Pertemuan Kedua

Pertemuan Kedua
41


__ADS_3

Hari sudah beranjak senja, matahari bahkan sudah kembali bersembunyi menyisakan warna jingga ke emasan di langit yang kini perlahan mulai memudar di gantikan dengan kegelapan malam,


Di kamar, Jiang fei masih duduk di depan jendela sembari mengotak atik laptopnya, tidak ada hal yang istimewa di dalamnya, hanya ada beberapa pekerjaan yang belum selesai ia kerjakan, dan ia selesaikan di rumah


Ini adalah hari libur dan ia hanya akan menikmatinya bersama kasur dan segala isi rumah


Kebanyakan orang memilih untuk pergi jalan jalan di hari libur namun tidak dengan Jiang Fei, ia lebih suka duduk di rumah dan menikmati waktu kesendiriannya


Baginya hari libur adalah hari menetap dan jika ia bermain ke luar lalu apa bedanya dengan hati biasa?


Ia adalah sosok tangguh dan pekerja keras ia tak akan membiarkan pikiran bodoh itu menguasai dirinya, ia tidak memiliki perasaan seperti itu, tidak, ia tak mencintainya sama sekali


Shen Yi yang gigih membuatnya sedikit terlena, namun beberapa saat ia kembali tersebar dari  angan dan harapannya, bagaimanapun ia hanyalah seorang gadis, ia membuahkan seornag pria untuk melindungi dan menjaganya


Ia pernah berharap pada Shen yi namun hasilnya hanya sebuah rasa kecewa, ia di kecewakan saat hubungan belum di mulai


Cinta, kasih sayang dan ketulusan hanyalah sebuah omong kosong,


Selama beberapa hari ini ia baik baik saja, meskipun terkadang ia merasa jika ada sesuatu yang kurang pada dirinya si sulung Shen itu sudah tak menginginkannya lagi maka ia hanya bisa menutup semuanya di dalam keheningan


Tak ada hal yang ingin ia katakan, tak ada rasa sakit dan rasa kecewa, ia hanya merasa jika ia adalah gadis yang bernasib sial


"Agggghh" Yu jin mengeliat pelan dan membukakan matanya, ia beranjak duduk sambil mengucek ngucekan matanya pelan,


Sebenarnya ia merasa sangat enggan untuk bangkit namun ia sudah tertidur dalam waktu yang cukup lama kepalanya sedikit pusing


Ia kelelahan karena ia terlalu bersemangat, makanya hal seperti ini terjadi


"Eh" Yu jin menjergit pelan


Ia sedikit terkejut saat mendapati tubuhnya berada di tempat yang begitu asing, dan apa ini? ia berada di atas ranjang dan di dalam sebuah kamar, Yu Jin bergidik ngeri, apa yang terjadi?


Ia menatap ke sekeliling dan menemukan Jiang Fei yang duduk santai bersama laptopnya, ia bahkan hanya diam saat menatap yu jin yang menjadi Ling Lung,


"Kau sudah bangun?" Jiang Fei menutup laptopnya dan segera

__ADS_1


Ia melangkah dengan nada nan begitu pelan mendekati yu jin yang duduk di atas ranjang


"Kau kenapa?, Ada yang sakit dan mengapa kau melihat ku seperti itu?"


"Aku, aku" yu jin berucap dengan nada gagu


Ia memang memiliki perasaan pada Jiang Fei, namun ia bahkan tak pernah memiliki niat untuk melakukan ini, ia telah melakukan hal yang membuat Jiang Fei menjadi kesal


Ia sudah membaca begitu banyak novel dan menonton drama cinta populer, jika pria tiba tiba di tempat asing berati mereka telah?, ah tidak tidak mungkin


"Kau?, aku akan bertanggung jawab” Yu jin dengan penuh tekat, karena sudah seperti ini ia tak akan lari, ia akan bertanggung jawab dengan Jiang fei


"Apa yang kau katakan bodoh, bangunlah, apakah kau sedang bermimpi?" Jiang fei ketus, pria ini baru terbangun mengatakan hal yang tak masuk akal


"Aku telah melakukan hal yang tercela, aku meminta maaf padamu, aku telah merusak pertemanan kita, Fei Fei maafkan aku, kau bisa memarahi ku dan menghukum ku sesuka hatimu"


