Pertemuan Kedua

Pertemuan Kedua
21


__ADS_3

'Ting' pintu lift terbuka,


Shen Yi berjalan cepat menuju apartemen Yuan Nian, Shen Yi kesulitan menekan bel dikarenakan Jiang Fei yang kini berada dalam gendongan nya beruntung Yuan Nian membukakan pintu tepat waktu


"fe-- apa yang terjadi kakak ipar?," Ucap Yuan Nian membukakan pintu lebar membiarkan Shen yi masuk ke apartemennya


Bagai mana tidak saat ini Jiang Fei sedang terkulai lemah di dalam gendongan Shen yi, ini membuatnya semakin kahwatir apa yang terjadi pada saudaranya ini


"Tidak apa apa fei fei hanya sedikit syok" Ucap Shen Yi sambil tersenyum


Jiang Fei sudah baik baik saja, ia hanya sedikit terkejut dan selebihnya tak ada masalah apapun, setelah bangun Jiang Fei akan kembali seperti semula


"Maaf telah merepotkan mu kakak ipar" Ucap Yuan Nian yang berniat mengambil alih tubuh jiang fei


Namun pergerakannya bahkan di hentikan oleh ucapan Shen Yi ia tak akan memberikan Jiang Fei pada Yuan nian, dalam beberapa saat ini lah kesempatannya untuk memeluk kekasihnya dengan erat, setelah ini ia tak tau kapan lagi ia bisa mendekat pada Fei feinya


"Di mana kamar Fei fei aku akan mengantarnya, setelah itu ada hal yang perlu ku tanyakan pada mu" Ucap Shen Yi pelan,


Yuan Nian hanya menggunakan kepalanya sambil menunjukan kamar milik saudaranya ini Shen yi mengangguk dan membawa jiang fei masuk sedangkan Yuan Nian ke dapur untuk membuatkan minuman untuk calon kakak iparnya

__ADS_1


"Baiklah kakak ipar, udara begitu dingin aku akan membuatkan mu minuman untuk menghangatkan tubuhmu" Yuan nian berjalan menuju dapur


Shen Yi begitu perduli dengan Jiang Fei dan ia tak tau bagai mana perasaan Jiang Fei pada Shen yi namun apapun yang terjadi?, Ia akan menjadi pendukung setia saudaranya


Jika ia tak menyukai Shen yi maka Yuan nian akan membantunya untuk menolak atau bahkan menghindar dari Shen yi


"Lagi lagi aku datang terlambat, maaf  aku memang tidak becus" Ucap Shen Yi getir ada rasa penyesalan di sana


Andai saja ia datang lebih dulu tentunya fei fei tak mengalami hal buruk seperti ini ia menghela  nafas pelan mencium pucuk kepala jiang fei dengan lembut


"Selamat malam fei fei kau akan jauh lebih baik besok, saat kau bangun besok kau akan kembali menjadi gadis yang memiliki mulut kejam, namun tak masalah, asal itu kau aku akan menerimanya aku menerima semua hal yang ada pada mu"


Shen yi menyelimuti tubuh jiang fei dan setelah perlahan meninggalkan kamar menuju ruang tamu, sesuai yang ia katakan, ada hal yang harus ia tanyakan pada Yuan Nian


"Jadi apa yang terjadi pada saudara ku kakak ipar?" Ucap Yuan Nian yang kini memakai wajah serius, ia akan selalu serius jika berurusan dengan ke selamat sang adik


"fei fei hanya sedikit syok" Ucap Shen yi pelan


"Se dekat apa hubungan kakak ipar degan saudara ku? " Ucap Yuan Nian memastikan dugaannya

__ADS_1


"Sangat dekat, hm ada satu hal yang ingin ku tanyakan pada mu" Ucap Shen yi


"Katakan saja kakak ipar"


