
Rana pun tiba di kota M,kota yang akan membawanya ke kehidupan baru karena disanalah rana akan memulainya sendiri tanpa bantuan siapa pun.Tidak ada satu pun orang yang dikenalnya disana,setelah menemukan alamat rumah kontrakan yang akan disewanya rana segera menghubungi nomor ponsel pemilik kontrakan.Rumah minimalis itu akan menjadi tempat ia tinggal,setelah membayar uang kontrakan 1 tahun rana pun menerima kunci.rana pun meletakkan kopernya lalu mulai membersihkan rumahnya dan menyusun pakaiannya di lemari yang kebetulan pemilik kontrakan baik hati memberikannya lemari pakaian.
"Rana"
"Iya bu"
"Ibu ada kompor dan beberapa peralatan masak yang tidak terpakai,kamu bisa menggunakannya nak"
"Terima kasih banyak bu,kebetulan saya belum sempat beli karena baru saja selesai membersihkan rumah"
"Tidak perlu sungkan,kalau kamu butuh sesuatu datang kerumah ibu"
"Baik bu sekali lagi terima kasih banyak"
"Ibu permisi ya masih banyak urusan,semoga kamu betah tinggal disini"
"Baik bu silahkan"
"Oh ya rana,apakah kamu sudah menemukan pekerjaan?"
__ADS_1
"Belum bu"
"Kebetulan sekali kamu bisa bekerja diwarung sembako ibu,bagaimana apakah kamu mau?"
"Mau bu,terima kasih banyak bu"
"Besok kamu bisa mulai bekerja tapi gajinya kecil"
"Tidak apa bu saya sangat bersyukur ibu mau menerima saya sebagai pegawai"
"Baiklah kalau begitu ibu permisi ya"
Rana sangat senang karena bertemu dengan orang yang baik,rana segera menuju ke dapur yang menyatu dengan ruang tamu yang sekaligus kamar tidur itu,rumah petak tanpa penyekat cukup nyaman untuk rana yang tinggal sendiri.Setelah menyusun semua perlengkapan dapur yang diberikan pemilik kontrakan rana pun pergi untuk mencari warung.Rana yang mulai merasakan lapar segera menuju warung untuk membeli mie instan,rana harus berhemat karena uang yang dimiliki tidaklah banyak.Rana makan dengan lahap lalu setelah merasa kenyang rana pun pergi untuk membeli kasur,memulai hidup sendirian tentulah rana harus berhemat dan berjuang seorang diri.
"Semoga kamu bahagia tami,aku akan memulai hidup tanpamu" kata rana lalu terlelap dalam tidurnya.
Pagi-pagi sekali rana telah bangun lalu mengambil handuknya lalu segera menuju ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya,rana pun segera memasak mie instan lengkap dengan secangkir teh untuk menemaninya sarapan pagi.Setelah selesai dan mencuci piring kotornya rana segera menuju kerumah pemilik kontrakan karena ia ingin segera memulai pekerjaannya.
"Rana..kamu sudah datang nak?"
__ADS_1
"Iya bu,apakah rana bisa mulai kerja hari ini bu?"
"Tentu saja,ayo ikut ibu" rana pun menuruti dan mengikuti langkah wanita yang telah berbaik hati padanya itu.selama berada diperjalanan rana terus menyimak apa yang disampaikan pemilik kontrakan yang menjelaskan apa saja pekerjaannya.
"Ini warung ibu" kata pemilik kontrakan yang bernama ratih itu.
"Biar rana saja bu yang membuka warungnya"
"Baiklah lakukan saja anggap ini usahamu sendiri bantu ibu mengelolahnya ya"
"Baik bu" kata rana sambil tersenyum.Rana bekerja dengan di bimbing ratih pemilik warung yang baik hati itu,dengan sabar ia menjelaskan ke rana harga dari semua barang dagangannya.
"Ibu akan terus membimbing sampai kamu bisa ibu lepas,bagaimana apakah kamu keberatan?"
"Tentu saja rana tidak kebratan bu,rana senang ibu mau membimbing rana disini karena rana masih baru bu"
"Baiklah kalau begitu,itu pelanggan sudah datang'
Tanpa terasa hari sudah malam rana pun menutup warung dengan dibantu ibu ratih,keduanya pun pulang bersama dengan berjalan kaki karena jarak antara warung dan rumah sangat dekat.Rana tiba dirumahnya lalu segera membersihkan tubuhnya yang sangat lelah setelah seharian bekerja,pemilik warung sangat baik sebelum pulang rana diberi sebungkus sembako untuk dibawa pulang.Rana pun menyusun semua pemberian pemilik warung,rana sangat bersyukur dipertemukan dengan orang sebaik ibu ratih.
__ADS_1