Pertemuan Kedua

Pertemuan Kedua
57


__ADS_3

Jiang Fei membuka matanya dengan perlahan ia mengerutkan keningnya saat mendapati tubuhnya sedang di ikat pada sebuah kursi,


Menatap sekeliling dengan tatapan Ling lung, tempat ini kotor dan hanya di terangi oleh cahaya sebuah lilin kecil yang berada cukup jauh dari tempatnya berada, apakah ia di culik?,


Adegan seperti ini sangat tidak asing, seseorang akan terbangun dengan tubuh yang terikat, di dalam ruangan gelap yang sepertinya ini gudang lama,


"Di mana ini?, apa yang terjadi?, Kepala ku sakit sekali, sialan"Batin Jiang fei, ia tak bisa bicara karena mulutnya telah di sumpah dengan kain


"Apakah dia sudah bangun?"


Seseorang di balik pintu, Jiang fei dapat mendengar suara itu dengan  sangat jelas karena gudang ini cukup kecil


"Mungkin saja bos, atau mungkin sudah mati, tapi aku berharap tidak"


"Benar, ia begitu cantik dan mulus, setelah bos besar puas bermain ia harus melayani kita, tubuh indah seperti itu sangat sayang jika di lewatkan begitu saja"


"Kau benar"


Saat keduanya sibuk bercerita tentang keindahan tubuh Jiang Fei Seorang gadis datang di antara mereka


"Bodoh, aku meminta mu untuk menjaga dan memantaunya, dan kau?, sialan kau hanya tidur di luar, sangat pemalas" Seorang gadis yang baru saja datang,


Keningnya mengerut, apa yang terjadi?, siapa yang menculiknya?,  bukankah usianya sudah terlalu tua untuk menjadi korban penculikan?, bahkan siapa yang mau menebusnya


Apa yang sebenarnya terjadi?, dan apa tujuannya?, Ia tak pernah menyinggung atau berurusan dengan orang di gusu, lalu?.


Ia masih menduga duga, namun kop pintu perlahan terbuka, ia kembali memejamkan matanya,


"Ckrek" Saklar lampu di hidupkan dengan cepat Suasana yang awalnya gelap kini terang seketika,


Ia masih memejamkan matanya, lagi pula ia tak dapat berbuat apa apa, tangan dan kakinya di ikat, dan yah mulutnya juga di sumbat dengan kain, ia tak bisa melakukan apapun saat ini

__ADS_1


"Byurr" dalam sekejap seluruh tubuhnya basah kuyup karena guyuran air yang memang dalam jumlah yang cukup besar


Ia hanya bisa membukakan mata dan melihat siapkah yang berada di balik semua ini, ini terlalu menggelikan, namun ia harus menghadapinya, karena sudah di culik maka hanya bisa melihat penculiknya saja


Ia di sambut dengan penampilan seorang gadis yang menggunakan pakaian serba hitam dengan ember di tangannya, gadis hitam itu beranjak dari tempatnya, sosok mungil terlihat sedang duduk dengan senyuman di hadapannya


"Hay, kita bertemu lagi, apakah kau masih mengenal ku?, apakah kau baik?, upst tak perlu di tanya lagi tentunya kau sedang dalam keadaan tidak baik"


Ia terkekeh pelan sembari menyesap minuman yang baru saja di ulurkan oleh gadis sebelumnya, dalam sekali lihat ia sudah tau jika gadis inilah otak dari penculikannya


"Lepaskan kain dari mulut kotornya itu, aku ingin melihat apa yang bisa ia lakukan oleh gadis lemah sepertinya, apakah ia masih bisa mengutuk dan bahkan mengatakan kata kata kejam lagi"


"Bajingan, kau melakukan hal kotor ini hanya untuk menyingkirkan ku, kau terlalu bodoh, aku tak sepenting itu ******"