"Apa yang terjadi pada fei fei lima tahun belakangan" Ucap Shen Yi pelan,


Yuan Nian menarik nafas dan memulai ceritanya


"Aku tak tau bagaimana pastinya, yang jelas malam itu aku mendapat telpon dari pihak rumah sakit Yuping, mengabarkan bahwa saudara ku mengalami kecelakaan yang begitu parah, dan mengingat minimnya peralatan medis di Yuping dokter menyarankan untuk membawa saudara ku kembali ke Shanghai agar mendapatkan penanganan yang tepat, setelah di rawat beberapa minggu untuk pertama kalinya ia membuka mata, dan ia bertanya mengenai orang tuanya yang telah tiada, awalnya kami sempat kebingungan menghadapinya yang hampir bertengkar dengan suami kakak perempuan ku, dan hingga pada akhirnya dokter menyatakan jika fei fei telah kehilangan separuh memorinya, jiang fei masih bertingkah layaknya anak SMA, walaupun saat itu ia adalah seorang mahasiswa pertengah mentalnya hanyalah anak SMA yang begitu labil dan memang saat berada di SMA jiang fei dan suami jie jie tak bisa akur, setelah beberapa lama di rawat akhirnya ia di izinkan untuk pulang ke rumah, saat bulan pertama ia selalu bertanya mengenai madam Yu dan paman jiang ,awalnya fei fei sempat depresi tak bisa menerima kenyataan jika sudah kehilangan kedua orang tuanya, setahun berlalu dan akhirnya ia  menjadi sedikit lebih bersemangat, namun temperamennya menjadi sangat berubah, gadis manis yang menjadi seketika menjadi sosok yang begitu kasar, dan sangat tak terkontrol, ia akan melakukan apapun yang ia inginkan tampa memusingkan diri dengan akibat setelahnya, meskipun begitu kami tak mempermasalahkannya, asal fei fei baik kami juga merasa cukup bahagia hingga suatu ketika ia meminta untuk melanjutkan studinya di Amerika, saudara jie jie kami tentu saja sangat senag akhirnya fei fei kembali menjadi fei fei yang memiliki semangat, dan dengan tampa protes ia segera mendaftarkan fei fei ke universitas di sana, fei fei adalah gadis yang cerdas dan ia bahkan berhasil menyelesaikan kuliahnya dengan cepat" Yuan Nian sendu menarik nafas pelan


"Apakah kakak ipar adalah bagaian dari hal yang terlupakan itu? " Ucap Yuan Nian memandang sendu wajah itu


Shen yi hanya mengangguk pelan sebagai jawaban, benar ia adalah bagian dari memori itu, ia adalah bagian yang terlupakan,


"Maaf kakak ipar aku bahkan tidak  bisa membantu mu, jika fei fei tak menginginkan mu maka aku tak bisa melakukan apapun, aku tak ingin memaksanya aku tidak ingin melihatnya ke sakitan jika di paksa mengingat kejadian yang sempat ia alami 5 tahun lalu, saat ia memilih untuk melupakan maka kami pun memilih untuk tak membahasnya , sebagai seorang saudara aku hanya ingin saudaraku memiliki kehidupan yang lebih baik” Yuan Nian menghela nafas pelan


Shen yi mengguk paham, saat ini ia hanya memilih untuk tersenyum getir memang benar ia adalah bagian dari memori yang terlupakan, namun ia akan memastikan jiang fei akan kembali pada nya suatu saat nanti.


Setelah mendengar cerita dari Yuan Nian,

__ADS_1


Shen yi bertekad akan mengambil hati fei fei nya kembali, ia tak perlu membuat jiang fei menginginkan masa lalunya, itu jelas hanya akan menyakitinya, dan Shen Yi tak akan pernah membiarkan sang tercinta merasakan hal demi kian.


Yang lalu biar berlalu, biarlah hal itu terkubur dan menjadi kenangan yang tak akan pernah terulang, ia sudah berjanji pada dirinya sendiri untuk selalu membuat jiang fei bahagia, setelah mendengar cerita nan panjang dari Yuan Nian Shen yi segera berpamitan untuk kembali ke apartemenya, ia harus segera beristirahat.


__ADS_2