Pertemuan Kedua

Pertemuan Kedua
episode 4 pertemuan


__ADS_3

jam menunjukan pukul 17.00 aku pulang dengan hati gembira,, bersiap untuk pertemuan hari ini.


mencoba mencari baju yang cocok untuk ku,


casual yang penting nyaman, aku memilih celana jeans Dan kaos biru semi sweater dengan tas slempang favoriteku, aku memang bukan cewek feminim jadi aku gak punya rok atau apalah itu namanya. ku anggap semua sudah senada Dan pas, aku segera bergegas menuju mall tempat aku bekerja, saat ini bukan untuk bekerja tapi untuk menemui pujaan hatiku hehhe


lobby timur


terlihat 2 wanita duduk di meja customer service, mereka adalah k. dara Dan meryn


brakkkk


aku memukul meja CS mengaggetkan mereka yang sedang asik mengobrol


"kiannn" teriak k. dara kaget


"mau kemana? sendirian aja? " tanya meryn


"ada deeh... " jawabku membuat mereka penasaran, aku menutup rapat kedekatanku dengan guruh,karna nanti kalau ada yang tau pasti menyebar.


"dihhh mau kemana sih? " tanya penasaran k. dara


" mau ketemu temen ka di parkiran" jelasku berharap mereka sudah tidak penasaran lagi


" temen apa temen? " ledek k. dara


" temen ka,,,, cewek kok"jelasku sedikit berbohong


" kok di parkiran? " tanya meryn ternyata rasa penasaran mereka blm hilang


"iya abis ini mau cuss" jelasku


suara ponselku berbunyi


"ada telpon tunggu ya" jelasku sambil tersenyum


percakapan di telpon


g: halo ki


k:iya pak, saya sudah di lobby timur, bapak dimana?


g: aku masih di office yasudah saya otw ke parkiran , kamu tunggu di depan mushola ya


k : siap pak


setelah percakapan selesai, kami menutup telpon masing-masing


" ka, aku pergi dulu ya " pamitku pada ka dara Dan meryn


" Okk ki hati - hati ya " sahut k. dara Dan meryn berbarengan

__ADS_1


aku melambaikan tangan Dan segera bergegas ke luar pintu lobby timur, letak mushola tidak Jauh dari parkiran mobil,aku menunggu di kursi yang tersedia depan mushola.


kondisi mall tidak terlalu ramai karna ini hari kerja.


tintin


suara klakson mobil memecahkan lamunan ku, ku lihat kaca mobil sedikit terbuka, ternyata didalamnya adalah guruh


"yuk masuk " suruhnya sambil menggerakan kepala mengisyaratkan aku segera masuk mobil nya


Tanpa fikir panjang aku bergegas menuju mobil berwarna biru, dari dalam guruh sudah membuka pintu mobil..


" lama ya nunggunya? " tanyanya tersenyum


" gak kok pak, saya juga baru datang" jelasku sambil beranjak duduk di kursi samping guruh,lalu segera menutup pintu mobil nya.


mobil melaju dengan lambat keluar meninggalkkan parkir mall


" mau kemana pak? " tanyaku bingung, karna jujur aku belum tau tujuan kita.


"kita cari makan aja, tapi jangan deket sini saya punya tempat makan yang enak," jelasnya sambil terus menatap jalanan jakarta yang selalu penuh dengan kendaraan.


" ohh baiklah" sahut ku berusaha santai, padahal hatiku berdetak kencang, masih belum percaya aku ada di dalam mobil nya


" kamu belum makan kan? " tanyanya memastikan


" belum pak" jawabku tersenyum


sampailah kita di sebuah tempat makan , nuansanya santai, dengan dominasi warna biru membuat ruangan terlihat Luas dan nyaman konsep nya lebih ke anak muda banget . guruh memarkin mobil persis depan tempat makan.


