
Beberapa hari telah berlalu Jiang fei nampak terlelap dalam tidurnya, setelah beberapa waktu di rawat di rumah sakit keadaanya perlahan membaik
Meski mimpi buruk itu sering mendatanginya ia bisa mengatasinya, ia bisa menguatkan diri untuk tak terlalu larut dalam kegelisahan ini,
ketakutan tak akan memiliki apapun, ia sudah menjadi gadis yang sangat kuat selama ini, hanya karena seorang pria masuk kedalam kehidupanya dan membuat dia menjadi lemah?, tidak, ia tak akan seperti itu
ia adalah Jiang Fei gadis yang terbiasa mandiri dan sendiri sedari mudah, ia tak akan merasa takut hanya karena Maslah kecil seperti ini, ia adalah gadis yang kuat
ia masih bisa bertahan saat hal buruk terjadi pada dirinya, seperti yang telah terjadi pada dirinya beberapa waktu lalu, seorang dokter gadungan datang menyuntikan obat bius, dalam sesaat kehilangan kesadarannya
Ia hampir di bawa pergi namun dokter datang dan membuat rencana itu gagal, si dokter gadungan terpaksa kabur saat keadaan mendesak dan sampai saat ini Yuan nian masih mengirim orang agar menyelidikinya
Hal sebesar ini tentu tak bisa di tutupi oleh para dokter, sebagai penanggung jawab dokter harus memberi tahukan Yuan nian perihal perkembangan atau apapun yang telah terjadi pada Jiang fei
"Tidak tidak, aku tidak, aku tidak melakukan itu, aku tidak sekejam itu, aku bukan gadis yang melakukan apapun untuk cinta, tidak" Teriak jiang fei langsung terduduk
Tubuh yang telah berkeringat dingin tubuhnya bergetar hebat, terisak dan memeluk lututnya, mimpi buruk itu lagi, ia tak pernah membunuh ia tak pernah tidak pernah, ia tak pernah membunuh siapapun,
Di dalam mimpinya ia membuat seseorang jatuh ke jurang, dan bahkan ia di salahkan oleh dunia, semua orang membencinya, bahkan Yuan nian dan Jiang Yanli
Ia tak melakukan hal tercela itu, ia tak pernah melakukan itu tidak akan, tatapannya terhenti pada sebuah kotak yang sudah berada di atas nakas tak jauh darinya, ia meraih si kotak, dengan sedikit penasaran ia langsung membukanya,
"Tidak" gumamnya dengan nada nan begitu lirih, selama ini ia memang gadis yang kuat, hanya saja tidak untuk saat ini, ia menjadi begitu rapuh dan mudah tertekan
Kop pintu terbuka menampilkan pria tampan menggunakan jas hitam dengan celana senada wajah seputih susu hidung mancung dan mata kecilnya, namun sayang jiang fei tak dapat menikmati ketampanan itu
Ia bahkan masih sibuk terisak dengan kepala tertunduk dalam, ia ketakutan, ia baru mengalami sebuah mimpi buruk, dan saat terjaga langsung di suguhkan dengan hal menakutkan ini
"Tidak, tidak mungkin, aku tidak mungkin melakukanya, ku katakan aku tidak melakukanya" Menggeleng keras di sela isaknya,
__ADS_1
Ia tak pernah melakukan apapun, ia tak ingat dan tak pernah melakukan hal buruk itu, ia adalah gadis baik yang tak pernah bersangkutan dengan segalahal yang berbau kriminal, ia tak pernah
"Ada apa dengan mu" Ucapnya terlihat sangat khawatir ia baru saja mendapat kabar jika si bungsu Jiang di rawat di rumah sakit
Jiang fei mendongak menatapnya dengan tatapan tajam, pria angkuh namun perhatiaan itu menatap Jiang fei dengan tatapan sendu, ia sudah merindukan cinta pertamanya ini namun, Sampai kapanpun ia tak mungkin bisa mendapatkan hati si bungsu Jiang ini, tak akan pernah,
"Fei fei" Ucapnya sembari mempererat pelukanya, mengelus punggung jiang fei sembari membisikan kata kata penenang agar gadis di pelukanya merasa jauh lebih baik
"Bukan, bukan aku yang melakukanya, kau percaya pada ku kan?"
