Pernikahan Kontrak

Pernikahan Kontrak
Periksa Ke Dokter


__ADS_3

"Kamu, kenapa?" tanya Sean dengan tatapan penuh kawatir.


"Apa mungkin....?"


"Mungkin apa?" lanjut Alea menatap Sean.


Alea menatap Sean ganas, sungguh aku tidak ingin kalau laki-laki tampan di hadapanku ini sampai berpikir macam-macam, aku juga berharap kalau ini hanya sakit biasa dan akan segera sembuh.


"Kita ke Dokter sekarang!" ajak Sean, ia sangat yakin dengan dugaannya kalau istrinya saat ini sedang hamil.


"Tidak, aku hanya masuk angin," tolak Alea dengan yakin dan mantap.


Akhirnya Sean langsung membopong tubuh Alea yang mungil itu tanpa permisi, Alea meronta pun Sean tidak perduli. Pokoknya aku harus segera membawa Alea ke rumah sakit, itu yang ada di dalam otaknya saat ini.


***


Sesampainya di rumah sakit wajah cantik Alea terlihat begitu kesal tapi sangat mengemaskan bagi Sean.


"Kenapa kamu membawa aku ke RS sih?" tanya Alea tidak suka, karena saat menciun RS yang menurutnya sangat bau obat ini rasanya ingin muntah sekali.


"Kamu harus di periksa!" pekik Sean, lalu mengandeng tangan Alea dan langsung membawa Alea masuk ke dalam sebuah ruangan Dokter.


Bayu mengarahkan pandangan ke Sean, lalu mengalihkan pandangannya ke Alea. Ia tahu pasangan ini telah menikah secara diam-diam karena Sean memang menceritakan tentang pernikahannya dengan Alea beberapa waktu yang lalu.

__ADS_1


"Sean, ada apa?" tanya Bayu, yang tidak lain adalah Dokter sekaligus teman dekatnya Sean.


"Bay, periksa istriku sekarang! Dia muntah-muntah, apa dia kerancuan makanan atau karena cairan hangatku?" ujar Sean, Bayu melongo aku rasa Sean ini sudah mulai ada gila-gilanya sedikit.


Dalam hati Bayu "Cairan hangat, aku kira Sean akan tahan dan setia dengan Velin ternyata dia menyerah dengan istrinya ini, tapi Alea juga imut dan cantik jadi wajar saja Sean akhirnya meniduri gadis cantik ini."


"Baik," kata Bayu.


"Nona cantik, mari saya periksa!" titah Dokter Bayu dengan lembut dan senyuman kecil yang cukup manis bag gula jawa.


Tapi tatapan Sean cukup sengit apalagi saat melihat Bayu hendak memapah Alea ke atas bankar, Sean langsung sigap menarik lengan tangan Alea agak kasar membuat Alea kaget dan menatap Sean dengan sorot mata tajam.


"Ada apa? Dokter Bayu mau memeriksa aku," pekik Alea dengan suara lirih tapi di denger oleh Sean.


Dasar Sean! Jika Dokter Bayu tidak boleh memegang istrinya, lalu bagaimana cara Dokter Bayu memeriksa keadaan Alea?


Dokter pun ikut geleng-geleng kepala, perasaan dulu dengan Velin tidak seberlebihan ini tapi ini dengan Alea sungguh sangat berbeda sekali.


"Bodoh! Jika aku tidak boleh menyentuh tubuh istrimu, lalu bagaimana caraku memeriksanya?" tanya Bayu menggelengkan kepalanya, dasar Sean ini bodoh!


"Kamu kan bisa memanggil Dokter wanita, kamu hanya perlu melihatnya saja!" ujar Sean pada Bayu.


Karena Bayu tidak mau berurusan lebih panjang lagi dengan Sean, akhirnya Bayu memanggil Dokter wanita sesuai dengan arahan Sean. Ia memanggil Dokter Anita yang tidak lain rekan kerjanya di RS ini.

__ADS_1


Setelah beberapa lama Dokter Anita akhirnya datang ke ruangan Dokter Bayu, saat melihat Dokter Anita yang begitu cantik Bayu tidak berkedip sedikitpun, membuat Dokter Anita bengong.


"Jaga pandanganmu! Cepat suruh Dokter itu memeriksa istriku!" titah Sean, sorot matanya cukup sinis pada Bayu.


Bayu mengangguk. "Dokter Anita, tolong periksa Nona Alea dengan teliti ya!" titahnya dengan nada lembut.


"Baik Dokter Bayu," sahut Dokter Anita.


Akhirnya Dokter Anita memeriksa Alea seteliti mungkin, Dokter Bayu juga mengawasinya dan Sean juga tidak mau jauh dari Alea.


Setelah beberapa lama akhirnya Alea selesai dengan pemeriksaannya, Dokter Anita langsung menyampaikan pada Sean tentang keadaan Alea dan masih tetap dengan pendampingan Dokter Bayu.


"Tuan Sean, Nona Alea sedang hamil dan kehamilannya sudah jalan dua bulan ini," kata Dokter Anita dengan senyum kecil nan manis. Bukan maksud menggoda Sean, tapikan memang Dokter harus ramah dengan para pasiennya.


"Hahh..aku hamil," gumam Alea tidak percaya.


"Sungguh Dok, akhirnya istriku hamil juga," sahut Sean dengan bahagia.


Alea malah terdiam, ia malah kepikiran akan Velin. Entah akan seperti apa nasibnya saat Velin kembali pada Sean?


Bersambung


Terimakasih para pembaca setia

__ADS_1


__ADS_2