
Hari beranjak malam, Yu jin dan Jiang fei sudah berkeliling, saat ini keduanya sedang berada di salah satu rumah makan untuk mengisi perutnya yang sudah berdemo
"Pelan pelan lah, makanan itu tidak akan kabur"
Jiang Fei berucap dengan nada mengejek, pria ini, mengapa ia selalu melakukan hal yang memalukan, apakah ia sangat kelaparan?
Ia begitu cantik dan menggemaskan namun saat sedang makan maka langsung berubah seperti monster kelaparan, sungguh memalukan
"Kau ini, Fei fei, sungguh, makanlah dengan semangat dan kau akan tau bagai mana rasanya" Yu jin hanya bisa menujukan senyum konyol
Ia mencintai Jiang Fei namun tak bisa mengatakannya, saat ini ia memiliki kesempatan namun ia tak memiliki keberanian untuk itu
Ia takut jika pengakuannya akan merusak segalanya, mereka akan menjadi canggung, saat ini ia hanya perlu berada di sisi Jiang Fei, dan berharap di masa depan hati Jiang Fei terbuka dan meliriknya
"Memalukan" Jiang Fei mendelik malas, pria ini, jika di katakan maka akan dengan mudah mengeluarkan alsan
Keduanya makan dalam suasana hiruk karena kepolosan Yu jin itu dan ke ahlian mengomel si bungsu jiang,
"Hm baik lah, kau harus berhati hati, beri kabar jika sudah sampai, kau sudah ku katakan akan mengantar mu tapi kau menolak ku dengan begitu kejam"
"Aku hanya berjalan selama dua menit bodoh, mengapa kau harus mengantar ku, jika kau turun maka kau akan menunggu bus berikutnya apakah kau ingin kembali selarut itu?"
"Setidaknya itu akan membuat hatiku tenang, kau tau melepaskan mu seperti ini membuat ku benar benar tidak nyaman"
"Sudahlah, jangan lanjutkan, kau selalu berlebihan"
"Fei Fei, kau tau kan jika aku sangat takut jika hal buruk terjadi pada mu"
"Aku akan baik baik saja, kau lupa?, Aku adalah gadis yang biasa hidup merantau, aku di luar negri selama beberapa tahun Tampa kerabat dan kenalan, aku masih baik.haik saja dan bahkan masih tetap hidup kan sampai sekarang"
"Kau"
"Sudahlah, jangan berdebat,aku akan turun dan jangan antar aku, sampai jumpa lagi, dan terimakasih untuk hari ini"
"Fei Fei, kau benar benar gadis yang sangat menggemaskan" Yu jin berucap
Setelah memeluk Jiang Fei ia segera membiarkan Jiang Fei pergi, bus sudah berhenti dan ia harus turun, apartemen sudah dekat, meskipun sedikit ragu ia hanya bisa melepaskan Jiang Fei yang keras kepala ini
Dalam diam bus membawanya menuju halte berikutnya, jiang fei perlahan meninggalkan halte berjalan menuju bus, ia tak menyadari jika ada seseorang yang sejak tadi mengawasinya,
Jiang fei berjalan dengan santai, ia menatap sekeliling, semua terlihat seperti biasa tapi?, ia merasa ada hal aneh apa itu?, apa yang terjadi
"Berhenti" Seorang pria tak di kenal menggunakan pakaian berwarna hitam beserta topi dan maskernya, ia menjergit pelan,
"Kau bicara dengan ku, ada yang bisa di bantu?"
Sang pria hanya mengguk pelan, tiba tiba seseorang datang dari belakang dan langsung membekapnya dengan sapu tangan yang telah di beri obat bius,
__ADS_1
Jiang fei jatuh pingsan setelah melakukan perlawanan beberapa saat, ia tak dapat bergerak dengan leluasa karena tubuhnya belum sepenuhnya sehat,
Kedatangan pria sebelumnya ternyata untuk menarik perhatiannya dan sekarang ia di bawa kedalam mobil hitam dan beranjak meninggalkan halte.
Malam sudah larut, Yuan nian berjalan mondar mandir sedari tadi, ia sudah meminta beberapa orang untuk menjaga Jiang Fei
Namun Jiang Fei menghilang dari apartemen, ia takut jika hal buruk telah terjadi pada saudaranya itu
"Fei Fei sebenarnya kau ada dimana, jangan membuat ku cemas begini"
Ia sudah mencoba menghubungi Jiang Fei berulang kali, namun bahkan tak ada jawaban dari seberang sana
"Bagai mana adik Yuan?, Apakah sudah ada kabar dari Fei fei"
Jiang Fei menghilang dan tentu saja membuat Shen yi menjadi begitu cemas, ia sudah tak bertemu Jiang Fei selama beberapa bulan ini,
"Tidak ada jawaban kakak ipar, aku sudah menghubunginya sedari tadi, namun tak ada respon apapun, Zhan bagai mana ini?, Tubuh Fei Fei belum sepenuhnya pulih, bagai mana jika hal buruk terjadi padanya?"