"Aku percaya, kau tak melakukan kesalahan"
"Aku, aku tidak akan pernah melakukannya aku, aku tak pernah melakukan hal tercela itu, benar benar bukan aku” Ucapnya berteriak keras sambil menunjuk kotak yang sempat ia buka, kotak misterius yang berisi boneka darah dan poto yang sudah robek
"Fei fei, tenang lah, aku di sini, aku akan menjaga mu, aku akan menjaga mu, tenag lah, tak akan ku biarkan siapapun menyakiti mu, aku berjanji, jangan takut aku sudah berada di sini" ia berucap sembari menepuk lembut punggung Jiang fei
Ia terdiam tubuhnya perlahan membaik namun ia sama sekali tak ingin melepaskan pelukan dari si pria,
Gang pintu terbuka Zhan Li, Yuan Nian dan Shen yi sudah berdiri di sana, zhan li menjergit siapa lagi pria ini?, mengapa terlihat begitu dekat, sebenarnya berapa banyak peminat gadis bermulut pedas ini,
Zhan li beralih menatap kakaknya yang hanya menampilkan senyum getir, setelah merasa tenang Jiang fei perlahan tenang dan melepaskan pelukanya
"Apa yang kau lakukan di sini?" Ucap yuan nian ketus,
Sejak awal ia bahkan sangat tidak menyukai pria ini, pria tak tau diri yang menginginkan Jiang fei namun menikah dengan Jiang yanli,
Ia adalah pria yang selalu mengemis cinta dari jiang fei semenjak Jiang Fei, si pria berada dua tahun di atas Jiang Fei dan bahkan pertemuan mereka saat Yuan nian berada di tahun kedua masa kuliah, saat itu Jiang Fei masih duduk di bangku SMA,
Namanya adalah Han Zixuan putra sulung dan pewaris sah keluarga Han, konglomerat yang paling terkenal di Jinping Tai,
__ADS_1
Sejak pertemuan pertama Han Zixuan sudah langsung jatuh hati pada Jiang Fei dan bahkan selalu mencari cara untuk menaklukan hati sang pujaan namun Jiang fei tak pernah menanggapinya,
Hati jiang fei terlalu keras dan sangat sulit untuk menggapainya, meski sudah berusaha begitu keras han Zixuan juga tak mampu, ia bahkan telah melakukan segala upaya untuk cintanya namun?, L tak mampu, Jiang Fei bukan gadis yang memiliki pendirian yang kuat
Tak sampai di sana Han Zixuan bahkan harus menerima sebuah kenyataan bahwa dirinya telah di jodohkan, awalnya ia menolak dengan keras
Ia mencintai Jiang Fei dan bagai mana mungkin bisa menikahi Jiang Yanli, namun perjanjian sudah di buat.
Nyonya Jiang dan nyonya Han sudah menjodohkan putra putri mereka sejak kecil dan itu tak bisa di hentikan apapun alasnya, pernikahan tampa cinta itu pun tejadi
Pernikahan tampa cinta membuat mereka sedikit canggung, pertemuan pertama mereka langsung masuk pada penetapan tanggal pernikahan
Cinta tak sempat tumbuh di antara mereka, Jiang yanli tak menolak karena tak ingin melukai ayah dan ibunya, ia tetap menikah meskipun ia tau bahwa pria yang akan menjadi suaminya telah lebih dulu mencintai Jiang Fei, adiknya sendiri
Jian Yanli adalah wanita yang baik hati dan berbudi, ia mengabdikan dirinya pada sang suami, meskipun tak saling mencinta mereka bisa hidup berdampingan dan saling melengkapi kekuatan
Jiang Fei mendongak melihat pria yang sedari tadi ia peluk
"Kau?"
"Dia?"
"Kau?, Ada apa Fei Fei?, Apakah ada yang membuat mu tak nyaman?"
"Aku tak ingin melihatnya, aku tak ingin"
"Tenanglah Fei Fei aku akan menjaga mu, kau tak perlu khawatir" Ucapnya pelan, Jiang fei hanya mengangguk pelan,
Ia tak mempunyai pilih lain ia tak ingin sendirian ia ketakutan, bahkan sangat ketakutan
__ADS_1