Pertemuan Kedua

Pertemuan Kedua
60


__ADS_3

"Kesalahan ku membuat semua orang menderita" Shen yi berucap dengan nada sedih


Ketidak puasanya pada sikap acuh Jiang Fei membuatnya menerima uluran tangan dari Han Xiang, akhirnya malah menumbuhkan perasaan di hati Han Xiang yang lembut


Setelahnya?, Ia menyakitinya, gadis sebaik Han Xiang berani melakukan kekejaman karena ia yang memaksa,


''Fei Fei maafkan aku, semua terjadi karena diri ku, Tampa sadar aku malah membuat mu kesakitan" Shen Yi berucap dengan nada pelan menatap kepergian Jiang Fei yang berada dalam gendongan Han Zixuan.


Dokter keluar dari kamar rawat milik Jiang Fei dan tentu saja di sambut dengan rentetan pertanyaan dari para pria yang mencemaskan Jiang Fei


"Bagai mana keadaan Fei Fei dok" Yu jin adalah orang pertama yang membuka suara


"Keadaan nona Fei baik, hanya saja ia terlalu terkejut, kejadian ini mungkin akan membuatnya menjadi sedikit syok namun ia akan baik baik saja setelah beristirahat"


"Ah baiklah dokter terimakasih"


Dokter meninggalkan para pria itu


"Kemana kau akan pergi?" Han Zixuan mengentikan Shen yi


"Biarkan aku menemui dan menemani Fei Fei"


"Tidak, kau telah gagal, semua terjadi karena ketidak berdayaan mu, kau tak memiliki pendirian, mengatakan pada seluruh dunia jika kau adalah pria yang mencintai Fei Fei namun nyatanya?, Kau lah tersangka utama dalam segala penderitaan yang di lalui oleh Fei Fei"


"Aku memang telah menyakiti Fei Fei, namun kali ini aku mohon, Presdir Han, ku mohon jangan hentikan aku kali ini, aku berjanji setelah Fei Fei terjaga aku akan kembali, jika Fei Fei tak menginginkan ku aku tak akan memaksakan kehendak, aku akan melepaskannya, tapi ku mohon berikan aku satu kesempatan lagi, biarkan aku berjuang untuk cintaku"


"Presdir Shen aku tau kau pria yang sangat mencintai Fei Fei, cinta adalah hal yang menyengkan namun terkadang juga bisa membunuh, aku tak akan mengatakan banyak hal, namun jika kau menyakiti Fei Fei ku maka aku tak akan melepaskan mu, sampai keujung dunia aku akan mencari mu, ku pastikan semua luka yang di rasakan Fei Fei terbayar dengan lunas"


"Baiklah, Presdir Shen, aku titip Fei Fei pada mu, aku tak bisa mengatakan apapun, yang ku katakan hanyalah semoga kau tak menyakitinya lagi"

__ADS_1


"Aku juga sudah selesai, kali ini aku akan mempercayakan Fei Fei pada mu, hanya ada satu kesempatan, jika kau tak bisa menjaganya maka ku pastikan jika di masa depan kau tak akan melihatnya lagi" Han Zixuan berucap dengan nada serius


Jiang Fei menyukai Shen yi, itu yang ia lihat, setelah bertahun tahun bahkan semua masih sama, Fei feinya masih gadis yang begitu di inginkan


Shen Yi Menginginkannya dengan tulus dan Jiang Fei juga menerima keberadaan Shen yi di sisinya, ia tak ingin melihat kesedihan pada Jiang fei


"Aku berjanji akan menjaga dan membicarakan semuanya dengan Fei Fei"


"Baiklah Presdir Shen aku akan kembali, semoga kau bisa melewati semua ini, aku juga berharap jika Fei Fei memaafkan mu kali ini"


"Terimakasih Presdir Han" Setelahnya Han Zixuan dan Yu jin pergi meninggalkan Zhan Li dan Yuan nian yang sedari tadi hanya diam


"Adik Yuan, kalian pun harus kembali, kau pasti kelelahan karena mencari Fei Fei seharian ini"


"Tapi kakak ipar"


"Jaga diri kakak dengan baik" Zhan Li berucap dan setelahnya membawa Yuan nian pergi


Setelah semuanya pergi Shen yi menghela nafas dengan pelan, ia melangkah masuk ke ruangan Jiang Fei,


Di sana Jiang Fei masa memejamkan mata dan terbaring lemah, Shen yi melangkah mendekat


