Rana

Rana
Bertemu tanpa di duga.


__ADS_3

Seminggu berlalu rana dan herdian sudah tidak pernah berkomunikasi lagi apa lagi bertemu seperti yang mereka lakukan karena menyangkut soal anak mereka yaitu lintang.seperti biasa rana pergi ke pusat perbelanjaan untuk membeli kebutuhan di dapurnya yang telah habis,setelah menerima catatan dari asisten rumah tangganya.satu persatu bahan makanan telah memenuhi keranjang belanjaannya,rana pun berjalan menuju rak tempat berbarisnya berbagai merek teh.saat ingin mengambil sekotak teh tanpa sengaja seorang pria pun melakukan hal yang sama,tangan keduanya pun saling bersentuhan.


"Maaf aku duluan" kata rana lalu segera pergi setelah melihat pria itu yang tidak lain adalah herdian.


"Tunggu kenapa kau menghindariku?bagaimana kabar lintang?"


"Lintang baik-baik saja,aku sibuk aku duluan" rana pun pergi menuju kasir untuk membayar barang belanjaannya namun tanpa dia sadari herdian terus mengikutinya.


"Ini saja bu?" tanya kasir.


"Ya" jawab rana.


"Aku saja yang bayar mbak,kami suami istri" jawab herdian.


"Dia bohong aku bukan istrinya,pakai kartu ini mbak"


"Kami sedang bertengkar mbak tahu sendiri wanita kalau sedang marah tidak mengakui suaminya" jawab herdian sambil merangkul bahu rana.

__ADS_1


"Lepaskan" kata rana sambil melotot kearah herdian.


"Sayang mau sampai kapan kamu merajuk?ngak enak loh di lihat orang lain" kata-kata yang di ucapkan herdian membuat rana sadar kalau dia sedang di perhatikan orang banyak dan tidak ada gunanya melawan herdian yang sedang kurang waras otaknya.


"Baiklah aku ikuti permainanmu" bisik rana.


"Aku mau lihat seberapa penurut dirimu" balas herdian berbisik.


"Sayang bawain dong barang belanjaan kita" rengek rana tentu saja dengan gaya manja yang dibuat buat.


"Baik sayangku" herdian pun tanpa sungkan membawa barang belanjaan rana.


"Tentu saja sayang" jawab herdian.


Tanpa membuang waktu rana pun menuju ke butik,tangannya dengan terampil melihat satu per satu pakaian yang ada disana namun tidak ada satu pun yang ia sukai.setelah melihat lihat cukup lama rana pun menemukan pakaian yang dia inginkan yaitu sepasang lingerie berwarna merah.


"Sayang bagaimana dengan ini?" rana dengan sengaja menunjukkan pakaian seksi itu dan tentu saja itu membuat herdian terkejut dengan aksinya.

__ADS_1


"Ba-bagus sayang ambillah kalau kau suka" jawab herdian sambil menutupi kegugupan nya.


"Baiklah sayang aku mau milih beberapa potong lagi yang seperti ini" jawab rana sambil mengerjai herdian.


"Bersenang-senanglah sayang" jawab herdian dengan pikiran kacaunya.


"Rasakan" rana pun tersenyum karena berhasil mengerjai herdian.sedangkan herdian terus mengumpat perbuatan rana.


"Sialan untuk apa dia membeli pakaian seperti itu?apa dia mau membuatku cemburu karena dia akan bersenang-senang dengan suaminya dengan pakaian yang aku beli?" kata herdian dari dalam hatinya.


Setelah puas memilih rana pun meminta herdian membayar semua barang belanjaannya lalu pulang.


"Terima kasih" kata rana sambil tersenyum sinis.


"Tunggu" jawab herdian.


"Apa lagi?kau menyesal?" tanya rana.

__ADS_1


"Kau sedang mengujiku?"


"Jangan berpikiran aneh-aneh deh,aku harus segera pulang" rana pun melangkah meninggalkan herdian namun tanpa ia duga herdian justru menarik tangannya lalu dengan cepat mencium bibir rana dengan rakusnya.sedangkan rana hanya terdiam kaku tidak menyangka herdian melakukan itu padanya.


__ADS_2