Pertemuan Kedua

Pertemuan Kedua
43


__ADS_3

Jiang fei berjalan cepat mengikuti kemana  langkah membawa ia kesal marah dan kecewa, semua sudah menyatu dan menghasilkan perasaan yang tidak menentu


Ia terlalu enggan berbicara bahkan bertemu dengan Shen yi ia terlanjur kecewa, Shen yi memilih pergi maka itu adalah pertanda jika semuanya telah berakhir


Suka atau tidak semua sudah selesai, hati yang hampir terbuka kini kembali tertutup dan bahkan mendapat tambahan kemanan agar tak dengan mudah goyah hingga akhirnya hanya akan menyakiti perasaannya saja


Jika sudah di abaikan maka jangan pernah kembali memberi harapan, lupakan kejadian 1 bulan yang lalu, lupakan, ingatlah pada kenyataan yang ada, ia hanyalah seorang pengganti saat sang pemeran utama pergi,


Tak perlu berharap lebih toh saat ini kenyataan sudah berada di depan mata, ia tak ingin hal ini semakin membuatnya kacau, cukup sudah, ia sudah memiliki cukup banyak masalah dan sampai saat ini sejujurnya ia tak ingin menambahnya lagi


"Fei fei" Suara itu terdengar sedikit berteriak, mengejar Jiang fei yang perlahan meninggalkan perusahan


Jiang Fei sangat ingin menjauh dari Shen yi, sebelumnya ia bekerja dengan nyaman, namun setelah Shen yi kembali maka semua kembali menjadi kacau


"fei fei" Ucap Shen Yi yang kini mencekal tangan Jiang fei dan menariknya ke dalam sebuah pelukan,


Shen Yi menghirup rakus aroma yang sudah sangat ia rindukan ini, 1 bulan lebih dari cukup untuk menyiksa ia dengan kerinduan


"Lepaskan aku bajingan, tangan kotor mu itu tak memiliki hak untuk menyentuh ku" Jiang fei berucap dengan nada nan begitu dingin, ia tak ingin kembali kecewa biarkan semua berlalu sebagai mana seharusnya,


"Fei fei ku mohon, dengarkan aku, aku tidak bermaksud membuatmu sakit, aku tak bermaksud membuat mu menjadi kecewa, aku aku" Ucapnya lirih


"Fei Fei, aku merindukan mu, ku fikir 1 bulan cukup untuk menenangkan diri" Ucap Shen Yi memeluk Jiang Fei dengan erat


Jiang Fei sudah berada di sini, jika ia lepaskan hari ini maka tak akan ada kesempatan lagi di masa depan


"Fei Fei dengarkan aku"


"Dasar bajingan, sekarang lepaskan aku, apa gunanya kau mencari ku lagi hah?, tak perlu mengatakan apapun dan menjelaskan apapun aku tak ingin perduli dengan segala urusan mu, urus saja kehidupan mu sendiri jangan pernah tunjukan wajah tak tau malu mu itu lagi di hadapan ku, aku muak benar benar muak dengan mu" Jiang fei berteriak dengan penuh kesal

__ADS_1


Ia melampiaskan seluruh amarahnya saat ini, ia tak suka kondisi ini jika di biarkan lebih lama maka pertahanan yang di bangun Jiang fei akan runtuh


Mimpi mimpi buruk itu kembali memenuhi pikirannya, mimpi buruk yang selalu menggangu ketenangan yang ia miliki, mimpi yang sangat lah menakutkan, cintanya benar benar suatu kutukan,


1 bulan berlalu, selain memendam kekecewaan ia terus menerus di hantui oleh bermimpi buruk ia merasa begitu tertekan dengan semua ini


Kesedihan saat itu sungguh nyata, kepahitan cinta dan bahkan berujung dengan melupakan, ia tak ingin luka itu kembali lagi dan merusak seluruh hidup yang baru ia tata ini


Cinta adalah suatu kutukan, baginya, setelah berdiam diri selama satu bulan ia memahami satu hal, ia berusaha untuk menolak namun tak bisa,


