Pertemuan Kedua

Pertemuan Kedua
58


__ADS_3

"Ah tidak aku tidak aku tidak sebodoh itu, kau memang memiliki mulut yang tajam dan kejam, aku mengaguminya"


Jiang Fei yang terikat hanya menunjukan senyuman kecil mengejek, gadis ini penuh dengan basa basi


Shen Yi benar benar buta karena menempatkan ular berbisa di sisinya, saat orang susah di berikan sedikit perhatian maka ia  akan menganggap dunia adalah miliknya dan malah berangan untuk mencapai bulan


"Ku dengar kau memiliki gangguan kecemasan, dan aku juga tau bagai mana membuat mu berteriak dan memohon ampun aku tak sabar melihatnya, aku tak bisa menakuti mu dengan hal ini, aku bisa melakukan hal yang lebih kejam" Han Xiang tersenyum jahat, dan di balas dengan senyuman jijik dari Jiang Fei


Ia terlalu jijik dengan segala kepura puraan Han Xiang, pertemuan pertama ia seperti gadis yang begitu lembut


Namun lama kelamaan ia sudah tak bisa menyimpan wajahnya lagi, menyedihkan


"Kau tau mengapa tak ada orang yang menyukai dan menginginkanmu?, Kau tak menjadi dirimu sendiri, kau selalu berusaha untuk menjadi lebih baik dari orang lain, menganggap semua orang adalah saingan yang harus di singkirkan, kita memiliki perbedaan yang begitu jauh"


"Benar, aku adalah anak keluarga Han dan kau hanyalah anak yatim piatu yang tak tau orang tuanya, ah salah, kau hanya bungsu Jiang yang sudah kehilangan kuasanya"


"Kekuasaan tak berati apa apa untuk ku, jika aku seperti mu yang suka mengemis maka aku bisa saja  mendapatkan hal yang jauh lebih baik darimu, tapi aku bukan dirimu, harta tak membuat ku silau, aku lebih suka dengan kemampuan dan kerja keras ku sendiri"


"Aku menyukai harta dan kekayaan dan aku melakukan segala hal untuk mengambilnya, karena itu hak ku"


"Itulah kau, kau selalu memimpikan hal yang begitu sulit di gapai dan bahkan rela melakukan apapun untuk meraihnya, sedangkan aku?, Aku lebih suka mencari penghasilan dengan kekuatan dan kemampuan diri ku sendiri"


"Kau hanya gadis naif, kau ingin hanya kau tidak mampu, di dunia ini siapa yang tidak tergiur dengan kilau harta?"


"Aku dan kau berbeda, jika ingin aku bisa mendapatkan apa yang ku inginkan, kau tau Han Zixuan dengan jelas bukan?, Jika aku ingin posisi manager mu ini tak memiliki arti apa apa, aku hanya perlu mengatakannya dan Han Zixuan akan dengan senang hati menyerahkannya pada ku, jangan kan posisi itu, jika aku ingin menjadi seorang Ceo pun ia pasti tak akan menolak"


"Kau gadis yang jahat"


"Aku kejam?, Dua gadis jahat saling menujukan kemapuan mereka saat yang satunya kalah maka ia tak bisa menerimanya, menyedihkan sekali" Jiang Fei berucap dengan nada mengejek

__ADS_1


Han Xiang ini, jika mencintai Shen yi bukankah harus bekerja keras untuk membuat Shen yi terkesan padanya, cara berfikir gadis ini memiliki beberapa kesalahan


Jika benar cinta maka hanya perlu menemani dan berada di sisinya, hati pria tak sekeras itu, ia akan luluh seiring perjalanan waktu, tak ada cinta yang benar benar abadi


Saat yang baru datang dan yang menarik tiba maka cinta akan memudar dengan sendirinya, meskipun terdengar kejam namun begitulah kenyataan cinta


Perasaan menggebu hanya terjadi saat baru pertama masuk dalam keindahan asmara, setelah berjalan lama rasa bosan akan datang


