Pertemuan Kedua

Pertemuan Kedua
31


__ADS_3

Setelah berjalan beberapa saat Jiang fei baru saja sampai di terminal yang terletak tak jauh dari apartemen, ia masih duduk sambil menunggu kedatangan bis,


Hari yang baik malah di mulai dengan hal yang tidak mengenakan, apakah yang di katakan pepatah itu benar?


Bekerja keraslah hari ini karena hari esok adalah misteri, jika tidak baik maka keburukan yang akan menjemput


"Fei Fei, kau adalah gadis yang cantik dan baik, jangan biarkan hal ini membuat mu terusik, jangan pikirkan lagi, karena pagi di mulai dengan hal yang tidak mengenakan, maka siang harus di sambut dengan hal yang di harapkan, jangan terpengaruh dan jangan banyak berfikir, wajah mu sudah kusam karena bergadang dan kerutan sudah tumbuh karena kau memikirkan hal hal yang sangat tidak berguna itu" Jiang Fei berucap dnegan nada pelan


Ia harus menyambut pagi yang cerah ini dengan penuh kebahagiaan, jikapun hal buruk telah terjadi maka ia hanya perlu melanjutkan kepura purannya,


Setelah penantian oanjang akhinya bus itu datang dan berhenti di halte, dengan langkah pelan jiang fei masuk dan membiarkan bus ini membawanya ke tempatnya bekerja.


Setelah menempuh perjalanan  cukup panjang akhinya bus berhenti, jiang fei perlahan turun dan berjalan cepat menuju kantor tempatnya bekerja


"Sial hampir saja aku telat, bus datang lama sekali, jika masih menunggu beberapa saat lagi pasti aku akan benar benar telat" Jiang fei berlari agar sampai di kantor tepat waktu, jarak halte dari perusahaan cukup  tak terlalu jauh,


Ia harap jika ia akan sampai tepat waktu dan mengisi kehadiran dengan cepat pula, ia tak ingin mendapatkan pemotongan gaji hanya karena hal tak berguna ini


"Selamat pagi fei fei, kau begitu bersemangat" Yu Jin berucap sembari menunjukan senyuman yang begitu lebar saat Jiang fei baru saja sampai.


Gadis ini?, Lihatlah, ia terengah engah dan bahkan sudah keringatan, namun sialnya gadis ini bahkan terlihat semakin cantik


Hanya saja ia harus mengetahui batasan, ia menyukai Jiang Fei setelah kebersamaan mereka selama beberapa bulan ini


Hanya saja ia sangat tau di mana posisinya, ia tak akan mampu jika bersaing dengan Shen yi, lihatlah bertapa gigihnya pria itu


Lagi pula ia tak akan pernah bisa mengambil resiko, jika ia mengatakan yang sebenarnya maka itu sama saja dengan mempertaruhkan pertemanan mereka


Bagai mana jika Jiang Fei menolaknya dan bahkan malah membuat mereka menjadi begitu canggung.

__ADS_1


Saat yu jin sibuk dengan pemikirannya sendiri Jiang Fei bahkan belum menjawab satupun pertanyaan Yu jin


Ia masih sangat sibuk menarik nafas dan menormalkan detak jantungnya yang berpacu kencang akibat kelelahan berlari dari.


"Kau ini kebiasaan telat, walaupun presedir shen menyukaimu, tapi kau tak boleh besar kepala, dan lalai bekerja" Yu Jin dengan nada pelan, sembari mengulurkan sebotol minuman


"Omong kosong mu yu jin, jangan di lanjutkan lagi" jiang fei mendengus kesal,


Bagai mana bisa orang mesum itu menyukainya, oh tidak ini sungguh tidak mungkin, ia tak akan percaya jika mahluk seperti Shen yi akan menyukainya yang merupakan Karyawan biasa


"Kau ini, selalu saja menutupi dan mengatakan seolah tak ingin dengannya" Yu Jin mengerucut kan bibirnya,


Meskipun sakit jika di ulang namun ia hanya bisa mengatakan itu untuk mencairkan sua sana yang ada