"Kau gila?, Apa yang sedang kau katakan, hal tercela seperti apa yang ada di dalam otak kosong mu itu?" Jiang Fei berucap dengan


Pria bodoh ini apa yang ingin di pertanggung jawabkan?, sepertinya mahluk ini sedang mengigau


"Ah lupakan yang pasti aku akan bertanggung jawab, dan akan menikahi mu, Fei Fei aku akan menikahi mu, hari ini aku berjanji pada dewa aku akan bertanggung jawab padamu”


"Yu jin bodoh, bisakah kau membuat tenang sebentar saja, bisakah kau tak bersikap berlebihan, pertanggung jawaban seperti apa yang akan kau berikan pada ku bodoh, kau bahkan mengatakan ingin menikahi ku, apakah kau sehat?"


"Fei Fei, aku bukan orang yang akan lari dari tanggung jawab ku, karena sudah seperti ini mari kita menikah dan memperbaiki kesalahan ini"


"Kau gila, aku tak mau berbicara dengan orang gila seperti mu, jika sudah selesai pulang sana, sudah seharian kamu berada di sini, huh merepotkan ku saja" Jiang fei berteriak kesal


Mahluk ini, apa yang ia bicarakan, menikah?, Dengan Yu jin?, Ia akan di tertawakan oleh dunia, bahkan orang orang akan salah faham pada mereka, kulit mulus dan tulang lunak seperti ini, bagai mana mungkin bisa menghidupinya


“Aku serius fei fei aku bertanggung jawab sepenuhnya, aku benar benar akan bertanggung jawab padamu”


“Dasar gila sudah pulang sana, kau mengatakan omong kosong lagi maka aku akan menendang bokong mu” Jiang fei menyeret yu jin menuju pintu


“Fei fei, aku aku akan” yu jin masih bersikeras akan bertanggung jawab atas masalah yang ia buat

__ADS_1


“Cukup bodoh, sekarang pulang, dasar pria berlebihan” Jiang fei menutup pintu apartemen dengan tergesa,


Ia terlalu lelah untuk berteriak, dan pria bodoh itu?, bahkan masih terus berteriak di depan pintu, saat ini Yu jin susah berada di luar, ia tak akan bertahan lama


Ia akan kembali saat lelah, Jiang Fei benar benar pusing menghadapi hal konyol ini, pria yang begitu polos seketika di rusak oleh keadaan


“Fei fei, buka pintunya aku akan menikahi mu”


“Pria gila, pulang, atau kau ku pukul dengan sapu, sudah pergi sana, merepotkan saja” Jiang fei


"Fei Fei aku benar benar akan menikahi mu, aku akan bertanggung jawab"


"Pergilah jika tidak ku pastikan kau akan mati hari ini" Jiang Fei berteriak dan setelahnya meninggalkan pintu membiarkan Yu jin mengetuk seperti orang gila


“Apa yang terjadi?, mengapa dia berteriak?, dan bahkan mengatakan jika ia akan menikahi mu” Ucap Yuan nian yang sedari tadi hanya diam saat melihat Jiang Fei menyeret Yu jin keluar dari apartemen


“Dia orang gila” Jiang fei meneruskan langkahnya


"Fei fei" Ucap Yuan Nian membuatnya menghentikan langkah


"Ada apa"


"Duduk lah terlebih dahulu" Ucap Yuan Nian, ia harus menemukan titik terang semua ini,


Ia tak ingin shen yi sakit hati namun ia juga tak ingin melihat jiang fei yang begitu murung setelah hari pemotretan itu


"Cepat katakan, aku tak punya banyak waktu aku akan segera beristirahat" Ucapnya kembali datar namun  Duduk di hadapan Yuan Nian


"Apa yang terjadi?" Yuan Nian pelan menatap mata saudaranya lekat


"Tidak ada"


"Lalu mengapa dengan wajah dingin itu" Yuan Nian


"Hanya ingin, sudah lah tidak penting aku akan beristirahat, aku ingin beristirahat dan jangan ganggu aku lagi, perihal pria tua itu jangan sebutkan apapun tentang dia, aku tak perduli" Jiang Fei berucap dan segalanya berjalan menuju kamar untuk segera beristirahat

__ADS_1


"Fei Fei, kau hanya menyiksa dirimu sendiri jika seperti ini"


__ADS_2