Rana

Rana
Serangan jantung,dokter?


__ADS_3

Dengan seksama nuria mendengarkan penjelasan dari dokter penyakit apa yang sedang dialami herdian suaminya,seakan tidak percaya dengan apa yang ia dengar nuria pun bertanya kembali ke dokter yang menangani suaminya itu.


"Apa dokter serangan jantung?"


"Ya kalau saja suami anda tidak menghentikan kebiasaan nya mengomsumsi minuman beralkohol"


"Lalu bagaimana kondisinya saat ini?apakah sudah parah?"


"Untuk saat ini pasien dalam kondisi baik,asal mau menjalani terapi dan hidup sehat semua akan baik-baik saja" terang dokter itu.


"Lalu berapa lama kah suami saya akan dirawat dokter?"


"Untuk berapa lamanya kami belum bisa memastikan" jawab dokter.


"Bagaimana kalau kondisinya semakin parah?"


"Pasien harus dioperasi"


"Baiklah dokter terima kasih atas penjelasannya,saya permisi"


Nuria pun berjalan pelan sambil terus memikirkan penyakit yang diderita herdian,entah apa yang membuat suaminya berubah menjadi peminum.nuria tidak sanggup membayangkan kalau sesuatu terjadi dengan suaminya.tanpa terasa nuria telah sampai di depan pintu ruang rawat herdian lalu masuk menatap wajah herdian yang sedang tertidur itu.dengan perasaan campur aduk nuria duduk disamping herdian mengingat kembali kenangannya sewaktu berpacaran dengan herdian.


"Kenapa kau menjadi seperti ini?" kata nuria pelan.lalu nuria mengambil ponselnya untuk mencari kontak ibu mertuanya.


"Ada apa nuria?kenapa kamu belum pulang?"


"Aku ada dirumah sakit,herdian masuk rumah sakit dan ini masalah yang serius mam"

__ADS_1


"Apa!! apa yang terjadi cepat katakan"


"Herdian kemungkinan terkena serangan jantung akibat sering mabuk-mabukan"


"Kami akan segera kesana,tunggu kami dan beritahu dimana rumah sakit tempat anakku dirawat"


"Baik ma Rs.xxxx"


"Baik mama segera tiba"


Sambungan telepon pun terputus baru saja nuria ingin memasukkan kembali ponselnya ke dalam tas ponselnya bergetar pesan singkat pun muncul dilayar ponsel yang dimana boy mengirimkan pesan.


"Bagaimana keadaan suamimu?"


"Baik" jawab nuria singkat.


"Entahlah aku tidak tahu"


"Kalau kau butuh sesuatu hubungi aku,aku siap membantumu"


"Baiklah terima kasih banyak boy"


"Kau tidak perlu sungkan" setelah membaca pesan dari boy nuria pun memasukkan kembali ponselnya ke tas lalu duduk sambil menatap wajah suaminya yang tertidur itu.


Dengan perasaan tidak menentu pasangan suami istri itu pun segera menuju keruang rawat inap anaknya.melihat anak kesayangannya terbaring lemah membuat hatinya bersedih.ibu mana yang tidak sedih melihat anaknya jatuh sakit diusia mudanya.


"Dimana dokternya?" tanya pria paruh baya yang tidak lain adalah papa dari herdian.

__ADS_1


"Nuria akan mengantar papa ke ruang dokter,ayo pa" mertua dan menantu itu berjalan bersama,sedangkan herdian ditemani ibundanya tercinta.


"Mam"


"Kau sudah bangun nak,ada apa denganmu kenapa jadi peminum?"


"Maafkan herdian ma,herdian tidak bisa berpikir jernih"


"Apa pekerjaanmu di sini membuatmu tertekan?"


"Tidak ma bukan karena pekerjaan" jawab herdian.


"Lalu apa kalian sering bertengkar?"


"Tidak ma ini tidak ada sangkut pautnya dengan rumah tangga kami,kami baik-baik saja"


"Apakah karena permintaan kami yang meminta cucu?"


"Bukan ma,ini karena adanya wanita lain di hatiku"


"Apa!!"


"Ya ma herdian menyukainya tapi wanita itu tidak menyukai herdian"


"Wanita seperti apa yang bisa membuat anak mama patah hati dan mabuk-mabukkan?"


"Dia wanita biasa,hanya saja dia sudah menikah"

__ADS_1


__ADS_2