Dengan tempramen Jiang Fei yu jin tau dengan jelas jika Jiang Fei tak benar benar menolak Shen yi, ia mengomel dan berteriak mengatakan jika ia tidak mau


Namun diam diam ia memberikan kesempatan Shen yi untuk mendekatinya, hati seorang gadis memang sangat rumit


"Ah iya, aku sampai lupa, pokonya kau harus menepati janjimu untuk meminta tanda tangan pada idolaku nanti, ahh aku sudah tak sabar lagi" Yu jin berucap dengan penuh bersemangat


"Dia hanyalah seorang model dan kau bersikap seolah dia adalah dewa mu"


"Fei Fei ku tersayang, di mata orang lain ia memang hanya seorang model iklan dan majalah, namun di hatiku?, Ia adalah orang yang memberikan ku banyak inspirasi"


"Menggelikan, aku bahkan tidak tau sejak kapan kau menjadi orang yang menjijikan ini"


"Aku mengatakan kebenaranya Fei Fei, di mata orang lain ia hanyalah gadis yang membintangi begitu banyak iklan dan majalah, namun di hatiku?, Ia adalah idola dan penyemangat ku, kau tau?, Awalnya ia hanyalah seorang anak yatim piatu, lalu di asuh oleh pamannya yang berasal dari keluarga kaya, awalnya mereka hidup dnegan baik hingga sebuah hal buruk terjadi dan membuat dirinya adik dan kakaknya kehilangan semuanya, mereka terbiasa hidup dnegan mewah seketika harus memulai semuanya dari bawah, aku mengganggumi semangatnya, menujukan pada semua lemah bahwa latar belakang keluarga  bukanlah alasan untuk menjadi payah sayap"


"Kau sangat mengenalinya ternyata"

__ADS_1


Jiang Fei berucap pelan, yang di katakan yu jin memang benar, gadis seperti itu memang pantas untuk di kagumi


Ia bahkan masih berdiri kokoh saat badai menerpa dan bahkan masih bisa bertahan saat semua orang memilih untuk menyerah


Memang begitulah kehidupan, jika tidak memiliki tekat yang kuat maka keingianna hanya sebuah angan dan tak akan bisa mewujudkannya


"Tentu saja, aku sudah mengikuti dan mengidolakannya sejak pertama kali ia memulai karir, dan tentu saja aku mengetahui segala hal tentangnya"


"Menyebalkan"


"Yah, yah, ku mohon Fei Fei ku yang cantik baik hati dan tidak sombong, lihatlah, karena aku bersama mu aku bahkan di ajak untuk ke lantai atas untuk menyaksikan idolaku berpose, bukankah itu berkah yang bahkan tak pernah ku bayangkan dalam hidup ku, kau di ciptakan untuk memberi begitu bagak keberuntungan pada ku Fei Fei"


"Berhentilah omong kosong mu itu, karena aku kira mendapatkan tugas tambahan yang bahkan tidak masuk akal ini"


"Setidaknya ini menguntungkan ku"


"Namun merugikan ku, kau fikir aku suka saat orang orang itu dengan mudah menempatkan aku dengan si model itu, aku hanya ingin duduk diam dan melakukan pekerjaan ku dengan baik, dan lihatlah, pekerjaan tambahan ada lagi membuat ku sebal"


"Fei Fei ku yang cantik, setelah ini aku akan mentraktir mu makanan, kau hanya perlu mendapatkan TTD dari idola ku dan itu berarti kau sudah membuat ku bahagia"


"Kau suka sekali bertingkah, jika bukan teman ku sudah lama ku tendang bokong mu itu"


"Aku tau jika Fei Fei ku ini sangat mencintai ku"


"Jangan lanjutkan omong kosong mu sekarang bekerja agar setelah siang mendapatkan TTD idolamu dan bekerja dengan baik"


"Tentu saja, aku akan bekerja dengan keras, Fei Fei, kau telah memberikan begitu banyak kebahagiaan pada ku, terimakasih"


"Berhentilah bersikap menjijikan, lakukan pekerjaan mu dengan baik"

__ADS_1


"Baik Fei Fei ku yang cantik"


__ADS_2