"Oh tidak kau bahkan masih bisa menepati ku, kau memang Jiang Fei yang memiliki mulut yang begitu pedas, aku bahkan heran mengapa semua orang menyukai mu"


"Salahkan dirimu yang tak mampu, menarik perhatian pria saja tidak bisa, kau yang selalu bodoh"


"Kau menyalahkan ku hanya karena ketidak mampuan mu, menyedihkan sekali"


"Hey lihat lah, bukankah ini nona muda keluarga Jiang?, ia terlihat begitu menyedihkan, kasihan sekali,"


"Wow bahkan pipi mu sangat lembut, dan indah, namun tentu saja tidak bisa di bandingkan dengan ku"


"Jika kau iri maka hanya perlu kau perindah saja wajah dan tubuh mu, kau selalu menyalahkan ketidak mampuan mu pada orang lain, kau tak lebih dari gadis yang menyedihkan"


"Kau,... Plak" sebuah tamparan mendarat di pipi Jiang Fei


"Hanya karena Shen ge mencintaimu kau tak memiliki hak untuk mengomentari ku"


"Oh, ternyata masih karena pria itu, kau mencintainya, lalu mengapa kau menganggu ku, jika Menginginkannya bukankah kau harus berusaha untuk mencari perhatian ya, mengapa kau malah melibatkan ku dalam perasaan kalian, sebenarnya apa yang kau inginkan"

__ADS_1


"Ah kau, kau bertanya apa yang aku inginkan?, Jiang Fei, kau terlalu naif bagai mana jika aku mengatakan jika  aku menginginkan nyawamu, aku ingin melihat kau hancur, kau sakit dan kau mati"


"Hanya karena kau tak mampu kau malah menyalahkan orang lain atas ketidak bergunaan mu kau adalah gadis yang sangat menyedihkan, aku  Aku tak melakukan kesalahan apapun dengan mu, kita tak pernah bertemu secara langsung, kau langsung menyimpan dendam begitu saja pada ku," Ucap Jiang cheng


"Tentu saja kau telah membuat perkara dengan ku, jika tidak maka kau pasti masih berada di apartemen itu, menjerit dan menagis sembari memeluk bantal, kau mengatai ku menyedihkan, bukankah itu lebih pantas di katakan untuk mu, bagai mana hadiah hadiah yang ku kirimkan untuk mu?, Apakah mereka indah?, pakah boneka darah itu cantik?, sayang sekali aku sudah tak bisa mengirimkan kado istimewa itu pada mu, salah kan si bodoh Han Zixuan itu, ia bahkan meletakan pengawal terbaiknya di sisi mu, jika aku tidak cerdas tentu saja akan tertangkap, bagai mana hadiah ku yang terakhir?, bukankah itu cantik, aku tentu saja akan mengabulkan  keinginan mu, aku akan membantu mu, tenag saja jika kau bertingkah baik aku akan melakukannya dengan sangat lembut"


"Kau, gadis gila aku tak sempat membuat salah pada mu, kau terus terusan menyakiti ku, aku hanya mengenal mu sebagai keluarga Han, anak menyedihkan yang bahkan tak di lihat sedikitpun oleh keluarga Han, kau tau mengapa semua orang tak menginginkan mu, ku beri tahu, pria tak akan menyukai pria yang berhati kejam, kau tidak mampu dan kau menyalahkan orang lain atas ketidak mampuan mu, aku hanya mengatakan jika kau adalah gadis yang menyedihkan"


