
Feni, nama wanita selingkuhan Hans, yang kemudian dinikahi siri ketika mengaku kehamilannya itu karena Hans.
“Sial!. Aku akan menjadi janda kalau aku tak bertindak!” desah Feni. Kemudian ia berlari menghampiri mobil Ziddan.
“Tunggu!”
Ziddan yang akan menginjak gas menjadi berhenti. Sebab wanita itu mengetuk jendela mobilnya berulang.
“Tunggu, aku mohon jangan bawa Mas Hans. Aku akan menebusnya!”
“Mau kau tebus berapa ratus juta pun tidak akan aku biarkan dia lolos! Dia harus menanggung apa yang telah dia perbuat,” geram Permana.
“Ziddan, jalankan mobilnya!” perintah Permana.
“Baik Ayah.”
“Sial, benar-benar sial! Aku tidak mau hidup susah jika Mas Hans berada di penjara. Sebaiknya aku ambil semua hartanya yang tersisa di rumah ini.” Kemudian istri yang di nikahi siri oleh Hans itu gegas masuk ke kamar suaminya. Feni mengambil sejumlah perhiasan juga mengambil sertifikat tanah. Setelah itu dia pergi membawa koper dan meninggalkan rumah dengan membawa kabur harta Hans tanpa tersisa.
Feni menghubungi seseorang di ujung teleponnya meminta ia untuk di jemput.
“Hallo Sayang, bisa kau menjemputku?”
“ ....”
“Datanglah cepat.”
“ ....”
“Oke.”
“Hahaha, aku tidak akan mau hidup susah. Aku akan hidup dengan lelaki lain yang tergila-gila padaku. Aku akan menjual rumah ini dan uangnya akan aku habiskan sendiri untuk bersenang-senang.”
.
.
.
Di dalam mobil. Ponsel Permana berdering, ia merogoh sakunya mencari benda berlayar itu. Nampaknya Sari tengah menghubunginya. Permana menerima panggilan itu lalu mengeraskan suaranya hingga semua mendengar.
__ADS_1
“Ayu ingin berbicara denganmu.”
“Ada apa?”
“Dengarkanlah saja.”
Sari memberikan ponsel itu kepada Ayu.
“Ayah, apakah Ayah akan memenjarakan suami Ayu?”
“Tentu. Kamu harus mendapat keadilan, Sayang. Ayah tak akan membiarkan dia lolos.”
“Tapi, Yah. Lebih baik jangan. Ayu akan tetap bercerai dengannya. Namun, jangan dipenjarakan mas Hans.”
“Kenapa bisa begitu mudahnya kamu meloloskan dia?”
“Untuk Sanya, Yah. Dia akan merindukan Papanya. Lalu apa yang akan Ayu katakan jika dia berada di penjara.”
“Biarkan Sanya tidak melihat Papanya sekalipun. Dia tidak pantas mengenal Papanya lagi.”
“Tetapi, Yah. Sejak tadi pagi Sanya menangis terus, dia menanyakan Papanya. Apa Ayah tega tidak mempertemukannya walau kita tahu Papanya keterlaluan.”
“Ayu minta masalah ini di selesaikan secara kekeluargaan. Ayah kembalikan saja kepada orang tuanya dan beri peringatan keras. Cabut pekerjaan dia dari perusahaan teman Ayah. Agar dia tidak bisa bekerja pada posisi itu lagi, yang membuatnya memiliki segalanya.”
“Baik, Ayah akan lalukan.”
Permana menutup panggilan itu.
“Kamu dengar sendiri kan? Masih untung kamu diberi ampun oleh Ayu. Dia hanya menghukummu semudah itu. Kamu harusnya bersyukur memiliki Ayu dan Sanya yang bisa menyelamatkan nasibmu yang tak jadi narapidana.”
“Maaf, Ayah. Tetapi pekerjaan itu bagiku adalah segalanya juga. Aku sudah lama menginginkannya.”
“Oh jadi kamu lebih mementingkan pekerjaan itu. Kamu merasa sangat kehilangan jabatan itu daripada kehilangan anak dan istrimu? Benar-benar lelaki bia*ab kamu Hans!” Permana mengepalkan kedua tangannya geram.
