Pengganti Putri Yang Hilang

Pengganti Putri Yang Hilang
bab 52


__ADS_3

Busshhh..


Air ombak menyapu orang orang yang berada di tepian pantai, semua orang berteriak bahagia namun berbeda dengan Ailda yang saat ombak itu datang Ailda terbawa oleh air dan hampir menuju ke tengah lautan.


Jack yang melihat Ailda terseret ombak langsung berlari dan berenang ke arah tengah pantai untuk menyelamatkan Ailda, walau pun terlihat sangat kecil namun jangan salah ombak bisa membawa tubuh Ailda yang cukup berat.


Jack menarik tangan Ailda yang sekarang sudah tenggelam dan tak sadarkan diri, untung saja dengan cepat Jack datang kalau tidak, mungkin saja Ailda sudah berada di lautan yang dalam.


"Dad Alice tenggelam" teriak Elive pada suaminya yang sedang duduk.


"Dimana Mom" tanya tuan David cemas karena Ailda mungkin saja tak bisa berenang berbeda dengan Alice karena dahulunya dia belajar renang.


Tuan David dan Elive pun berlari kearah bibir pantai yang di sana sudah ada banyak orang yang berkerumun karena melihat Ailda terbawa ombak.


Namun seketika Elive merasa lega karena Jack bisa menyelamatkannya dan membawanya ke tepi pantai, Jack membaringkan Ailda di bawah pohon kelapa yang membuat teduh.


Dengan cepat Jack menekan nekan dada Ailda dengan kedua tanganya.


"Jack biar aku yang periksa Alice" ucap Claudia namun dengan cepat Jack melarang Claudia.


Jack memberikan nafas buatan pada Ailda di depan banyak orang, dan kebanyakan orang pun memaklumi karena memang pertolongan pertama bagi orang tenggelam adalah nafas buatan.


Oheeekk..


Ailda batuk dan memuntahkan air laut yang tertelan dan lumayan banyak, Tuan David dan Elive merasa lega akhirnya Ailda bisa sadarkan diri.


Berbeda dengan Claudia yang kesal dengan perlakuan Jack pada Ailda bahkan bisa dia lihat dengan jelas kalau Jack sangat khawatir pada Ailda.


"Selalu saja Alice, kenapa dia harus selamat sih" batin Claudia.


"Syukurlah Alice kau selamat" ucap Elive sambil memeluk sang putri yang sekarang masih batuk batuk.


"Kamu kenapa harus ke tengah, untung aku bisa selamatin kalau tidak bagaimana" ucap Jack marah sekaligus khawatir pada Ailda.


"Sudah Jack jangan marah marah Alice kan baru saja sadar, dia harus istirahatkan" ucap Claudia.

__ADS_1


"Kita pulang ya Alice, ayo kita pulang" ucap Elive masih cemas pada kondisi Ailda.


"Tidak Mom, kalian kan sedang bermain main aku tak mau menganggu acara kalian, kalian main saja aku akan tunggu di pinggir pantai" ucap Ailda.


"Tapi benar kamu gak apa apa Alice" tanya tuan David.


"Aku baik".


Karena Ailda memaksa untuk tetap main jadi semuanya tetap bermain di pantai sampai sore hari nanti walau pun Elive merasa was was karena takut Ailda kenapa kenapa jadi dia tak bisa ikut bermain.


"Alice Mommy rasa sekarang Mommy butuh seorang cucu" ucap Elive yang sekarang sedang duduk dengan Ailda.


"Sebentar lagi Mom kau akan punya cucu dari Jack" ucap Ailda.


"Ya Alice mommy berharap dapat cucu darimu tapi sayang pernikahanmu tak berjalan lama" ucap Elive.


"Maafkan aku Mom".


"No, jangan minta maaf kau tak salah".


"Alice makanlah mommy sudah bawakan makanan untuk kamu" ucap Elive.


"Terima kasih Mom" ucap Ailda, dengan cepat Ailda memakan makanan itu dengan lahap karena perutnya juga sangat lapar sejak tadi.


Sedangkan Jack dia terpaksa bermain dengan Claudia karena permintaan Elive, bahkan Jack sudah di buat pusing dengan tingkah Claudia yang sejak tadi tak bisa diam.


"Clau bagaimana kerjaanmu" tanya Jack pada Claudia karena takutnya Claudia berfikir kalau Jack tak mendengarkannya.


"Baik tapi ada masalah sedikit tentang pasien di rumah sakit" ucap Claudia.


Jack menanggapinya hanya dengan tersenyum saja karena jujur saja Jack tak tertarik dengan masalah Claudia karena yang dia khawatirkan sekarang hanyalah Ailda.


Malam harinya mereka semua sudah berada di hotel, rencananya besok tuan David memutuskan untuk mencari penginapan karena tinggal di hotel sama saja dengan menghambur hamburkan uang.


"Dad aku sudah dapat penginapan yang dekat dari sini, dan harganya pun juga terbilang murah dengan lima kamar" ucap Jack.

__ADS_1


"Kita ambil saja" ucap tuan David.


"Ya Jack dimana lagi kita akan mencari penginapan dengan harga murah dan banyak kamar" ucap Elive.


"Baiklah aku akan booking sekarang".


" besok kita akan kesana dan malam ini kalian packing pakaian jadi besok pagi kita langsung ke penginapan" ucap Elive.


Di dalam kamar Jack, Claudia sedang membantu Jack merapihkan baju bajunya karena sudah bisa di pastikan kalau Jack tak bisa memasukan pakaian pada koper.


"Jack kenapa Daddy mu memilih pindah" tanya Claudia.


"Hotel ini harga perkamarnya mahal Clau" jawab Jack.


"Tapi bukannya itu hal kecil bagi Daddy mu bahkan dia punya banyak uang kan".


"Ya tapi yang aku tau Daddy tak suka boros dan menghambur hamburkan uang jadi dia memilih pindah, bukannya Daddy pelit tapi memang itu prinsip Daddy" jelas Jack.


"Ohh" ucap Claudia.


Sedangkan di kamarnya Ailda sedang membereskan pakaiannya dan juga membereskan pakaian milik Nenek mathilda juga.


"Ailda kata Jack kau tadi tenggelam benarkah itu" tanya Nenek Mathilda.


"Benar Nek untung saja ada Jack yang menolong kalau tidak entah bagaimana nasib aku sekarang" ucap Ailda.


"Sudah berterima kasih padanya" tanya Nenek.


"Belum".


" kenapa, berterima kasih lah sekarang Ailda ayo pergi ke kamar Jack dan katakan terima kasih sekarang" titah Nenek.


"Baik Nek".


Ailda berjalan ke arah kamar Jack karena ingin meminta maaf, saat Ailda hendak masuk dia melihat ada Claudia juga di sana rasanya malas kalau harus menemui Jack saat ada Claudia.

__ADS_1


__ADS_2