
Sedangkan Ailda sedari tadi mundar mandir tak jelas bukan nya apa apa tapi dia sedang memikirkan cara untuk membongkar kebusukan keluarga Sam.
Walau pun luka nya masih sakit tapi Ailda tak terlalu menghiraukannya yang terpenting baginya sekarang adalah membuat rencana agar bisa membuktikan pada tuan David kalau keluarga Vincen itu tak baik.
Tokk
Tokk
__ADS_1
Seseorang dari luar mengetuk pintu kamar Ailda, dengan cepat Ailda membukakannya namun seseorang yang berkunjung malam malam begini tak lain adalah Nick adiknya Sam yang akhir akhir ini sering mengganggu Ailda.
" ada apa Nick ada yang bisa aku bantu" tanya Ailda.
"Boleh aku masuk, aku hanya ingin mengobrol denganmu" ucap Nick.
"Apa kau tak mengantuk Nick ini sudah malam" ucap Ailda.
"Aku tak mengantuk Alice jadi aku berniat untuk mengunjungimu" ucap Nick.
"Oh" Ailda hanya bisa pasrah saja walau pun dia tak ingin di temani oleh Nick yang selalu saja membuatnya risih.
"Alice apa kau tau aku punya hadiah untukmu" ucap Nick sambil memberikan paper bag.
"Terima kasih Nick kau baik" ucap Ailda pura pura senang.
Namun saat Ailda membuka isi dari paper bag itu betapa terkejutnya Ailda saat melihat lingrie warna hitam yang kainnya tembus pandang.
"Apa ini Nick" tanya Ailda ingin sekali dia marah karena Nick sudah berani memberikan hal yang privasi bagi seorang perempuan yang sudah bersuami.
"Kau suka Alice" tanya Nick.
"Aku suka? Nick apa kau tak malu memberikan aku lingrie sedangkan aku sudah menikah Nick" ucap Ailda marah.
"Apa salahnya" tanya Nick.
"Salah? Tentu salah Nick aku bukan wanita murahan yang akan menerima hadiah dari lakilaki lain dan lakilaki itu adalah adik kandung dari suami aku sendiri" kesal Ailda.
"Ck kau terlalu sombong".
" pergi dari kamarku sekarang" ucap Ailda yang sedang menahan amarahnya supaya tak keluar.
"Alice kau bodoh apa kau tak paham juga hah, Sam itu tak mau padamu apa lagi kau adalah wanita murahan yang sudah di jamah oleh laki laki lain" ucap Nick.
Plakk..
Ailda menampar Nick.
"Kau keterlaluan Nick, tetap berada di batasanmu Nicky Vincent" ucap Ailda.
"Alice kau tak lebih dari wanita murahan di mataku Alice Delmar" ucap Nick yang langsung pergi dari kamar Ailda.
Bersambung..
__ADS_1
awas Nick mak Author pantau dari sini, awas kalau sampai berbuat macam macam pada Ailda mak Author keluarkan kau dari Novel..