"Fei Fei, maafkan aku, karena ku kau menjadi begitu menderita, semua kesulitan mu hari ini karena diri ku, maafkan aku Fei Fei, aku gagal menjaga mu, kau bisa memaki memukul atau bahkan menghabisi ku, tapi ku mohon jangan katakan jika kau ingin meninggalkan ku" Shen yi berucap sembari menggenggam tanganya dengan erat


Mentari kini mulai terbit dari ufuk timur, Jiang cheng mengeliat pelan, tidurnya terganggu karena cahaya panas yang membuatnya sedikit tak nyaman,


"Au.. Kepala ku" Jiang Fei berucap  sembari memegangi kepalanya, panjangnya jatuh pada sosok yang kini terlelap di sampingnya,


Ia menghela nafas pelan, mimpi yang menggangunya, teror pembunuhan itu, ia bahkan tak menyangka jika dirinya adalah lengan terpotong, pantas saja ia tak pernah merasakan apapun saat bersama lawan jenisnya, sungguh nasib yang naas, mengutuk para kaum lengan terpotong namun  nyatanya dia pun sama

__ADS_1


"Huan" Ucap Jiang cheng lirih,


Beberapa kejadian dan benturan keras itu telah membuatnya mengingat beberapa hal yang terjadi di masa lalu, nasib yang begitu menyedihkan sehingga mengantarkannya pada kehidupan yang sekarang


"Fei Fei, apakah ada yang sakit?, aku akan segera memanggilkan dokter" Shen yi berucap, ia terlalu terkejut dengan nama yang baru di sebutkan oleh Jiang Fei


membuatnya merasa jika ini hanya sebuah mimpi, Huan adalah nama kecilnya, dan hanya orang terdekat lah yang bisa memanggilnya, selain sang ibu dan keluarga hanya ada Jiang Fei yang memanggilnya dengan nama itu


"Han Zixuan di mana?, ku tak melihatnya dari tadi" Ucap jiang Fei berucap sembari bergerak untuk duduk


Ucapan lirihnya ini bahkan tampa di sadari mampu membuat dada Shen yi sesak, saat terjaga Jiang Fei langsung menanyakan orang lain, bahkan tak perduli dengan keadaan tubuhnya sendiri


Itu adalah hal yang sangat wajar, Han Zixuan adalah cinta pertama Jiang Fei, orang orang mengatakan jika cinta pertama adalah cinta yang sulit di lupakan


Ia ingin mengatakan jika dirinya sedang cemburu, namun apa haknya untuk itu?, apa kedudukannya hingga berani merasakan sebuah kecemburuan, jika bukan karena dirinya Jiang Fei tak akan berada di rumah sakit dan masuk dalam keadaan menyedihkan seperti ini


"Ah presedir Han sedang menuju bandara, nyonya Han akan segera mendarat di Shanghai"


mendnegar ucapan Shen yi ia hanya menganggu pelan, kabar dirinya yang masuk rumah sakit rupanya sudah sampai pada kakaknya di Beijing, dan tentu saja ini akan membuat kakaknya menjadi sangat cemas


"Fei Fei, apakah kau sudah lebih baik?" Jiang Fei hanya menjawab dengan anggukan saja


"jika begitu aku akan keluar beberapa saat untuk membeli makanan untuk mu, kau sangat tak suka dengan makanan rumah sakit" Shen yi perlahan berdiri dari duduknya dan bergerak menuju pintu


"Apakah kau akan kembali meninggalkan aku Huan?, tidak cukup kah kau membuat hatiku kosong selama 7 tahun ini?, tidak cukupkah kau membuat ku menanti?, selama ini?, apakah penderitaan yang kau berikan belum usai? "


langkah Shen yi seketika terhenti saat mendengar nada lirih itu, Tampa bersuara ia berbalik dan memeluk Jiang Fei dengan begitu erat


"Maaf, maaf kan aku Fei fei, aku tak bisa menjaga mu, aku telah membuat mu dalam masalah dan hampir kehilangan nyawa, maaf kan aku Fei fei, maaf, kau bisa memarahi ku memakai, bahkan memukul ku, aku akui aku memang bersalah, aku sudah membuat mu sangat menderita" Shen yi berucap dnegan nada lirih mempererat pelukanya, sedanagakn Jiang Fei yang berada di dalam pelukan hanga bisa terisak di dalam keheningan, kesalahan tak berada di siapapun, takdir lah yang senang mempermainkan mereka

__ADS_1


__ADS_2