Pernikahan Kontrak

Pernikahan Kontrak
Episode 18.Nadya Terbangun


__ADS_3

(Kediaman Adam)


Disisi lain,Nadya terbangun dari tidurnya.Lalu ia menatap sekeliling ruangan dan berganti menatap kearah tubuhnya,betapa kaget Nadya setelah melihat tubuhnya sudah tidak lagi berpakaian seperti pakaian ia kenakan sebelum berangkat dari rumah.Bahkan pakaian ia kenakan sekarang merupakan pakaian dari seorang pria yang dia sendiri tidak tau siapa pria itu,ia begitu malu dan kebingungan.


"Siapa yang menggantikan pakaianku?"atau jangan -jangan aku sudah dinodai ?lirih Nadya bertannya pada dirinya.


Disaat kebingungan datanglah seorang pria yang berperawakan tinggi dan kulit Sao matang sedang membawa mapan berisi makanan dan minuman.Nadya keheranan menatap pria asing tersebut .


Dengan senyuman yang ramah,Adam berdiri didekat Nadya.Kamu sudah bangun ya?"oh ya kenalkan namaku Adam.


Sontak mendengar penuturan dari pria yang bertubuh bidang itu membuat Nadya dan memukul-mukul Adam berkali -kali hingga membuatnya mundur dan menjauh.


"Apa yang sudah kamu lakukan padaku?katakan yang sejujurnya?ucap Nadya penuh dengan emosi yang meledak-ledak.


"Kenapa pakaianku seperti ini?dimana bajuku?kamu pasti mencari kesempatan ya?ayo kamu ngaku?lirih Nadya dengan tuduhan yang bertubi-tubi.


"Apa sih,pagi-pagi udah ngomel -ngomel pakai nuduh segala,harusnya minta maaf, bukannya malah nuduh orang sembarangan.


Kamu sendiri yang nyusahin terus minta terimakasih kek!udah mau ditolingin,eh malah sewot.Sahut Adam dengan nada ketus.


"Terus kenapa juga aku bisa ada disini?bahkan memakai pakaian pria.Apalagi coba kalau bukan kamu yang melakukan perbuatan yang tidak-tidak!"Ucapan Nadya yang selalu menuduh Adam.


"Begini,semalam itu kita gag sengaja tabrakan di kafe,terus kamu malah pingsan karna mabuk berat. Yaudah aku bawa aja kesini karna aku gag tau lagi harus membawa kamu kemana,aku juga gag tahu dimana rumahmu,daripada diapain2 orang jahat mendingan aku bawa aja kamu ke apartemenku,Oh tentang pakaian...kamu tenang aja aku gag ngelihat tubuhmu,pakaianmu diganti oleh salah satu pelayanku ,soalnya badan kamu lengket banget dan banyak keringat.Trus sekarang bajunya udah dicuci tuh!.


Jadi masih bilang aku macam -macam lagi?"udah percayakan sekarang.Jelas Adam sambil bertannya.


Ucapan Adam sontak membuat Nadya malu.Soalnya dia sudah bersalah sudah langsung menuduh Adam yang tidak-tidak.Lalu dirinya berusaha tersenyum dan melangkah mendekati Adam .Dengan senyuman yang kikuk Nadya mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan.

__ADS_1


"Um ,maaf ya aku udah nuduh kamu yang bukan-bukan ,hehehe.Aku juga gag mau sama sembarangan pria yang godain aku,tapi kalau kamu yang menggoda


gag pa2 secara kamukan pria yang baik. Celetuk Nadya dengan suara centil.


"Eh,iya.Kenalin namaku Nadya."


Menerima jabat tangan dari Nadya ,namun Adam belum menjawab apa yang diucap Nadya barusan.Justru Bathin Adam berkata bahwa Nadya adalah gadis nan manis tapi sedikit galak.Sesuai dengan kriteriaku,apa aku dekati saja gadis ini,agar bisa Move on dari pacarku.Yah siapa tahu dia bisa membuatku benar-benar muve on.


