Pertemuan Kedua

Pertemuan Kedua
28


__ADS_3

Saat Yuan nian sibuk menggoda dan membujuk Zhan li jiang fei berjalan cepat kembali ke apartment,


Mengapa dunia ini terlalu sempit, ia selalu berjumpa dengan orang yang sangat ingin ia hindari ia tak menyukai ketidak berdayaan ini, ia membenci pria mesum itu, namun takdir seolah sangat suka mempermainkannya


Semenjak kejadian di klub beberapa waktu lalu membuat pandangan jiang fei buruk terhadap presdirnya itu mahluk yang di puja banyak orang seketika hilang harga diri di hadapan Jiang Fei, di matanya Shen yi hanya pria mesum yang sedang masuk musim kawin


Untuk alasan tak tertentu ia malah kesal jika mengingat cara pertemuan mereka, ciuman itu adalah cium pertama miliknya, namun jelas bukan ciuman pertama Shen yi


Ia merasa kesal, mengapa bukan dirinya, mengapa ia di pertemukan dengan seseorang yang begitu mesum dan menjijikan


jika tidak mesum apa namanya seorang berani mengambil ciuman pada orang yang baru saja ia jumpai, jiang fei mendengus kesal mengingat kejadian itu,


Ia memiliki nasib yang begitu sial, di cium oleh seorang pria yang sedang mabuk berat, dan siapa yang menyangka jika kejadian itu merubah hidupnya dengan drastis


Hari hari tenangnya di hancurkan olehnya bahkan dengan mudah mengusik setiap pekerjaan dan kehidupanya


mobil berhenti tepat di depan gedung apartemen, dengan gerakan pelan ia segera masuk dan melangkah menuju apartemen


"Ting" Pintu lift terbuka Jiang fei melangkah masuk ke apartment

__ADS_1


Setiap hari adalah kesialan, setiap hari adalah hari menyebalkan baginya, saat ini ia hanya ingin kembali, beristirahat dan tidur agar bisa bangun besok dan bekerja dengan giat


Hanya saja harapan tak sesuai dengan kenyataan yang ada di depan matanya saat ini siapa yang menyangka jika sudah ada orang yang paling ia hindari di sana duduk manis di sofa menyilangkan kakinya sambil tersenyum cerah, senyuman yang selalu membuat Jiang Fei kesal setengah mati


Sial ternyata ia terlalu lama di perjalanan hingga ia keduluan dari mahkluk astral ini, Jiang fei melangkah cepat masuk dan mengabaikan kehadiran Presdir mudanya ini anggap saja tidak ada orang,


Shen Yi bahkan masih bisa tersenyum saat dirinya di abaikan dengan kejam, tangan besarnya bergerak menarik pergelangan tangan Jiang Fei da dalam waktu singkat Jiang Fei sudah berada dalam pangkuannya


"Apa yang kau lakukan bajingan?, apakah kau sangat tidak memiliki kesibukan hingga menghabiskan waktumu dengan melakukan hal bodoh seperti ini" Jiang Fei berucap dengan penuh emosi


Ia berusaha untuk lepas namun Shen yi memeluknya dengan erat hingga bahkan membuatnya sedikit sulit untuk bergerak


Shen Yi tersenyum lembut menatap jiang fei, jiang fei membulat kan matanya pria ini begitu pandai menggodanya, dan posisi apa ini?, sungguh memalukan jika sampai di lihat oleh orang, dan sepertinya dewa mengabulkannya


"Kau"


Ckrek, pintu apartemen terbuka seorang gadis cantik sedang bergelut manja di tangan kekasihnya, ya itu adalah yuan nian dan zhan li yang tampa sengaja menganggu momen mereka, Yuan nian berjalan masuk sambil tersenyum nakal ke arah saudaranya


"Lepaskan aku mesum sialan, hanya karena kau adalah bos ku, kau bertindak kurang ajar seperti ini " Bentak jiang fei kesal namun Shen Yi malah memeluk pinggangnya sembari berbisik

__ADS_1


"Biarkan begini fei fei, kau tau Aku khawatir, kau pergi begitu saja, kau membuat ku sangat cemas kau tau itu" Ucap Shen Yi berbisik lembut di telinga Jiang fei,


Nafas hangat Shen Yi menerpa telinganya dan berhasil membuat tubuh Jiang fei menegang dan perlu di ingat sepasang kekasih yang menjadi saksi bisu antara keduanya,


"Aiyo fei fei, kau ini sungguh tak tau malu, jika ingin bermesraan setidaknya pergilah ke kamar, kau sudah membuat mata suci ku ternodai" Ucap yuan nian mengerucutkan bibirnya,


mereka sudah datang sedari tadi namun bahkan mereka di acuhkan, keduanya berada dalam posisi yang sangat tidak pantas dilihat


"Hentikan omong kosong mu bodoh dan kau Lepaskan aku bodoh" Ucap jiang fei berteriak kesal,


Shen Yi tersenyum lebar dan mencuri ciuman di pipi mulus dari Fei feinya, setelahnya Shen Yi melepaskan pelukanya di pinggang ramping Jiang fei dan langsung mendapatkan tamparan di pipi mulus seorang Shen Yi yang terhormat


"Mesum sialan, ku pastikan aku akan membunuh mu jika kau berani mengusik ku lagi" Jiang fei kesal segera masuk ke kamarnya meninggalkan ke tiga mahluk yang kini menertawai tingkahnya,


Yang sebenarnya hanya Shen Yi dan yuan nian aja sih, kalian kan tau sendiri si Zhan li gimana?


"Ah kakak ipar, sungguh berani menganggu singa galak ini" Ucap yuan nian sedangkan zhan li menatap kakaknya,


Wajah kakaknya terlihat cerah dan binaran kebahagiaan terlihat jelas di wajahnya, hanya saja Zhan li benar benar tak suka jika kakaknya di perlakukan sekasar itu.

__ADS_1


Zhan li membuang nafas pelan ia tak bisa berbuat banyak, sepertinya kakaknya sudah cinta mati dengan bungsu Jiang ini dan tak mungkin ia menyakiti orang yang telah di tunggu kakaknya bertahun tahun.


__ADS_2