Pertemuan Kedua

Pertemuan Kedua
episode 15 cemburu


__ADS_3

pagi yang cerah, ku langkahkan kakiku menuju sebuah gedung perkantoran.


" senyum, abaikan perasaanku" gumamku memberi semangat pada diriku sendiri, setiap hari aku harus bertemu pria yang ingin aku lupakan.


suasana gedung sangat ramai, banyak orang ya hilir mudik memasuki gedung, aku segera bergegas menuju lift, ku lihat lift sudah naik menuju lantai 6, aku menunggu lift sambil memainkan ponselku, hingga tak sadar lift sudah terbuka


" gak masuk mbak? " tanya seorang pria di Belakangku, sambil menyentuh pundakku


" ohh iya pak", aku segera memasuki lift tanpa menoleh kebelakang, disusul orang-orang yang tadi ikut menunggu


"serius amet neng " ledekknya....


aku melirikan mataku kearah suara itu, Dan ternyata guruh


" kenapa harus di lift sih" gumamku kesal


aku tak menghiraukannya, kupalingkan pandanganku kearah ponselkku, lift sudah menuju lantai 5, aku segera bergegas keluar, begitupun guruh....


sepanjang perjalanan keruangan semua orang menyapanya.


aku segera menuju meja kerjaku Dan guruh masuk keruangan ya,, baru saja aku duduk suara telpon berdering


"hallo selamat pagi, dengan kian bisa di bantu" sapaku


" kian tolong jadwalku hari ini ya, Dan tolong telpon ob aku ingin coffee " perintahnya


" baik pak.... " jawabku, ku tutup telpon Dan membuka laptop, ku lihat jadwalnya hari ini, ada beberapa meeting dengan investor Dan beberapa petinggi perusahaan , setelah itu ku telpon darno ob di kantor ini, untuk membawakan coffee ke ruangan guruh


"tok tok tok " aku mengetuk pintu ruangannya


" masuk.... " suruhnya dari dalam ruangan


" pak jadwal bapak hari ini, jam 11 bapak ada janji dengan pak Chris di woodpecker coffee, setelah itu bapak ada rapat di kantor jam 2 siang, Dan terakhir ada rapat direksi jam 17.00 , itu jadwal bapak hari ini, " jelasku


" Okk baik, kamu lembur hari ini ya, ikut saya rapat " perintahnya


" lembur? " tanyaku


" iya lembur, kamu gak mau,,,,,? " tanyanya sambil tersenyum,

__ADS_1


" Okk baiklah " jawabku lemas,


" kenapa harus lembur, aku gak mau lama-lama deket dia" ucapku kesal sambil meninggalkan ruangannya, tak lama darno masuk ruangan, membawakan coffee pesananya.


waktu menunjukan pukul 09.54 suara telpon kembali berdering


" kian, kamu siap-siap ikut aku meeting hari ini" perintahnya


"baik pak " jawabku,


tak lama guruh keluar ruangan dengan membawa beberapa berkas di tangannya


" ayok " ajaknya


" hah inikan baru jam 10, meetingnya aja jam 11" gumamku


" pak meetingnya jam 11" ucapku , sambil mengambil beberapa buku yang sudah aku siapkan


" jakarta macet nanti kita telat " jelasnya, kami segera bergegas ke arah parkiran, benar saja jalanan macet tapi karna jaraknya tidak terlalu jauh, kami sampai lebih cepat.


setelah 15 menit menunggu datanglah 3 orang pria, usianya sama seperti guruh kurang lebih 26/28 tahunan lah...


" udah lama kita gak ketemu loh" ucap seorang pria sedikit gemuk, memakai kacamata yang ternyata namanya fajar


"ayo duduk, mau pesen apa? " tanya guruh mempersilahkan teman-temanya duduk..


" beda ya yang udah jadi bos " ledeknya seorang pria tinggi di sebelahnya yang di ketahui namanya Chris


aku hanya tersenyum melihat mereka saling berbincang, sesekali menjawab pertanyaan dari mereka, ternyata ini bukan meeting hanya temu kangen bersama sahabatnya.


"kian gimana jadi sekertaris guruh? " tanya Chris, sebelumnya kami sudah saling berkenalan


"yah gitu deh " jawabku singkat


" gitu gimana? " tanya Chris bingung....


"biasa aja pak,,,,,, " jawabku


" gua mah biasa aja buat dia " ledek guruh,

__ADS_1


mereka saling tertawa membicarakan masa lalu mereka di kampusnya dulu.


setelah 1 jam berbincang Chris, fajar, Dan roni pamit pulang.


"ki... next time bisa dong ketemu lagi" ledek chris sambil menggegam tanganku


"mungkin pak gak janji " jawabku sambil berusaha melepaskan genggamannya


plokk guruh memukul tanganku Dan Chris hingga terlepas


" lama amet salamannya, awas ya gangguin sekertaris gua " ancam guruh dengan Nada bercanda


" cuman sekertaris kan? " tanya chris meledek


"yahhh tapi dia tanggung jawab gua lah " jelasnya mencari pembelaan


" baiklah di luar jam kantor boleh dong" tambah chris, semakin membuat guruh kesal


"udah pulang Sana " usirnya sambil mendorong chris keluar


aku hanya senyum melihat wajah guruh yang kikuk gak jelas gitu


merekapun pulang, Dan kami kembali ke meja lagi


" seneng di godain chris? " tanyanya ketus, wajahnya mulai di tekuk, terlihat mood nya tidak baik


"gak kok, tapi Chris itu orangnya Lucu juga " ucapku sambil tersenyum


" ohhh..ayo cepet kembali kekantor " ajaknya sambil menarik tanganku ke mobil


" ih bapak apa-apaan sih sakit tau" teriakku


" baru segitu aja sudah sakit " gumamnya


mobil melaju sedikit cepat, tak ada pembicaraan apa-apa di dalam mobil, wajahnya terlihat sangat kesal, apa mungkin dia cemburu?


entah kenapa ada rasa senang dalam hatiku melihat sikapnya yang seperti ini.


sesampainya di kantor dia langsung masuk ruangan tanpa bicara apapun.

__ADS_1


brakkkkk terdengar guruh membanting pintu, semua karyawan terlihat kaget, Dan bertanya-tanya, sedang aku duduk tersenyum di meja kerjaku.


__ADS_2