Kenyataanya ia sudah terpesona, kenyataanya ia sudah jatuh cinta pada Shen yi, kegigihan Shen yi membuat hatinya terketuk dan akhirnya ia hanya mendapatkan sebuah rasa kecewa, menyedihkan sekali


Mengapa ia harus kembali jatuh cinta, kepala Jiang fei tiba tiba terasa sangat pusing, bayangan aneh ini datang seperti tiada henti, menyakitkan kenangan yang menyakitkan,


"Aghhh" Jiang fei memegang kuat kepalanya yang seperti di timpa oleh benda yang berat,


Dalam waktu singkat ia bergetar karena ketakutan, entah apa yang ia takuti, ia bahkan tak mengenali dirinya lagi, mengapa ia menjadi gadis nan begitu lemah dan tak berdaya seperti ini


"Fei fei" Shen Yi berucap dengan nada nan begitu khwatir, ia dapat melihat dengan jelas keadaan sang pujaan yang begitu menyedihkan,


"fei fei" Ucap Shen Yi khawatir


Jiang Fei ketakutan dan bahkan jatuh begitu saja, rasa bersalah kembali menggerogoti dirinya


Sebelumnya baik baik saja, hingga hari itu datang, hari yang begitu panjang dan meninggalkan luka mendalam dalam hatinya


Awalnya ia berfikir jika Jiang Fei sedang kelelahan karena bekerja, namun kenyataanya?, Itu adalah hari terakhir mereka memiliki hubungan baik


Jiang Fei menjadi dingin dan acuh, selama ini ia telah menolak namun ia tak mengatakannya berdasarkan hati, hanya saja kali ini ia benar benar telah memilih untuk menjauh, melepaskan semua yang telah terjadi di antara mereka

__ADS_1


"Fei fei bangun lah Fei fei, ku mohon bangunlah, Jagan membuat ku takut seperti ini, Fei fei " Ucap Shen Yi lirih,


Namun tak ada jawaban apapun dari Jiang Fei, kenyataanya ia suah kehilangan kesadaran, hal yang beruk telah mengganggunya selama ini apakah ia tak memiliki hak untuk mengatakan jika dirinya telah lelah,


Ia telah lelah dengan semua permainan ini, ia buang setelah di buat jatuh cinta, saat malam pun ia tak bisa tidur dengan baik karena mimpi mimpi itu


Kepala yang bahkan bisa pusing dengan tiba tiba, ini benar benar menyakitkan dan menyiksanya


"Fei Fei, bangunlah, ku mohon" Shen yi masih berucap dengan nada lirih


Seseorang baru saja datang dan bahkan langsung menatap Shen yi dengan tatapan tajam, siapa yang menyangka jika pria seperti Yu jin akan menjadi begitu mengerikan saat marah


Ia bahkan tak segan menantang Shen yi jika kejadian ini memiliki sangkut paut dengannya


"Fei Fei, apa yang terjadi?, Presdir, apa yang kau lakukan pada Fei Fei ku"


"Tutup mulutmu, dia adalah Fei Fei ku, kau tak memiliki hak untuk menyebutnya sebagai milik mu"


"Milik mu?, Milik mu yang telah kau tinggalkan, sedari awal Fei Fei memiliki kehidupan yang baik bersama ku, lalu kau datang dan merusak semuanya"


"Kau?, Pergilah, jangan menganggu ku"


"Aku tak akan membiarkan Fei Fei sendirian, aku harus menjaganya"


"Aku akan menjaganya, kau hanya perlu melanjutkan pekerjaan mu, jangan pedulikan hal yang bahkan bukan urusanmu"


"Menjaganya?, Kau yakin?, Bukankah selama ini kau hanya bisa menyakitinya?, Kita semua tau bagai mana tempramen Fei Fei, kau pergi meninggalkannya begitu saja dan kau fikir kau bisa kembali dengannya setelah melakukan hal kejam seperti itu?, Kau hanya bermimpi"


"Jangan mencoba ku, aku akan membawa Fei Fei kerumah sakit, ia dalam keadaan yang tidak baik baik saja, minggir"

__ADS_1


Shen Yi berucap dengan nada kasar dan setelahnya segera meninggalkan tempat itu, Jiang Fei pingsan dan perlu ke rumah sakit


__ADS_2