Rana

Rana
Aku ibu kandungmu.


__ADS_3

Rana menyetujui keinginan tami untuk rujuk,semua itu rana lakukan agar herdian dan istrinya tidak bisa menemukan keberadaan mereka lagi.Namun nuria justru lebih licik dari karena nuria mulai menjalankan aksinya pada saat rana sedang bertemu dengan tami.Nuria pun menemui lintang dan mengatakan jadi dirinya.


"Tante mau bertemu ibu?ibu sedang pergi" kata lintang dengan wajah dan gaya bicara anak kecil pada umumnya.


"Aku sedang tidak ingin bertemu dengan ibumu yang miskin itu,dengarkan aku" nuria pun mencengkram bahu lintang dan tindakannya itu membuat lintang ketakukan.


"Lepaskan tante sakit" rengek lintang.


"Sssst diam,dengar aku akan mengatakan yang sebenarnya kalau ibumu itu bukanlah ibu kandung melainkan hanya ibu asuh kamu saja"


"A-apa maksud tante?"


"Ibumu menitipkanmu pada perempuan itu dan sekarang ibu kandungmu ada dihadapanmu saat ini"


"Tante bohong!" lintang pun berjalan mundur menjauhi nuria.


"Tante tidak bohong dan jangan panggil aku tante tapi mama,kau mengerti?"


"Tidak ibuku cuma satu yaitu ibu rana,pergi aku tidak mau bertemu denganmu"


"Kau bisa menanyakan ke ibumu yang miskin itu,kalau kau mau hidup enak ikut mama karena mama akan memberikan apa pun yang kau mau termasuk mainan mahal yang tentu saja ibumu tidak bisa memberikannya"


"Mainan?tante tidak bohonh" lintang hanyalah anak kecil yang apa bila di iming-imingi mainan maka hatinya akan luluh seperti anak lainnya.


"Iya,tante bisa buktikan besok"

__ADS_1


"Tidak!aku tidak mau" lintang pun berlari meninggalkan nuria.


Nuria tersenyum penuh kemenangan lalu segera kembali ke mobil lalu pergi meninggalkan tempat dimana ia bertemu dan berbicara dengan anak yang pernah ia lahirkan beberapa tahun lalu.Nuria senang karena berhasil mengungkap jati dirinya.Semua itu nuria lakukan agar ia bisa bersatu dengan anaknya tanpa hambatan apa pun.


"Dari mana saja kau?"


"Aku sedang melakukan tuggasku"


"Apa maksudmu?"


"Aku bertemu dengan anak kita dan aku mengatakan kalau kita adalah orang tua kandungnya"


"Lalu bagaimana reaksinya?"


"Dia terkejut dan tidak mempercayai apa yang aku katakan,tapi aku tidak akan menyerah karena aku akan membawanya pulang kepelukan kita"


"Aku akan menyewa pengacara untuk menekan wanita itu,bila perlu aku akan menjebloskannya kedalam penjara"


"Kau akan menuntutnya?"


"Ya"


"Apa kau yakin dengan rencanamu itu?"


"Serahkan semuanya padaku"

__ADS_1


"Terserah kau saja"


Rana sangat terjekut mendengar cerita dari lintang anaknya,dengan wajah pucat rana menjelaskan ke anaknya kalau semua itu hanya bohong belaka.Rana terus meyakinkan lintang kalau dialah ibunya dan semua itu rana lakukan karena rana tidak ingin berpisah dengan lintang.


"Lintang sayang,dengarkan ibu"


"Ya bu"


"Lintang anak ibu satu-satunya,lintang jangan dengarkan tante itu ya"


"Iya bu"


"Kalau tante itu datang menemui lintang beritahu ibu,kamu mengerti nak?"


"Mengerti bu"


Rana pun menceritakan semua masalah yang ia alami ke tami,rana membutuhkan saran dan bantuan dari tami untuk menghadapi wanita yang mengaku sebagai orang yang telah melahirkan lintang.


"Tenanglah aku akan membantumu mengurus semua permasalahanmu"


"Terima kasih sekali lagi"


"Bagaimana kalau kalian aku jemput sekarang juga untuk mencegah hal-hal yang tidak di inginkan?"


"Beri aku waktu karena aku harus menjelaskan siapa dirimu karena aku takut lintang akan kebingunggan dengan situasi saat ini"

__ADS_1


"Baiklah aku mengerti dan aku sabar menunggumu"


"Terima kasih"


__ADS_2