Dan carilah celah untuk masuk di dalam hatinya


"Kau, kau benar, dua gadis kejam sedang menujukan kemampuannya, dan jika dibandingkan dengan mulut kejam mu aku akui aku kalah, namun apakah kau tau?, saat yang satu kalah maka yang satu akan jumawa, dan di sanalah kesempatan untuk yang kalah bangkit dan melakukan penyerangan"


"Kau gadis yang cantik, namun di sia siakan oleh pria bodoh itu, sayang sekali, kecantikan tak selamanya menjadi tolak ukur sebuah cinta"


"Kau benar, kalian, dia sudah banyak bicara sedari tadi sekarang giliran kalian, kita lihat sampai kapan ia masih bisa menyombongkan dirinya" Han Xiang berucap dengan nada pelan


Ia adalah orang yang sangat membenci Jiang Fei, semua tentang Jiang Fei ia ketahui dan tetu saja ia mengetahui tentang kejadian pelecehan waktu lalu, yang membuat Jiang Fei menjadi hampir gila


"Bos, kau benar benar mengetahui keinginan kami, terimakasih, ia begitu cantik, tubuhnya begitu indah, membuat kami hampir kehilangan pengendalian diri"


"Sekarang dia adalah milik kalian, aku hanya akan melihat"


"Terimakasih bos"


Ketiga pria berjalan ke arah Jiang Fei dengan senyuman penuh minat, tubuh Jiang Fei begitu menggoda, pria mana yang bisa melewati itu?,


"Jangan mendekat bodoh jangan mendekati ku" teriak Jiang Fei


Ia tak pernah merasakan takut, namun untuk saat ini ia benar benar ketakutan, para pria ini begitu berniat padanya

__ADS_1


"Gadis cantik, patuhlah, kami akan memperlakukan mu dengan baik"


"Lihatlah Jiang Fei, kau begitu angkuh sebelumnya, kau mengatakan aku kejam bukan?, Beginilah kekejaman ku, aku akan tersenyum dengan begitu lebar saat melihat segala kehancuran mu" Han Xiang tersenyum lebar sembari mendudukkan diri di kursi yang di siapkan


Ia ingin melihat bagai mana teriakan dan segala ketakutan Jiang Fei, gadis ini begitu angkuh, dan ia akan dengan senag hati menujukan siapa yang lebih hebat dan kuat di sini


"Han Xiang, kau benar benar menjijikan, kau tidak mampu bersaing dan menggunakan cara licik ini, aku tak ingin bersaing dengan mu namun kau selalu saja mencelakai ku"


"Begitu lah aku Jiang Fei, aku kejam, aku egois, memang begitu cara ku mempertahankan hidup, kau fikir aku seperti mu?, Aku bersusah payah berada di titik ini, dan kau datang langsung mengambil semuanya, jangan bermimpi, kau hanya anak yang kehilangan orang tua, dan akan kehilangan kehormatan mu di sini"


"Bos, dia sangat lincah, lihatlah dia bergerak seperti ular"


"Kalian bisa melakukan apapun yang kalian inginkan, dan aku akan mengambil Vidio untuk kenang kenangan"


"Jangan ada yang mendekati ku, jika masih ingin hidup jangan mendekat, aku tak segan menghancurkan siapapun yang menyakiti ku"


"Kau sudah tidak memiliki kemampuan apa apa Jiang Fei, berhentilah bersikap begitu angkuh, itu membuat ku semakin jijik"


"Aaa" teriak Jiang Fei saat ketiga pria bajingan itu mulai menyentuh tubuhnya


"Jangan terlalu bersemangat cantik kau akan mendapatkan kenikmatan yang tak kau bayangkan"


"Bajingan menjijikan, tangan kotor mu itu bahkan tak pantas untuk menyentuh seekor anjing"


"****** hina,.. plak" Tamparan mendarat di pipi Jiang Fei yang


"Kau masih melawan?, Kau hanya akan menderita Jiang Fei, patuh lah, agar aku dapat melihatnya dengan baik"


"Bajingan, aaa"

__ADS_1


Saat ini Jiang Fei benar benar ketakutan, gadis gila ini, bahkan melakukan hal kejam ini padanya, tubuhnya lemah, kilasan bayangan yang mengerikan itu kembali datang padanya


Brakk....


__ADS_2