Rana

Rana
Perasaan ini.


__ADS_3

Herdian pulang karena tidak mendapat balasan perasaannya terhadap rana wanita yang belakangan kerap bertemu dengannya."aku ditolak" begitulah isi hati herdian melihat rana begitu acuh dengannya.Herdian pulang dengan membawa perasaan kecewa,dikamarnya herdian mulai menghayalkan bisa berdampingan dengan rana bahkan membina rumah tangga dengannya dan melahirkan banyak anak dengannya.


"Aah aku terlalu banyak menghayal tentang dirimu" kata herdian pelan lalu memeluk guling dan tertidur dengan lelap bahkan herdian mengabaikan panggilan dari nuria yang sedari tadi menghubunginya namun herdian sengaja membuat mode hening pada ponselnya.


"Kemana dia kenapa tidak mengangkat panggilanku" nuria pun menggigit jarinya kerap kali merasa diabaikan herdian suaminya yang belakangan ini telah berubah 180 derajat.


Tidak mau ambil pusing akan kerenggangan hubungannya dengan herdian nuria pun segera masuk ke kamar mandi membersihkan tubuhnya,berendam adalah caranya melepaskan penat dan menghilangkan stress.Nuria begitu menikmati fasilitas yang ada dirumah mertuanya yang notabenenya adalah orang kaya.Puas dengan kegiatannya nuria segera keluar lalu segera berpakaian rapi karena kedua merttuanya pasti menunggunya untuk makan malam bersama seperti biasanya.Baru saja nuria ingin beranjak dari meja riasnya langkah kakinya terhenti karena mendapat notifikasi diponselnya yang dimana ia menerima permintaan pertemanan dari seorang pria berwajah tampan.Nuria pun menerima permintaan pertemanan dari dunia maya itu dan tidak lama kemudian nuria menerima pesan yang dikirim pria tersebut.


"Salam kenal terima kasih sudah menerima permintaan pertemanan dariku"

__ADS_1


"Ya" jawab nuria yang tertarik untuk membalas pesan pria tersebut karena baginya lumayan untuk mengisi waktu luangnya karena merasa bosan tidak memiliki teman dekat.Setelah menyantap makan malamnya obrolan nuria berlanjut hingga tengah malam.Keduanya pun sepakat untuk bertemu keesokan harinya di jam makan siang diresto yang telah keduanya sepakati.


"Baik kita bertemu disana" jawab nuria.


"Terima kasih senang berkenalan denganmu,karena tidak hanya cantik kau juga wanita yang menarik dengan karir cemerlang"


"Kau terlalu memuji boy" balas nuria.


"Baiklah selamat malam boy" balas nuria.

__ADS_1


Nuria pun bersiap untuk tidur dengan wajah ceria,menghayal akan pertemuannya dengan boy pria yang ia kenal dari dunia maya,nuria yang telah mencoba memejamkan matanya selama satu jam lamanya namun tidak berhasil karena hatinya gelisah pakaian apa yang akan ia kenakan nantinya agar tampil cantik dihadapan boy.Nuria pun mulai memilah pakaiannya ,setelah memilih yang tepat nuria pun segera tidur dan keesokan harinya ia bangun dengan penuh semangat merias wajahnya secantik mungkin.perkenalannya dengna boy lewat jejaring sosial membuatnya bagai ABG yang baru saja mengenal lawan jenis dan jatuh hati padanya.Nuria bekerja wajah cerah secerah matahari yang menyinari bumi,matanya selalu melihat kearah jam,nuria tidak sabar ingin bertemu dengan boy hingga tiba waktunya dengan tergesah-gesah nuria berjalan menuju lift,ia tidak ingin terlambat untuk pertemuan pertamanya dengan boy karena ia ingin memberi kesan ke boy kalau ia wanita yang tepat waktu dan menunggu boy di tempat yang telah dijanjikan.


"Nuria?" tanya pria yang ada dihadapan nuria yang merupakan boy.


"Ya aku nuria"


"Aku boy" boy pun menyodorkan tangannya untuk berkenalan dengan nuria wanita yang ia kenal lewat dunia maya itu.


"Nuria,silahkan duduk boy"

__ADS_1


"Apa kau sudah lama menungguku?"


"Ah tidak aku baru saja tiba" jawab nuria tanpa melepas pandangannya diwajah tanpan boy.


__ADS_2