"Salah mu?, Kau tak tau di mana letak kesalahan mu?, baik lah, aku akan mengatakannya dengan jelas, kau harus dengar baik baik, aku tak mau mengatakannya untuk kedua kali, jika kau tertinggal jangan salahkan aku, yang pertama aku hanya melakukan hal untuk membalaskan dendam Shen ge, membalaskan segala sakit hati yang Shen ge rasakan, kau membuatnya jatuh cinta namun meninggalkannya begitu saja, kau semua yang terjadi adalah kesalah mu, kau membuatnya seperti mayat hidup untuk waktu yang lama, saat ia berada dalam keterpurukan aku lah yang menemaninya, aku yang selalu berada di sisinya menemani hari hari kelamnya, aku yang berdiri saat kau berulang kali menyakitinya, aku yang ada di sisinya saat ia jatuh, aku yang ada di sisinya saat ia hancur, aku adalah gadis mencintainya, sangat mencintainya, ia selalu ada dalam segala angan angan ku, lalu apa?, kau muncul dan dengan mudahnya merebutnya dari ku, kau merebutnya segala perhatiannya" Teriak Han Xiang tak suka, ia tak suka saat ada gadis yang jauh lebih baik dan perhatian dari pada dia


"Kau yang tidak mampu mengapa menyalahkan semuanya pada ku, jika kau tak bisa membuatnya jatuh cinta dan melirik mu apakah itu salah ku?, Perihal rasa sakit yang kau katakan, bukankah kau yang bersamanya, mengapa kau tak menyembuhkannya, kalian telah bersama sama selama bertahun tahun, aku hanya orang baru apakah kau sebegitu tak menariknya hingga ia bahkan tak pernah melirik mu?"


"Oh lihat lah ini, jika Shen ge mendengar ini tentu ia sangat sedih, ****** sialan ini sungguh bermulut pedas" Han xiang kembali duduk santai di kursi ke besarnya


"Rasa sakit dan perjalanan cinta dramatis yang kalian rasakan aku tak perduli, ah tidak bahkan sama sekali tak perduli tentang kau dan dia"


"Kau mengatakan tak perduli lalu mengapa aku harus mempercayai mu"


"Kau ini sebenarnya hidup di alam mana?, Kau masih bermimpi atau mengigau, kau tak mampu menggapai seseorang dan kau menyalahkan ku, berkata seolah aku adalah gadis paling kejam, kau selalu mengatakan jika akulah yang membuatnya hancur dan selalu menuduhku merebutnya dari mu, tidak kah kau sadar, jika aku berniat kesempatan apa yang akan kau miliki, selama ini kau memiliki mata yang bagus bukan?"


"Kejam, kau memang seorang gadis yang kejam, kau mengorbankan pria yang kau cintai hanya untuk cinta mu pada saudara mu"


"Kau tau banyak tetang ku ya, kau sangat perhatian, perihal Han Xiang, aku tau aku memang sedikit keras padanya, aku memaksakan cintanya pada kakak ku, tapi pernahkan kau berfikir, jika aku bisa mengorbankan cinta ku untuk keluarga ku, aku bisa saja merebut cinta orang lain untuk kebahagiaan ku sendiri, aku bisa saja bersama dengan orang yang tak ku cintai hanya untuk menyakiti orang yang ku benci"


Plakk. Sebuah tamparan mendarat di pipi indah Jiang fei


"Kau gadis gila" Teriak Han Xiang dengan nada kesal


Saat berada dalam cengkeramannya pun Jiang Fei berani mengatakan hal kejam, ia bahkan masih bisa tersenyum dengan begitu lebar


"Caramu yang seperti ini sungguh klasik Han Xiang, kau tau dengan jelas, aku adalah gadis yang hidup di Amerika, segala kekerasan hidup berada di sana, dan aku bertahan dan masih cantik sampai saat ini, kau hanya gadis yang bersembunyi di bawah ketiak keluarga Han, ancaman mu tak memiliki arti apapun di hati ku, pria mu, kau harus menjaganya dengan baik, setelah ini aku bisa saja berubah pikiran dan benar benar akan merebutnya dari mu" Jiang Fei menujukan senyum mengejek, hal ini membuat Han Xiang semakin murka

__ADS_1


"Kau...****** Plak" Sebuah tamparan kembali mendarat pada Jiang fei


__ADS_2