“Kalau begitu aku akan membuatmu menderita tak mendapat jabatan itu lagi di perusahaan mana pun.”
“Kumohon jangan, Ayah. Aku akan melakukan apa pun asal jangan menghancurkan karirku.”
“Gila kamu Hans! Ziddan, kita putar balik menuju rumah orang tuanya. Nanti Ayah tunjukkan tempatnya.”
__ADS_1
“Baik, Yah.”
Beberapa saat kemudian, Ziddan sampai di sebuah rumah. Rumah orang tua Hans. Mereka langsung saja memberikan Hans dengan kasar kepada orang tuanya. Kedua orang tuanya pun sangat terkejut mendengar semua penjelasan Permana. Mereka tidak menyangka selama ini Hans bisa melakukan hal itu kepada Ayu dan Sanya. Mereka juga meminta maaf atas kelakuan anaknya.
Setelah Permana dan Ziddan pergi. Hans ternyata di usir dari rumah orang tuanya dan tak dianggap lagi sebagai anak mereka. Dia pun kembali ke rumahnya. Namun, saat dirinya tak menemukan Feni di rumah itu, dia panik. Kamarnya berantakan. Tempat meletakkan berkas-berkasnya juga berserakan.
Hans langsung menelepon Feni.
“Kemana kamu?”
“Aku pergi, semua hartamu sudah aku jual. Termasuk rumahmu, yang sudah kau atas namakan aku. Aku tidak butuh lagi dirimu, Hans. Manusia tak berguna.”
“Tunggu! Bagaimana dengan anak kita kalau kamu pergi dariku? Kembalilah, aku sangat mencintaimu, Feni.” Hans merajuk, terutama dia takut kehilangan hartanya.
“Dengar kau, aku melakukan hubungan suami istri tidak hanya denganmu. Jadi, aku pun tidak tahu anak ini anak siapa. Dengan mudah aku bisa meminta pertanggung jawaban dari pria lain yang aku cintai dan lebih kaya darimu!”
Panggilan terputus. Feni mematikan ponselnya lalu membuang kartunya agar tak bisa di hubungi Hans lagi.
“Aaaaargh ... Sial. Kurang ajar kau Feni!” teriaknya frustasi, menarik rambutnya lalu menendang pintu.
“Sekarang ke mana aku harus tinggal. Tak mungkin aku kembali pada Ayu. Dia pasti akan menertawakan nasibku ini. Ayah dan ibuku juga tidak mungkin mau menerimaku lagi. Oh Tuhan, kenapa sial sekali nasibku!”
Bersambung.....
Hai Reader setia, terima kasih atas dukungan kalian semua 🥰🥰🥰
Author berharap kalian bisa memberikan komentar demi kemajuan novel ini..
Tekan love dan favoritkan yaa 😍😍😍
❤❤❤❤❤Lope lope sekebun buat kalian ❤❤❤❤❤❤❤❤❤
Hai, Selamat Pagi Kesayangankuu.... Aku datang lagi dengan membawa rekomendasi novel teman nih. sembari menunggu novel ini Update. Yuk mampir baca.
Liana adalah seorang gadis yang terlahir dari keluarga sederhana, sehari-hari ia bekerja sebagai karyawan biasa di kantor tempat ia bekerja. suatu hari semua karyawan mendapat undangan untuk menghadiri acara pernikahan bos muda, tanpa terkecuali. Liana adalah salah satu karyawan yang hadir di acara itu. Diacara yang sangat mewah itu tiba-tiba seorang laki-laki yang tidak Liana kenali secara tiba-tiba menariknya secara paksa, hingga tubuh Liana sedikit terseret. Liana yang sebenarnya bisa bela diri memilih untuk tidak melakukan perlawanan karena ia tidak ingin membuat keributan di acara penting bagi bosnya itu. Liana dipaksa untuk menjadi pengganti pengantin wanita yang telah pergi melarikan diri.
Judulnya :
__ADS_1