
Hari yang panjang berlalu dengan banyak hal yang mengenakan, karena sedikit lelah Yu jin nampak sedang berbaring diri di sofa, ia lelah dan perlu beristirahat
Sebelumnya ia begitu bersemangat untuk bertemu dengan Yuan nian, bahkan sangking semangatnya ia tak tidur semalam dan ia merasa sangat mengantuk hari ini, dan berakhir dengan ketiduran di depan TV yang masih menyala
Ia adalah seorang pria ia bisa tidur di manapun ia mau, Jiang Fei berada di kamar Yuan nian, entah apa yang sedang mereka bicarakan
Yu jin tak ingin melewati batasnya, ia mendapatkan begitu banyak hal baik sejak bersama Jiang Fei
Keputusannya untuk mencintai Jiang Fei adalah keputusan yang benar, mengenai perasaan Jiang Fei terhadapnya itu tak penting
Ia akan merasa senang dan bahagia saat bisa selalu berada di sisi Jiang Fei,
Kesempatan apa lagi yang di inginkan, anggap saja ia pengecut namun ia tau dengan jelas bagai mana tempramen Jiang Fei
Jika ia bersikeras maka Jiang Fei akan merasa tak nyaman dan akhirnya malah membuat hubungan mereka renggang, seperti ini jauh lebih baik,
Ia hanya perlu menekan sedikit perasaan dan rasa sakitnya saat melihat Jiang Fei menatap Shen yi dengan tatapan berbeda
"Bodoh apa yang kau lakukan di sana, kau bahkan berbaring sesuka hati di ruang tamu kamu, kau tau itu menganggu pemandangan" Ucap Jiang fei saat melihat Yu jin dengan tenaga berbaring dengan tangan menumpu kepala dan mata terpejam
"Kau tidur?, Dasar bodoh kau selalu bersemangat dalam semua hal dan bahkan sampai tak tidur karena bersemangat" Jiang Fei terkekeh pelan
Yu jin orang pertama yang membuatnya merasa nyaman, saat pertemuan pertama ia bahkan tak merasakan ancaman
Ia suah kehilangan rasa aman seperti ini selama bertahun tahun, setiap harinya di habiskan dengan penuh kewaspadaan
“Bodoh'' Jiang fei pelan,
Ia tak mungkin membiarkan Yu jin tidur di sini sangat dingin dan tak baik juga jika membiarkan ia tetap berada di sini
__ADS_1
"Merepotkan ku saja lain kali jangan terlalu bersemangat, lihatlah apa yang terjadi saat kau terlalu bersemangat, dan setiap kau bersemangat hanya akan membuat ku repot menyelesaikan kekacauan yang kau buat” ucap Jiang fei yang bersiap untuk menyelimuti tubuh Yu jin,
Yu jin tidur nyenyak saat ini dan ia tak ingin menganggu, biarkan Yu jin beristirahat dengan baik, besok ia harus kembali bekerja
Pintu apartment terbuka, menampilkan dua pria gagah yang mengenakan stelan formal, Jiang fei mendengus kesal saat mendapat tatapan sendu itu, ya siapa lagi yang bebas keluar masuk apartemen Yuan Nian selain Shen bersaudara
Merusak pemandangan saja, ia sudah terbiasa tampa Shen yi selama beberapa bulan ini, dan kedatangan Shen yi kali ini tak memiliki arti apapun baginya
"fei fei" Ucap Shen Yi lirih,
Ia tak menyangka kedatangannya di sambut seperti ini, ia datang untuk meminta maaf dan memperbaiki semuanya, namun apa yang ia lihat?, Kedatanganya di sambut dengan sisi lembut Jiang Fei pada orang lain
"Fei fei apa yang kau?" Ucap Yuan Nian yang baru datang dari arah dapur dengan membawakan beberapa gelas coklat panas,
