
"Bagaimana ini bisa terjadi daddy, Kenapa bisa anak kita tertukar di rumah sakit? Lalu dimana putra Kita sebenarnya saat ini?" tanya Yura sambil menangis.
"Daddy yakin ini perbuatan disengaja, Daddy akan menyelidiki semua ini secepatnya,kita harus menemukan putra kita."
"Iya daddy, kita tak tahu bagaimana dengan nasib putra kita saat ini."
"Mommy juga bingung bagaimana harus mengatakan ini kepada Nathan, kita tak mungkin menyembunyikannya."
"Pelan-pelan saja tunggu keadaan Nathan stabil untuk sementara bersikaplah biasa terhadapnya yakinkan dia jika kita mencintainya dan menyayanginya, tak ada perasaan yang berubah sedikitpun terhadap dirinya. Dengan begitu, Nathan tak akan terlalu sedih karena kita masih menyayanginya."
"Iya Daddy, mommy mau ikut Daddy untuk mencari keberadaan putra kita."
"Mommy, sebaiknya di sini saja ya biar Daddy dan Zein yang mengurus semuanya."
Leon menelpon Zein.
"Zein, temui aku di rumah sakit Permata Kota."
"Baik Tuan."
***
Zein dan Leon tiba di parkiran rumah sakit.
"Ada apa Tuan?" Tanya Zen
"Ada seseorang yang menukar bayiku dengan bayi orang lain dan ku yakin ini disengaja."
"Jadi benar apa yang Raisa katakan jika Nathan bukanlah putramu?" tanya Zain.
"Iya aku sudah melakukan hal tes DNA. Karena itulah aku mengajakmu kesini untuk mencari tahu di mana putraku saat ini."
Leon dan Zein menuju ruang administrasi di sebuah rumah sakit.
"Permisi Pak, ada yang bisa saya bantu?" tanya petugas rekap tersebut.
"Saya ingin melihat informasi bayi yang lahir pada tanggal 14 Desember 2004."
"Maaf Tuan, tapi tidak bisa."
"Tidak bisa? Lalu apa saya harus melaporkan kejadian ini pihak kepolisian? Karena kelalaian dari pihak rumah sakit ini, putra saya tertukar sewaktu di rawat di ruang inkubator. Mana tanggung jawab rumah sakit ini?!" tanya Leon dengan emosi.
"Atau aku hubungi saja direktur rumah sakit ini. Dan minta pertanggung jawaban mereka."
"Baiklah Tuan."
Setelah bernegosiasi secara singkat, mereka mau membuka daftar pasien melahirkan dan bayi yang baru lahir pada hari yang sama dan beberapa hari sebelum dan sesudahnya.
Mereka menemukan banyak sekali bayi laki-laki yang lahir pada hari itu.
Namun di ruang perawatan bayi yang sama dengan Nathan hanya ada satu orang bayi laki-laki dan bayi laki-laki juga itunjuga berada di ruang inkubator karena kelahiran premetur..
__ADS_1
"Siapa nama bayi yang sama dengan putraku itu ?" tanya Leon.
"Kenapa rumah sakit ini bisa kecolongan?!" tanya Leon dengan emosi.
"Satu bayi tersebut adalah bayi nyonya Elma Kirana, Tuan.Tanggal lahirnya mereka sama."
"Tapi kenapa bisa tertukar?! Bukannya putra ku berada di ruang inkubator?! Kenapa bisa tertukar. Kalian tidak becus! " tanya Leon dengan emosi.
"Sabar Tuan, tenangkan diri Anda. Sekarang kita cari sendiri alamat Nyonya Elma Kirana," ucap Zein.
Setelah mendapat informasi alamat di mana Nyonya Elma Kirana berada Zein dan Leon langsung menuju lokasi tersebut.
Mereka tiba di sebuah komplek rumah yang sederhana.
Zen turun untuk menanyakan keberadaan Nyonya Elma Kirana.
"Memang benar Nyonya Kirana tinggal di sini. Namun 15 tahun yang lalu mereka sudah pindah," ucap tetangga yang ada di komplek itu.
"Pindah ke mana?" tanya Zain.
