Pertemuan Kedua

Pertemuan Kedua
37


__ADS_3

Mentari pagi baru saja kembali menyapa, Jiang fei perlahan bangkit dari tidurnya saat mendengar suara ponselnya yang heboh sejak tadi


Panggilan telpon di hari libur, ia mengucek matanya sembari melihat siapakah penelpon yang dengan kurang ajar menganggu hari liburnya


"Pria ini, selain Yuan nian masih ada dia yang begitu merepotkan, setiap hari berteriak dan mengatakan ini dan itu, menyebalkan sekali" Jiang Fei merutuk kesal


Ia beranjak duduk dan menggeser kan layar ponselnya, telpon terhubung dan Yu jin langsung menyerangnya tampa basa basi sedikitpun


"Ada apa" Ucap Jiang fei dengan suara serak khas bangun tidur,


Ia sangat mengantuk namun mahluk ini menganggu maka ia tak akan bisa kembali tidur jika sudah membuka mata seperti ini, jika bukan temanya sudah lama Yu Jin ia buang ke rawa rawa


Awalnya Jiang fei mengira jika itu adalah panggilan dari Shen Yi  untuk meminta maaf dan menjelaskan semuanya, tapi?, ah sudah lah bahkan Shen Yi  telah menghilang sejak kemarin, ia tak ingin ambil pusing meskipun sudah terlanjur pusing


Jika Shen yi pergi maka ia hanya perlu membalut luka yang telah di buat, kembali menambah pertahanan di hatinya agar tak jatuh dalam stuasi sama di masa depan


Ia egois, memang benar, ia terlalu keras terhadap diri sendiri, itu juga benar, namun itulah caranya bertahan, cinta hanya hal yang akan membuat hidup repot


Drama percintaan memang sangat populer sepanjang masa namun perjuangan percintaan pun juga beragam, jika salah maka hanya akan memiliki akhir yang tragis


Ia tak begitu menyedihkan, selama bertahun tahun ia hidup dengan baik, Tampa cinta tampa terlibat perasaan apapun dan ia masih bisa bertahan sampai saat ini bukan?


"Fei Fei"


"Jangan terlalu lama bermain main yu jin, aku mengantuk dan kau menganggu ku"


"Fei Fei saat ini aku sudah berada di alamat yang kau kirim, tapi aku tak berani menekan belnya bagai mana menurutmu?, apa aku mengetuk atau bagai mana?, Apa dia akan menerima ku, Fei Fei apakah kau menemani ku?, Aku sangat gugup bagai manapun aku sedang mengunjungi rumah seorang gadis, bagai mana jika aku melakukan hal yang malah membuatnya menjadi tersinggung?" Yu Jin agak ragu,


Sebelumnya ia terlalu bersemangat hingga Tampa pikir panjang memilih untuk datang sendirian, dan setelah berada di depan pintu ia menjadi sedikit ragu


Ia gugup karena ini kali pertamanya ia berkunjung ke rumah sang idola, apakah Yuan nian akan menyambut kedatangannya atau malah ia akan terusir dari rumah idolanya


"Hey bodoh kau datang sepagi ini" Ucap Jiang fei ketus pri ini terlalu bersemangat hingga tak tidur semalaman

__ADS_1


Menganggu di pagi hari, untung saja yang ia datangi adalah rumah saudara temanya sendiri, jika idolanya orang lain maka ia akan di tendang dari apartemen karena datang tampa tau aturan


"Aku tak mau ambil resiko jika dia pergi, dia kan sangat sibuk, jika dia pergi lalu bagai mana dengan ku?, Aku sudah menunggu hari ini, saat harinya tiba aku tak bisa terlambat sedikitpun" Yu jin berucap dnegan penuh keyakinan


Yuan nian adalah seorang idola, ia bukan orang yang bisa di temui dengan mudah, jika tidak hati ini ia takut jika ia tak memiliki kesempatan di lain hari


Ia sudah menyiapkan barang bagus yang akan di berikan pada idolanya, dan semoga saja ia suka


"Ah baiklah, dasar pria bodoh, selalu saja melakukan hal yang taj terduga" Ucap Jiang fei ketus dan beranjak dari tempat tidurnya untuk membuka pintu apartemen


