
drrrrrdrrr
getar ponsel membangunkan tidurku, ku lihat waktu menunjukan pukul 06.30 , aku segera bergegas bersiap - siap untuk kembali bekerja.
untung saja kosanku tidak terlalu jauh dari tempat kerja,jaraknya hanya 2km saja, jadi aku bisa agak santai.
seperti biasa aku segera memasuki loker Dan bersiap-siap untuk incharge di management office, namun sebelumnya aku membuka ponselku, melihat mungkin ada chat atau sekedar update status.
ku lihat ada 1 notifikasi di inbox
"hah yang bener aja" gumamku tak percaya
ternyata itu pesan dari guruh.
guruh prasetya
08.15
"masuk apa hari ini mbak?
dengan semangat ku balas chat nya
kiandra putri
08.26
"pagi pak, saya jaga di office " balasku dalam chat, ternyata dia sudah offline
aku langsung menaruh ponselku di loker Dan bergegas menuju lantai 4.
menjalankan tugas seperti biasa, Cek buku tamu, cek surat jalan, cek ruang meeting semua sudah selasai, jadi tak ada kerjaan lagi Dan aku hanya duduk bengong sambil menunggu partnerku devi.
terlihat guruh membuka pintu management office.
" pagi mbak" sapa guruh tersenyum lebar
" pagi pak" jawabku sambil menundukan kepala Dan tersenyum padanya, ini hari keberuntunganku tak seperti biasanya guruh menyapa, biasanya hanya sekedar tersenyum lalu bergegas masuk....
duk duk duk.
suara hak sepatu devi terdengar , di susul suaranya yang cempreng
" pagi kian? " sapanya sambil duduk Dan memeluk ku
"ihhh apa an sih ?" kataku sambil melepas pelukannya
"gapapa " jawab nya sambil tersenyum
kring kring
suara telpon terdengar
"selamat pagi, pt gemilang cahaya dengan kian bisa di bantu? " seperti biasa greating telpon dengan baik
" mbk ini guruh tolong minta surat izin yang kosong dong"
"baik pak, mau berapa lembar? " tanyaku pada guruh
"tiga aja mbak " jawab nya
"Okk deh "
"terima kasih ya " katanya lalu menutup telpon
aku merobek 3 kertas hijau , Dan bergegas masuk ke dalam, terlihat guruh sedang ada di dalam ruangan kerja yang di kelilingi kaca sehingga terlihat jelas aktivitas di dalam.
tok tok
aku mengetuk pintu ruangan
"masuk " suruh nya
"pagi pak" sapaku membuka pintu
"ini pak surat izinya" aku menyerahkan 3 lembar kertas hijau,
__ADS_1
" makasi ya" senyumnya terlihat tulus, wajahnya begitu tampan, dengan kemeja biru Dan dasi yang senada,
"iya pak sama-sama" aku sendiri hanya berdiri kaku di depannya, terlihat beberapa miniatur mobil di mejanya semua tertata rapih
"mbak.... " panggil nya ketika aku hendak membalikan badanku
"iya pak" jawabku sambil berbalik ke arahnya
" istirahat jam berapa? " tanyanya sambil tersenyum
"tuhan dia bertanya begitu, apa maksudnya? " gumamku dalam hati
"jam 11 pak, karna saya masuk jam setengah 9" jelasku sambil tersenyum
"ohhh masih terlalu pagi rupanya" sepertinya waktu iistirahatku tidak sesuai.
"hehhe eh" aku hanya tersenyum
"yasudah lain kali aja" jelasnya,
"lain kali? " fikiranku melayang mungkin dia mau mengajak makan bareng
"baik pak, permisi" aku segera pamit Dan kembali ke meja ku
" deviiiiiiii" aku teriak senang pada devi sambil memeluk nya
" apa an sih? " devi bingung melihat tingkahku yang aneh
"rahasia" jawabku meledeknya Dan melepas pelukanku
"ihhh kian biasa dewh, apaan sih? " devi mulai penasaran
" hehehhe nanti aja sekarang kerja dulu" jelasku sambil tersenyum.