"udah sampai yuk turun" ajaknya


aku segera membuka pintu mobil Dan bergegas turun menyusul guruh, setelah memastikan mobil terkunci kita menuju tempat makan Dan memilih duduk di meja yang hanya ada 2 kursi, seorang pelayan menyodorkan menu makanan yang bisa kami pilih


"silahkan kak" sapanya ramah


" Okk terima kasih ya " balasku mengambil menu yang di berikan pelayan wanita itu


" mau makan apa? " tanya guruh


" kayanya burger aja dewh sama kentang" jawabku sambil menunjuka gambar burger pada menu makanan


" minumnya? " tanyanya


" lemontea aja dewh " jawabku sambil tersenyum


" Okk, tunggu ya... " pintanya


"mbak.... " teriak guruh memanggil pelayan resto sambil mengangkat tangannya,


tak lama pelayan segera menghampiri meja kami, dengan tablet di tangannya

__ADS_1


" sudah mau pesan kak? "tanya pelayan


" iya, saya pesan omlet beef fiesta 1, burger n potato 1 , minumnya lemontea 1 Dan matcha makasi" jelas guruh sambil menunjukan gambar pada menu makanan, aku hanya duduk terdiam memandangi wajah guruh yang ada di hadapanku, dia begitu Tampan menggunakan kemeja abu-abu dengan tangan di gulung sampai pergelangan.


" baik ka,, di tunggu pesanannya" pelayan tersebut bergegas menuju meja kasir.


kami saling melemparkan senyuman, Dan gelagat tubuh yang saling grogi


"kamu gapapa saya ajak makan? " tanyanya


" gak kok pak" jawabku malu


"bener...??. " ledeknya


"iya pak, ngapain juga aku bohong" jelasku..


" bapak kok tau sih kalau yang inbox itu aku? " tanyaku penasaran


" tau dong kan saya liat profilnya, jelas banget foto kamu disitu" jelasnya


" kamu sendiri kok tau kalau itu Facebook saya? kan fotonya gak keliatan " tanyanya


"feeling" jawabku singkat sambil tersenyum


" bagus dong feeling kamu? " ledeknya


" kebetulan aja pas, pak" jawabku


" jangan panggil pak, panggil aja guruh " pintanya


" gak enak ahh udah biasa" jelasku, suasana mulai akrab dengan sedikit canda yang dia buat begitupun aku.


makanan sudah datang, setelah kita menunggu 15 menit..


" silahkan ka, ini burger n chip Dan lemontea, Dan ini omlet beef fiesta Dan matcha" jelas pelayan sambil menyodorkan beberapa piring Dan gelas ke meja.


" terima kasih mbk " ucap kami berbarengan


" ayok makan " ajak guruh sambil mengambil sendok Dan garpu.


kami sangat menikmati hidangan yang di sajikan, sambil saling melemparkan senyuman Dan obrolan receh,, tanpa Terasa waktu menunjukan pukul 21.40 makanan kitapun sudah habis, jujur masih pengen duduk disini dengannya, tapi sayang tempat kosku punya aturan yang mewajibkan anak-anak kos Pulang pukul 23.00


" pak udah malam Pulang yuk" ajakku sambil melihat jam di tangan ku


" ohh iya, ma'af ya keasikan ngobrol sama kamu " jawabnya


" yasudah tunggu ya saya bayar dulu" pintanya, Dan langsung menuju meja kasir, entah berapa total makanan kami malam ini, selagi guruh di meja kasir aku bersiap-siap untuk pulang.


••••••••••••••••


jalanan jakarta tidak terlalu padat seperti saat kita berangkat, guruh menyetel musik jazz membuat suasana malam di mobil semakin romantis, mobil melaju tidak terlalu cepat hanya 40-60km/jam.

__ADS_1


pertemuan malam ini membuat kami jauh saling mengenal Dan menjadi lebih dekat. guruh mengantarkanku sampai pintu gerbang kosan, setelah aku turun mobilnya melaju ke arah kosannya yang ternyata tak jauh dari kosanku, bagiku malam ini begitu spesial, pria dingin itu ternyata sangat ramah Dan mengasikan.


__ADS_2