"Apakah kau ingin berdiri di sini sampai pagi lagi?" Jiang Fei berucap dengan nada kesal


"Ehh fei fei?, Kau? apa yang kau lakukan di sini? Kau?, hey apa yang kau lakukan, kemana yuan nian? Jangan bilang kau menculiknya untuk ku?, fei fei kau tak perlu nekat hanya untuk memenuhi ke keinginan ku, aku tidak memaksa mu" Yu jin saat pintu apartemen terbuka


Ia takut jika Jiang Fei melakukan


hal tak terduga karena dirinya, ia memang sangat mengidolakan Yuan nian namun ia lebih menyukai Jiang Fei


Lagi pula siapa yang mau menculik pemuda wei itu, para penculik pasti akan mengeluh dan tak tahan dengan omong kosongnya,


"Hey kau selalu saja mengatai ku bodoh" Yu jin menggembungkan pipinya kesal gadis Jiang ini selalu sana mengatainya bodoh,


Yu jin melangkah masuk, dan dia begitu kagum dengan beberapa potret yuan nian yang terpajang indah, yu jin masih mengagumi poto poto itu hingga


"Kriuk kriuk" Itu bunyi perut Yu jin ia terlalu bersemangat hingga melupakan semuanya,  bahkan ia lupa sarapan


"Pria bodoh ini" Ucap Jiang fei yang datang dengan gadis manis yang mengenakan baju rumahan


Ah terlihat begitu kongkras dengan kulit putihnya, Yu Jin terdiam kaku di tempatnya, tak percaya apa yang ia lihat saat ini


"Kau membawa barang sebesar ini, apakah kau gila?"


"Aku akan menyerahkannya pada Yuan nian, pertemuannya begitu langka, aku tak akan melewatkan hal ini"

__ADS_1


Flashback on


Malam yang gelap yuan nian baru saja kembali ke apartemen setelah menyelesaikan urusannya, Jiang fei duduk tenaga di depan TV sambil  menonton drama kesukaannya


"Fei Fei" Yuan Nian duduk di samping Jiang Fei yang membuat gadis jiang itu menghela nafas kesal dan mendongak menatap Yuan Nian


Yuan nian kembali saat malam begitu larut, ia baru saja kembali bekerja dan bahkan sangat kelelahan dengan segala aktivitas di siang hari


Uh melelahkan sekali, menjadi dewasa sangat tidak menyenangkan, jika anak kecil maka ia hanya perlu bermain dan bersenang senang


"Besok tidak boleh menerima pekerjaan apapun" Ucap Jiang Fei yang masih terdengar tabu di telinga Yuan Nian, ada apa?,


Tidak mungkin kan Jiang cheng marah padanya karena ia tak menceritakan kerja samanya bersama perusahaan tempat Jiang Fei bekerja?


"Ada apa" Yuan Nian sambil membuka sepatunya dengan pelan


Kedatanganya di sambut dengan helaan nafas berat dari saudaranya, apa yang terjadi?, Apakah saudaranya kembali mengingat dan memikirkan mengenai kejadian Shen yi beberapa waktu lalu?


"Seseorang yang merepotkan akan menemuimu, kau tak boleh kerja besok" Ucap Jiang fei masih fokus dengan dramanya


"Tapi?, Aku memiliki beberapa pekerjaan yang belum di selesaikan"


"Hentikan pekerjaan mu" Jiang fei dengan nada ringan dan berdiri meninggalkan Yuan Nian yang masih bingung,


"ada apa dengan mu?, Aneh sekali, sebelumnya ia sangat tak suka melihat ku berkeliaran di sampingmu, namun saat ini malah menyuruhku tak perlu bekerja" Ucap Yuan Nian beranjak menuju kamarnya,


"Kau hanya perlu tak masuk bekerja hari ini"


"Baiklah jika seperti itu, kau sangat jarang memperhatikan ku dan aku akan menuruti ucapan mu"


ia akan beristirahat total besok, hey kapan lagi ia mendapatkan perhatian dari saudaranya ini. Ia akan libur besok lagi pula tak ada hal yang penting hanya beberapa pekerjaan saja


Flasbac of

__ADS_1


__ADS_2