Ia berniat untuk menghabiskan waktu dengan menonton drama dengan di temani segelas coklat panas, setelah berbicara sebelumnya ia meminta Jiang Fei ke depan untuk menemani Yu jin
Zhan li melangkah pelan mendekati Yuan Nian, Jiang fei tak perduli dengan keberadaan mereka
Jiang fei menarik selimut dan menggoyang tubuh Yu jin, tamu Yuan nian sudah datang dan tentu saja Yu jin harus di singkirkan
Hanya ada beberapa sofa, dan pemandangan seseorang berbaring dan lainya duduk sangat tidak enak di lihat, dari itu ia memilih untuk membangun yu jin agar masuk ke dalam kamarnya
Biarkan Yuan nian menyambut tamunya dengan baik
“Yu jin bangunlah, pindah ke kamar” Jiang Fei berucap dengan nada pelan
Ia tak ingin berada di tempat ini lebih lama namun Yu jin bahkan sangat sulit untuk di bangunkan
“Fei fei jangan menganggu, aku sangat mengantuk, aku sudah tak tidur semalaman dan itu karena mu” Yu jin dengan suara serak,
__ADS_1
Ia sangat mengantuk, ia terlalu bersemangat sebelumnya dan malah menyisakan rasa ngantuk yang tak tertahankan ini
“Bangun lah Yu jin, atau kau akan ku tendang dari sini” Jiang fei berucap dnegan nada kesal,
"Kau masih belum bangun?, Benar benar tak ingin bangun?, baiklah aku akan memanggil sekuriti untuk mu"
Dengan malas yu jin perlahan duduk dan segera berjalan menuju kamar dan tentu saja di ikuti oleh jiang fei
Shen yi hanya menatapnya dengan tatapan sendu,
Menyakitkan bukan, bahkan Jiang fei tak pernah bersifat manis padanya sedangkan pria ini?, dan apa itu?, tak tidur semalaman?, karena jiang fei?, fikiran Shen Yi bahkan sudah melayang entah kemana, namun ia memilih untuk diam menelan semua pertanyaan dan rasa sakitnya
"Hey kemana kau akan membawanya fei fei?, dia masih mengantuk biarkan dia tertidur beberapa saat" Yuan Nian pelan
"Aku akan membawanya ke kamar, mahluk ini sangat merepotkan, jangan pedulikan kami di di luar sangat dingin dan aku tak ingin ia sakit, urusi tamu mu jangan pedulikan aku" Jiang fei berucap dengan nada pela
"Ini sedikit tidak pantas Fei Fei"
"Apanya yang tidak pantas, kau juga membawa Zhan Li ke kamarmu bukan?, Lalu mengapa aku tak bisa?, Jangan urusi aku, kau bisa menyambut tamumu" Jiang Fei melangkah menuju kamar
Membuka pintu dan membiarkan Yu jin masuk, mahluk ini sedang mengantuk berat, mungkin ia tak sadar saat ini, bahkan saat ia berjalan dengan sempoyongan seperti orang mabuk
Entah kenapa saat Shen Yi tak memberi kabar ia menanyakan kemana dan apa yang di lakukan Shen Yi di luar sana, namun saat Shen Yi ke apartemen menemunya Jiang fei justru ia tambah kesal dan bahkan tak ingin bertemu dengan Shen Yi lagi,
Benar benar merepotkan, tapi setidaknya ia memiliki alasan untuk menghindar dari si sulung Shen, jiang fei tak ingin melihat si sulungnya lagi, ia merasa kecewa dan kesal, ia telah di abaikan dan di lupakan,
Ia menarik nafas pelan ah ternyata ia hanya di jadikan pengalihan saat si sulung shen itu jauh dari kekasihnya hanya sebagai peran pengganti di waktu luang,
Entah mengapa ia dengan cepat menyimpulkan hal itu, ia bisa melihat cinta di mata Han juang yao dengan begitu jelas, tatapan memuja penuh kerinduan.
__ADS_1