"Kurang tahu Tuan."
" Apakah Nyonya Kirana memiliki seorang putra?" tanya Zain.
"Iya, ia memiliki seorang putra dan dua orang putri."
"Boleh kami tahu siapa nama putra Nyonya Elma Kirana?"
"Oh kalau begitu terima kasih," ucap Zein.
Mendengar keterangan tetangga sekitar, mereka sedikit memiliki titik terang putra mereka bernama Irgi tapi entah di mana mereka tinggal.
Tak hanya menanyakan kepada tetangga sekitar, Zen dan Leon langsung menemui Pak RT untuk mencari keberadaan Nyonya Elma Kirana.
Pak RT menemukan tempat terakhir Nyonya Kirana namun setelah didatangi tempat itu hanya rumah kontrakan.
Dan nyonya Elma Kirana kembali pindah entah kemana.
Pencarian berlangsung selama 1 hari penuh. Zain dan dibantu dengan kaki tangan mereka, berusaha menemukan sosok pria berusia 18 tahun bernama Irgi.
Setelah mencari keberadaan Irgi mereka pulang menemui keluarga mereka.
Nathan dan Nessa berbincang dan bercanda di atas tempat tidur Nathan. Sementara Raisa saat itu tengah menyuapi Nathan makan.
Leon dan Zein masuk kedalam ruang perawatan mereka.
"Waduh enak banget kamu Than, di kelilingi cewek-cewek cantik," ucap Leon sambil menghampiri mereka.
Leon berusaha untuk tetap tenang saat itu.
"Iya daddy, kalau begini rasanya aku gak mau pulang, pingin di manja terus sama mereka," ucap Nathan.
__ADS_1
"Ih kamu, manja saja sama calon istri kamu," cetus Nessa.
"Hehe, sama kamu juga dong. Sekali-kali di layani sama tuan putri," sahut Nathan.
"Ini karena kamu lagi sakit saja ya, Kalau sudah sembuh oga,h melayani kamu seperti ini," tutur Nessa sewot.
Meskipun ia sebenarnya tak keberatan sama sekali jika membantu Nathan. Nessa juga sedih jika seandainya Nathan bukan saudara kandungnya.
Sementara itu Yura, Sheon dan Leon berbicara di tempat terpisah.
"Bagaimana daddy? Apa sudah ketemu dengan putra kita?" tanya Yura.
"Kami sudah mendapatkan satu titik terang. Besok pencarian akan di lanjutkan. Hanya saja daddy sengaja merahasiakan pencarian ini."
"Iya daddy, semoga lyra kita berada dalam asuhan orang yang baik, hiks"
"Semoga saja mommy."
Leon memeluk Yura yang tampak sedih.
***
Irgi menghampiri seseorang di sebuah ruangan.
"Bagaimana dengan tugas mu?"tanya Pria itu.
"Sudah beberapa hari aku tak bertemu dengannya."
"Tapi kenapa kau ingin aku mendekati gadis itu?"tanya Irgi.
"Karena aku ingin kau membuatnya jatuh cinta."
"Apa?! Gadis sepertinya, mana mungkin jatuh cinta dengan pria miskin seperti ku?!"
"Haha, cinta itu tak memandang status. Kau harus mau melakukan atau kalau tidak, kau harus bayar hutang-hutang mu pada ku!"
Irgi menatap tajam ke arah pria itu.
"Bagaimana?" tanya pria itu.
"Baiklah, akan ku lakukan meskipun itu tak mungkin."
"Lakukan lah, dan buat dia jatuh cinta padamu," ucap pria misterius tersebut.
Irgi menarik nafas panjang kemudian menghelanya.
"Kalau begitu aku permisi dulu."
Irgi meninggalkan tempat itu dengan perasaan heran.
"Kenapa dia meminta ku untuk mengawasi gadis itu, mendekatinya dan sekarang malah aku di suruh membuat gadis itu jatuh cinta pada ku. Apa tidak ada misi yang lebih aneh dari pada ini," gumam Irgi.
__ADS_1
bersambung dulu gengs jangan lupa dukungannya ya 🙏