"Yuan, dia akan baik baik saja, ia hanya terlambat kembali, ia bukan anak kecil yang harus kau jaga terus menerus"
"Apakah kita perlu melapor pada polisi?, Zhan, aku takut, di sini aku hanya memiliknya"
"Lalu apakah kau tidak menganggap keberadaan ku di sini, Yuan, aku tau kau mencemaskan Jiang Fei, tapi apakah kau harus mengabaikan ku seperti ini"
"Zhan, saat ini aku sedang cemas, jika ingin bertengkar maka tunggu setelah Fei Fei ketemu"
"Zhan, dia adalah saudara ku dan kau tau dengan betul siapa penyebab atas segala penyakit yang ada pada saudara ku"
"Adik Yuan, jangan marah, Zhan hanya terlalu panik"
"Dia begitu egois dan bahkan tak mencemaskan Fei Fei aku saat ini sedang panik, bahkan aku tak bisa berfikir dengan jernih, dan ia tak bisa mengerti"
"Adik Yuan, maafkan aku, Zhan hanya terlalu panik"
"Aku akan ke kantor polisi, jika Zhan tak mau membawa ku aku akan pergi sendirian"
"Tidak bisa adik yuan, mereka akan menolak laporan ini"
"Bagai mana dengan orang orang mu, apakah mereka telah menemukan Fei Fei atau bodyguard yang menjaga Fei fei?"
Ia tau jika Shen yi telah menyuruh orang orangnya untuk mencari ke keberadaan Jiang Fei, namun ia masih sangat cemas
"Belum ada laporan adik Yuan, sebenarnya kemana Jiang fei pergi, dan dengan siapa dia pergi"
Shen yi, mengerang frustasi, mengapa lagi lagi ia ceroboh, ia meninggal akan Fei feinya, dan lihat lah apa yang terjadi?, ia kembali kehilangan Jiang Fei
"CCTV"
__ADS_1
"Benar Zhan, kita harus melihat CCTV, " Shen yi segera berjalan menuju ruang CCTV
"Bagai mana?, Apakah ada?, Apakah menemukan Fei fei" Yuan nian baru masuk ke ruangan, ia tertinggal jauh oleh Shen yi ia lebih memilih untuk berjalan beriringan dengan Zhan nya dari pada berjalan sendiri,
Shen yi tak menjawab ia masih sibuk dengan monitor yang berada di hadapannya
"Stop"
Ia melihat Seornag pria berjalan ke arah apartemen milik mereka, dan ia bahkan dapat mengenal mereka dengan mudah
"Bukankah ini Yu jin?, teman Fei fei"
Ia sudah mengenal Yu jin cukup dekat karena Jiang fei bahkan sudah sangat sering membawanya ke apartemen
Bahkan Yuan nian sangat menyukai kepribadian gadis ji ini, ia sangat ceria dan berjiwa bebas,
"Adik Yuan apa kau memiliki no ponselnya?" Shen yi cepat, ia tak bisa tenang sebelum memastikan jika Fei Fei baik baik saja
"Baik lah akan ku coba"
Kening Yuan nian mengerut dan kemudian memasang wajah masamnya
"Ada apa?" Zhan menatap Shen yi saat melihat perubahan wajah kekasih hatinya ini
"No ini memblokir semua panggilan, bagai mana ini, bahkan aku tak tau di mana alamatnya"
"Hallo"
"..."
"Segera kirimkan data lengkap, karyawan bidang keuangan, bernama ji ana, 2 menit sudah harus masuk ke HP saya"
Setelah beberapa saat sebuah notifikasi pesan masuk, Shen yi dengan cepat membukanya, sebuah alamat, di ingin kan Shen yi sudah sampai
"Bagai mana kakak ipar?"
Saat ini ketiganya sudah berada di apartemen miliki wei wuxian, dan yang ketiganya sedang duduk di sofa dengan expresi masing masing
"Aku akan menemui Yu jin, kau tinggallah, adik Yuan pasti lelah karena seharian mencari Fei fei"
Ia hanya meninggalkan Jiang fei beberapa menit saja untuk berbicara beberapa hal, namun bahkan dalam waktu singkat itu membuat Jiang cheng menghilang,
"Kakak ipar, aku harus ikut aku tak bisa tenang jika belum menemukan Fei fei, semoga saja ia baik baik saja, semoga ia hanya ketiduran di apartemen Yu jin, semoga saja tidak terjadi apapun"
Wajah Shen yi berubah masam, poin kedua itu membuatnya merasa sangat tidak senang, apa itu ketiduran?,
Mengingat Shanghai yang bebas ini, pikiran Shen yi terbang ke mana mana, ia segera menggeleng kuat,
__ADS_1
Bukan saatnya untuk cemburu, saat ini yang paling penting adalah menemukan Jiang Fei sesegera mungkin.