
"Apa kau bilang kekasihmu?"tanya Yura mereka semua menatap Natan dan Raisa secara bergantian.
"Iya mommy, Dia adalah kekasihku."
Yura semakin bingung sementara Nathan terus menggenggam erat tangan Raisa
"Tapi kami sudah merencanakan pernikahan untuk kakak Sheon dan Raisa Than."
Aku tidak setuju, aku tidak rela tidak Raisa menikahi pria manapun, meskipun dengan kakakku sendiri! Kami berdua saling mencintai Mommy!"
Yura memandang Zen dan Nadia yang juga terlihat syok.
"Raisa, Apa benar apa yang dikatakan Nathan?" tanya Nadia.
"Iya Ma aku dan Nathan saling mencintai, kami baru saja jadian seminggu," jawab Raisa.
Mereka semua saling memandang satu sama lain.
"Lalu bagaimana ini? kita sudah mempersiapkan pernikahan ini , sudah fitting baju, sudah pesan undangan dan juga sudah pesan souvenir untuk pernikahan atas nama Sheon dan juga Raisa?"
"Bagaimana lagi! yang dibatalkan dong! Kalau perlu, ganti nama kak Sheon jadi namaku, aku bisa kok bertanggung jawab pada Raisa," tahun Nathan seolah memberi solusi kepada mereka.
Yura menatap ke arah Sheon, ia tak berani mengambil keputusan sendiri.
Kak, bagaimana ini ? ternyata Raisa dan Nathan mereka saling mencintai?" Yura yang meminta solusi pada putranya itu.
"Ya sudah mommy, jika memang mereka berdua saling mencintai nikahkan saja mereka. Aku rela kok mundur, lagi pula sejujurnya aku tidak mencintai Raisa. Aku menyayanginya sebagai adik seperti aku menyayangi Nessa."
Yura dan Nadia saling memandang ke arah Nathan yang masih menggenggam erat tangan Raisa.
"Bagaimana ini?" tanya Yura pada dua pria suami mereka yang hanya diam.
"Zen, Bagaimana?"tanya Leon yang kembali melempar pertanyaan Yura.
"Entahlah, yang jelas siapapun menantuku, aku terima. Dikarenakan Nathan memang mencintai Raisa dan Raisa mencintai Nathan kenapa tidak?" sahut Zain
"Berarti pernikahan Ini dibatalkan?"tanya Nadia untuk memastikan.
"Kenapa dibatalkan mommy, sayang kan sudah pesan gedung, sudah fitting baju sudah cetak undangan, tinggal gantikan saja di undangan itu nama kak Seon jadi namaku," ucap Nathan seolah mencari keuntungan.
"Iya kan sayang?"tanya Nathan lagi pada Raisha.
Raisha tersenyum dengan cepat ia mengangguk.
"Hah!" Yura dan Nadia syok.
"Hehe, nggak usah kaget gitu dong mommy," ucapan sambil tersenyum nyengir.
"Nathan, tapi kamu baru 18 tahun. Apa kamu siap menjadi kepala rumah tangga?" tanya Yura.
__ADS_1
"Siap Mom, aku akan melakukan apa saja untuk bisa membahagiakan Raisa. Jika sudah menikah, aku akan berhenti dari dunia balap. Pulang dari kuliah aku akan bekerja di perusahaan mommy."
Mereka semua heran melihat keseriusan Nathan, padahal mereka tahu jika Nathan begitu mencintai dunia balapan itu.
"Kamu yakin, akan meninggalkan dunia balap, jika sudah menikah?" tanya Nadia
"Yakin dong mama mertua," sahut Nathan dengan pe-de.
"Dih kamu belum juga diresmikan, sudah panggil Onty Nadia, Mama mertua," dengus Yura.
"Emang bener, aku memang cinta dengan dunia balap ku ,tapi aku lebih cinta pada Raisa," sahut Nathan .
"Iya kan Sayang?" tanya Nathan meminta pembenaran dari Raisa.
"Iya Sayang," jawablah Raisha dengan wajah yang merona karena malu.
Leon memijat pelipisnya
"Bagaimana Zen, Apa kau mau menerima Nathan sebagai menantu mu?" tanya Leon yang sudah pasrah.
