
dikala seorang dilanda cinta, waktu berputar begitu lama disaat jauh, tapi bila bersamanya waktu berputar sangat cepat.
hari ini aku masuk pagi pukul 09.00 Dan bertugas di office bersama dinda...
tuk tuk tuk
suara sepatuku terdengarr menggema di ruangan,
tetttttt "thank you" suara mesin absen
"pagi dinda..... " sapaku tersenyum lebar, suasana hatiku sangat bergembira, semangat kerjaku bertambah 200% rasanya tak sabar untuk selalu bekerja
" duh yang abis libur semangat bener" ledek dinda. aku segera duduk di samping dinda, tak lama terdengar dering telpon , kali ini dinda yang mengangkatnya..
" aku mau ke dalem dulu, pak guruh minta surat izin" jelasnya bersemangat , dinda Termasuk salah satu penggemar pak guruh, dia selalu bersemangat kalau berurusan dengan yang namanya " guruh Prasetya " meski agak sedikit kesel, tapi yasudahlah toh aku kemarin sudah seharian bersamanya, selama dinda di dalam aku merapikan meja kerja
" mbak.... " sapa seorang pria dengan menggunakan kemeja putih Dan dasi hitam
" ehh pak ada yang bisa saya bantu? " tanyaku segera beranjak berdiri di depannya
" gak kok, lagi ngapain? Sibuk banget kayanya? " tanya pria yang bernama aldo, dia adalah Kepala finance
" gak kok pak.... cuman beres-beres" jawabku Dan kembali duduk
" aku nunggu tamu nih, tunggu di dalam malas, " jelasnya tanpa aku tanya, dinda masih di dalam tidak keluar entah apa yang sedang dia lakukan, posisi saat ini aku sedang berdua dengan pak aldo dia ada di depanku sambil terus mmengajakku ngobrol
tak lama dinda keluar, di susul pak guruh di belakangnya, guruh menatapku tanpa senyum, dia bergegas keluar Dan langsung meninggalkkan meja CS tanpa sapaan, sedang pak aldo terus mengajakku mengobrol,
aku merasa ada yang aneh, "apa mungkin dia cemburu? " gumamku
tapi untuk apa? toh kita belum ada hubungan?
ahh tak taulah mungkin karna ada orang , jadi dia tidak ingin menyapa ku
__ADS_1
setelah tamu pak aldo datang, pak aldo segera mengajak mereka ke ruang meeting, dinda sedang istirahat, aku sendiri di meja CS
duk duk suara sepatu menggema....
ternyata pak guruh memasuki ruangan, baru saja ingin ku lemparkan senyuman termanisku, tapi dia langsung bergegas masuk,, aku bingung padahal suasana sepi kok dia masih tidak menyapaku? tanyaku dalam hati...
aku bekerja tak begitu bersemangat, tidak ada pesan darinya, tidak mungkin aku yang duluan chat, jam istirahatpun dia tidak terlihat, entah apa yang sedang dia kerjakan, fikiranku sangat kacau, apa mungkin dia tidak suka aku ngobrol dengan pak aldo? tapikan itu bukan salahku? tidak mungkin aku mengacuhkan pak aldo yang terus mengajakku ngobrol...
rasanya aku ingin menelponnya Dan menjelaskannya, tapi untuk apa? siapa aku? ahhhh rasa ini bener-benarr membunuhku
jam menunjukan pukul 17.00 semua karyawan terlihat meninggalkkan kantor satu persatu, aku menunggunya keluar sambil berpura-pura memberekan meja, suasana kantor mulai sepi, tapi aku sama sekali tidak melihatnya keluar kantor,.
akhirnya aku memutuskan untuk Pulang, tak lama terdengar langkah sepatu mendekat,, hatiku berharap itu di.
" pak.... " senyumku ternyata itu dia
" hei..... " jawabnya dingin,, dia hanya melempar sedikit senyuman padaku
" bapak ssakit? " tanyaku bingung
aku berjalan dengan begitu banyak pertanyaan di otakku, setelah sampai loker aku memberanikan diri untuk chat.
kiandra putri
17.48
pak lagi apa?
tanyaku melalui chat WhatsApp
tak ada balasan sama sekali darinya,,padhal tandanya sudah di baca
aku mencoba meengacuhkan kondisi ini, apa mungkin dia hanya mempermainkan ku saja selama ini?
__ADS_1
akupun pulang dengan semangat 500% hilang, rasanya kosan Terasa jauh, semua fikiranku hanya pada guruh, pria itu ada apa dengannya?
•••••••••••••••••••••••••••••••••••
aku merebahkan badanku di kasur, tanpa mengganti bajuku atau menghapus make up ku, rasannya begitu lelah, tak lama ponselku berbunyi
ku lihat, nama itu yah guruh menelponku
percakapan di telpon
g : hai ki (sapanya)
k: iya pak.... ada apa ya? ( bodohnya aku malah bertanya)
g: tidak, tiga hari ini mungkin aku tidak Akan masuk, aku titip dokumen yang ada di meja ku tolong kamu berikan pada pak amir (jelasnya)
kali ini dia menelponku hanya masalah kerjaan, ada apa sebenernya?
k: Okk baik pak.... pak (panggil ku )
aku berfikir untuk bertanya tentang perubahan sikapnya
g: iya ki
k: bapak sepertinya hari ini berbeda?
g: ohhh saya cuman sedang capek, banyak pekerjaan di kantor
(jelasnya lalu mengakhiri telpon ya)
Okk mungkin benar dia sedang lelah, yasudahlah aku tidak Akan mengganggunya untuk saat ini,
••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
__ADS_1
hari ini tidak ada semangat sedikitpun untuk bekerja, aku bertugas di lobby timur namun setelah absen aku mampir ke meja guruh, mengambilkan dokumen Dan memberikan pada pak amir, kantor Terasa sepi tak ada lagi orang yang ku tunggu dia benar- benar membuatku gila, tanpanya waktu berjalan begitu lambat.