"Ya sudahlah, Nadya,aku maafin ,supaya kita impas karena aku sudah nolongin kamu,bagaimana mulai sekarang kamu tinggal disini bersamaku,Yah....itung-itung biar aku ada teman.Soalnya disini cuman ada aku sama satu pelayanku,rasanya sepi banget kalau sendirian disini,tapi kalau kamu ya gag mau juga gag pa2 kok!"


tentunya aku juga gag boleh egoiskan,"ucap Adam sembari tersenyum.


"What?apa aku gag salah dengar tuh?"tinggal bersama kamu,oh may God,mimpi apa gue semalam.Mata Nadya membulat sempurna mendengar permintaan dari Adam.


Eh.....,kamu jangan berpikiran yang macam-macam dulu lah,aku gag sejahat yang kamu kira kok,aku hannya ingin berteman saja dan tidak ada niat jahat sama kamu,aku juga gag mau maksa kamu harus tinggal bersamaku,karna aku udah anggab kamu sebagai sahabat.Kamu tahu sendiri kan?"kalau emang aku berniat jahat sama kamu,udah dari kemaren aku merusak kamu,nyatanya kan sampai detik ini,kamu masih suci.Ucap Adam berusaha meyakinkan Nadya.


"Iya deh aku mau,tapi kamu harus janji sama aku.Kalau kamu gag akan macam-macam.Satu lagi kalau kamu mgelanggar permintaanku ini aku tidak segan -segan melaporkan kamu ke polisi,paham Adam yang terhormat?"


Aduh Nadya aku tuh gag sejahat itu kali,lagian kamu bukan kriteriaku.Ucap Adam dengan nada mengejek.


"It's okay,aku pegang janjimu Adam.


Yaudah sekarang tolong bantu aku mengambil barang-barangku,enggak mungkin juga kan setiap hari harus memakai pakaianmu!.


Itu mudah Nad,ya sudah kita ambil sekarang barang-barangmu .Ucap Adam sambil mengacungkan jempolnya.


Ayo,Nadya membalas senyuman lalu bergerak mengikuti Adam dari belakang untuk masuk kaedalam mobilnya.

__ADS_1


Mobil melaju dengan kecepatan tinggi namun,tiba-tiba mereka dihadang oleh kemacetan yang panjang.Berkali-kali Adam membunyikan klakson mobilnya.Tapi kemacetan tidak juga reda.


Ditengah kemacetan netranya melihat sesosok wanita yang tidak asing baginya.


apakah mungkin itu dia?atau emang kebetulan mirip.Siapakah lelaki yang sedang bersamanya apa mungkin itu pacar atau suaminya?"Bathin Adam penuh dengan tanda tannya.


Melihat Adam menatap dengan tatapan yang berbeda kearah luar jendela,membuat Nadya berpikir seperti ada yang dipikirkan oleh Adam dari gelagat beliau yang amat berbeda.Daripada penasaran Aku langsung bertannya kepada Adam.


Hey,Adam apa yang sedang kamu lihat sih?" serius sekali.


"Ah,tidak apa-apa.Um macet, jadi aku lagi fokus melihat kemacetan yang panjang ini,Adam berusaha mengalihkan pembahasan.


Namun Nadya tidak percaya dengan ucapan Adam,lalu ia mendekati Adam dan mencoba mengalihkan pandangannya keluar jendela Sontak betapa kagetnya Nadya,netranya tidak berkedip melihat sesosok pria yang baru tadi malam menolaknya,dan sekarang sesosok tersebut bersama dengan seorang wanita.


"Adam!apa kamu mengenal pria itu?


tidak aku tidak mengenal pria itu,cuman aku sangat mengenal gadis yang bersama pria itu.


Emang siapa gadis itu?apakah dia begitu spesial bagimu?tannya Nadya begitu antusias.


"Hey,kenapa kamu begitu semangat sekali?emang ada hubungan apa dirimu dengan pria itu?.


Tentu saja aku semangat,karna pria itu baru saja kutemui semalam,tetapi dia menolakku dan mempermalukanku didepan orang bannyak.Lalu siapa gadis itu,apa kamu mengenalnya?


Adam terdiam dan tak langsung menjawab pertanyaan dari Nadya.


"Um,apa untungnya jika aku memberitahumu?"ucap Adam berusaha bernegosiasi.

__ADS_1


__ADS_2