"tau ahh, kamu gitu deh bikin aku penasaran " katanya dengan wajah yang di tekuk
" hehhehe nanti aja " kataku memegang tangannya devi
aku tidak berani untuk membicarakan pak guruh di meja kerja, takut ada yang mendengar,nanti jadi tidak enak.
hari ini berjalan seperti biasanya, sampai waktu pulang Tiba, aku segera merapikan kerjaanku Dan bergegas absen (finger print)
"heii.... " suara itu menganggetkanku
"ehh pak " kataku kaku sambil melihat ke arah pria yang ternyata dia adalah guruh
" enak ya udh pulang" ledeknya sambil tersenyum
"kan saya masuk pagi pak, ya udah pulang dong " jelasku
kita berjalan bersama sambil sesekali saling melontarkan pertanyaan,
" kamu tinggal dimana? " tanyannya
" saya ngekos pak, gak jauh dari mall, paling sekitar 2km" jelasku sambil terus melangkahkan kaki menuju loker.
"ohh... sama dong saya juga ngekos " jawab nya , padahal aku tidak bertanya.
ternyata pria ini hangat, Dan ramah tidak seperti yang aku fikirkan memang benar "tak kenal maka tak sayang "
kami terus berjalan Dan berpisah di lantai 1 ternyata dia mau mengecek toko yang akan opening.
••••••••••••••••••••••••••••
aku merebahkan badanku di kasur yang empuk, rasanya badan ini lelah, tapi hati ini bahagia...
apakah rasa ini tidak bertepuk sebelah tangan?
mataku masih menatap langit-langit kamar, sambil sesekali tersenyum membayangkan kejadian hari ini .
tanpa sadar aku tertidur pulas....
kruyuk kruyuk
suara perutku mulai bernyanyi, sepertinya cacing di perut mulai berontak, memang setelah pulang kerja, aku belum makan.
__ADS_1
"laper"gumamku sambil memegang perutku
ku lihat stok mie instan ternyata masih ada 1 , aku bergegas ke dapur Dan menyalakan kompor.
seharian ini aku tidak begitu memperduliikan ponselku, ternyata ponselku mati Dan harus di charge.
setelah menunggu beberapa menit, mie instanpun matang Dan aku langsung memakannya dengan lahap.
waktu menunjukan pukul 21.00 aku segera mengambil ponselku Dan menyalakan ya.
guruh prasetya
18.31
hai....
pesannya singkat
kiandra putri
21.00
iya pak
jawabku, aku merasa senang ketika melihat notifikasi pesan di facebook
tak lama notifikasi muncul lagi
guruh prasetya
"lagi apa? "
tanyanya
kiandra putri
"abis makan pak..😊 "
jawabku dengan memberikan emot senyum
guruh prasetya
"enak dong,,,,, "
ledeknya
Kiandra elvira
"cuman makan mie instan kok"
jelasku
chat berlangsung lama, sampai akhirnya kita bertukar nomer whatsapp biar lebih intense chatting nya
suara dering telp terdengar, waktu menunjukan pukul 22.35
percakapan di telpon
kian : Hallo pak
guruh : hai, lagi ngapain? ganggu gak?
k : baru mau siap-siap tidur, gak kok pak hehe
g: besok bisa kita ketemu?
k: jam berapa pak?
g: jam 7 malam di lobby timur ya
k: baik pak
g: yasudah sampe ketemu besok
k: iya pak
__ADS_1
aku menutup telponku Dan merebahkan badanku di kasur,
ohhh tuhannnn aku bahagia bisa mendengar suaranya, tanpa ku sangka cintaku bersambut , aku tak sabar menunggu besok, rasanya malam ini aku akan sulit memejamkan mata,wajahku berbinar Dan bibirku terus melemparkan senyum bahagia.