"Aku sih yes," sahut Zein ala Anang Hermansyah.
"Kalau kau Nadia, apa kau menerima Nathan sebagai menantu mu?" tanya Yura
"Aku juga yes!"sahur Nadia sambil tersenyum.
"Kakak dan Nessa bagaimana?" tanya Yura pada Nessa dan Sheon.
"Kami Yes!"sahut Sheon dan Nessa secara bersamaan.
"Yes!"Raisa dan Nathan berjingkrak bersamaan saking bahagianya.
"Kawin !kawin!" seru Nathan yang begitu semangat.
"Akhirnya Sayang, kita bisa menikah?" kata Nathan sambil berjingkrak. memeluknya Raisa.
"Eh Tan kamu jangan kelewatan ya, kalian belum resmi sahut Nadia langsung menarik lengan Raisa
"Hehe maaf khilaf!" sahut Nathan.
"Jadi semua sudah setuju ,kalau Nathan yang menikah dengan Raisa."
"Hm kenapa jadi Nathan yang menikah, dia kan masih muda. Padahal, aku ingin mencarikan calon istri untuk putra tertuaku," ucap Yura
"Haha, tenang saja mom, aku sudah punya calon istri pilihan ku sendiri kok," sahut Sheon.
"Jadi kamu sudah punya calon istri pilihan kamu? siapa?" tanya Yura.
"Iya Mom,besok aku akan bawa gadis itu menemui mommy dan daddy."
__ADS_1
"Oke, tapi kenapa kamu tidak bilang, kalau kamu punya calon sendiri ?" tanya Yura.
"Karena aku tak ingin mengecewakan mommy,"sahut Sheon.
Oh Sheon kamu memang putra mami yang membanggakan," ucap Yura sambil menghampiri Sheon kemudian memeluknya.
Sheon melepas cincin tunangannya bersama Raisa, kemudian ia mengembalikan cincin itu pada Nathan
"Cincinmu aku kembalikan Raisa padamu," ucap Sheon sambil mengacak-ngacak rambut Nathan.
"Kakak, jangan seperti itu, kalau seperti itu aku terlihat seperti anak kecil di depan calon istriku," protes Nathan yang keberatan karena memperlakukannya seperti anak kecil
Sheon mengait leher Nathan sambil mengacak-ngacak rambutnya.
"Iya,aku tahu adikku ini sudah besar! bahkan sudah punya niat untuk menikah," jadi terpaksa aku mengalah ucap Sheon .
"Hahaha sebagai kakak, kau memang harus mengalah," sahut Nathan.
" Ya Sudahlah, berarti pernikahan ini akan dilangsungkan berlangsung dua bulan lagi, tanggalnya tidak berubah hanya nama mempelai prianya saja yang berubah." Yura menegaskan.
"Mommy akan telepon pihak percetakan, untuk mengubah dari nama Sheon ke nama Nathan," ucap Yura.
"Nadia kamu telepon bagian souvenir ganti nama Sheon menjadi nama Nathan!"
"Baiklah!" sahut Nadia.
"Jadi kami benar-benar akan menikah nih?" tanya Nathan memastikan.
"Ya tentu saja, kami sudah persiapkan uang miliaran untuk acara ini, Sayang kalau tidak dimanfaatkan sahut Yura
"Kalau begitu jangan lupa siapkan travel untuk kami honeymoon juga ya mommy!"
"Kamu mau honeymoon ke mana Sayang?"
"Ke Jonggol!" sahut Nessa.
"Sirik aja loh!"sahut Nathan nyolot.
Nessa mengkerucutkan bibirnya.
"Biarin!"
"Kamu iri kan sama aku,karena jomblo! Wek !"Nathan menjulurkan lidahnya ke arah Nessa.
"Gak Kok! Wek!"
Nathan dan Nessa saling meledek.
"Huh! dasar, masih bocil udah minta nikah," dengus Yura sambil menggeleng kepalanya.
__ADS_1
Yura dan Nadia kembali sibuk mempersiapkan pernikahan putra-putri mereka.
Bersambung dulu ya gengs.