
*Ting Tong
Suara bel rumah yang berbunyi membuat Arsen berdiri dari tempat tidurnya ia memungut celananya yang berserakan di lantai
Arsen turun dan membuka pintu rumahnya, Daren sudah berdiri di depan sambil menenteng sebuah kantong plastik berwarna putih yang berisi ayam goreng pesanan bosnya
"Pasti abis minta jatah nih pak bos" ucap Daren dalam hati melihat bekas merah di dada dan leher bosnya
Setelah selesai mengantar pesanan bosnya Daren pun pamit pergi
Arsen membawa kantong kresek itu dan meletakkannya di atas meja makan, Karin turun menghampiri Arsen yang sedang mengambil piring di dapur
Bau lezat ayam goreng membuat perut Karin semakin keroncongan
Arsen hampir saja menjatuhkan piring yang ada di tangannya saat melihat Karin yang kini menggunakan kemeja putih miliknya membuat tubuh Karin terlihat sangat sexy
*Ehem
Arsen berdehem ia berusaha tidak terlalu melihat ke arah istrinya, ia duduk sedikit jauh dari tempat Karin berdiri
Karin mendekat mengambil piring yang ada di hadapan Arsen
"Makan bareng aja ya" tawar Karin
Arsen tidak bisa fokus ia hanya bisa mengangguk
Karin lalu mengambil nasi dan ayam goreng lalu meletakkannya di atas piring
Setelah selesai ia membawa piringnya dan duduk di pangkuan Arsen yang sedari tadi berusaha mengalihkan pandanganya
Sepertinya makan malam ini akan menjadi ujian berat bagi Arsen
~
Pagi ini Arsen bersiap untuk berangkat ke kantor ia sengaja tidak mau membangunkan Karin yang masih terlelap di alam mimpi
Arsen menyiapkan semua kebutuhannya sendiri, sebelum pergi ia menyempatkan membuat makanan untuk Karin agar setelah bangun istrinya itu bisa langsung memakan sarapannya
__ADS_1
Setelah selesai bersiap-siap Arsen mencium kening Karin terlebih dahulu sebelum ia berangkat
Arsen menarik selimut untuk menutupi tubuh Karin agar tidurnya lebih nyaman
"Bye sayang aku berangkat dulu" bisik Arsen di telinga Karin
Arsen pun berangkat ke kantor dengan suasana hati yang bahagia
"Pagi pak" sapa para karyawan saat Arsen tiba di kantor
"Pagi" balas Arsen dengan senyum
"Buset tumben banget pak Arsen senyum begitu biasanya mah ngangguk doang" gumam beberapa karyawan yang terkejut dengan sikap Arsen yang kini berubah menjadi ramah tidak seperti biasanya
Arsen menghampiri Daren yang kini sedang sibuk berkutat dengan tablet yang ada di tangannya
"Eh pak Arsen, Selamat pagi pak" sapa Daren saat melihat bos-nya yang kini berdiri di depan meja kerjanya
"Nih bonus buat kamu" Arsen menyodorkan beberapa lembar uang berwarna merah
"Banyak banget pak" ucap Daren karena harga ayam goreng yang ia beli kemarin tidak sampai dua ratus ribu
Arsen duduk di kursi kerjanya ia mengambil ponsel yang ada di dalam saku celananya, bibirnya tersenyum melihat Karin yang masih tertidur di layar ponselnya, Arsen sengaja mengakses Cctv rumah dari ponselnya untuk mempermudah dirinya saat ingin melihat istri tercintanya
*Tok Tok Tok
"Masuk" sahut Arsen
Daren pun masuk membawa setumpuk berkas yang harus Arsen periksa
Arsen menarik nafas panjang sebelum berkutat dengan rutinitasnya yang padat
Sementara itu Karin kini terbangun dan menggeliat di dalam selimut yang menutupi tubuhnya
Tangan Karin mulai meraba ke samping tempat tidurnya namun ia tidak menemukan siapa-siapa
"Loh Arsen kemana" Karin bangun mencari keberadaan suaminya
__ADS_1
Karin pun mengambil ponselnya yang ia letakkan di atas meja nakas
Ternyata sekarang sudah pukul sepuluh pagi pasti Arsen sudah berangkat ke kantor, Karin merasa jengkel karena Arsen berangkat tanpa membangunkan dirinya terlebih dahulu
Harusnya Karin mempersiapkan segala kebutuhan suaminya sebelum pergi ke kantor tapi ini malah masih tidur, Karin pun merutuki kebodohannya
Karin mencoba menghubungi Arsen, semoga saja diangkat ujar Karin dalam hati
"Kamu kenapa nggak bangunin aku tadi" cerocos Karin saat Arsen baru saja mengangkat telfonnya
Arsen pun terkekeh mendengar omelan istri cantiknya
"Aku tau kamu pasti kecapekan" ucap Arsen dengan lembut
"Tapi kan aku istri kamu harusnya aku bantuin kamu siapin semua keperluan kamu"
"Sayang kamu itu istri aku bukan pembantu" jawab Arsen membuat Karin terdiam
"Udah dulu ya masih ada kerjaan yang harus aku selesaikan, dah sayang jangan lupa sarapan" Arsen menutup sambungan telfonnya
Karin terharu mendengar ucapan Arsen barusan, se sayang itu kah Arsen padanya sehingga Arsen tidak mau Karin melakukan apapun untuknya
Ponsel Karin bergetar sehingga membuat lamunannya buyar, setelah di lihat ternyata ada pesan baru dari Netta yang mengajaknya bertemu di sebuah cafe
Karin menepuk kepalanya ia lupa jika kemarin memiliki janji dengan Netta, setelah merapikan tempat tidurnya Karin pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya
Sebelum berangkat Karin turun ke dapur untuk mengambil air minum, Karin melihat sebuah tudung saji yang ada di atas meja makan
Karin membuka tudung saji tersebut ternyata Arsen menyiapkan sarapan pagi untuknya sebelum pergi ke kantor
Terlihat sebuah kertas kecil menempel di atas tudung saji tersebut, Karin mengambil dan membaca pesan yang Arsen tulis untuknya
"Pagi istriku jangan lupa makan, Muach ❤️"
Karin tertawa ia tidak menyangka Arsen bisa melakukan hal seperti ini untuknya
...****************...
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan vote cerita ini ya
...Terus nantikan episode-episode berikutnya yang akan datang ...