Reinkarnasi Ketujuh

Reinkarnasi Ketujuh
Entitas Misterius


__ADS_3

Hampir di setiap negara terjadi kerusuhan.


Setelah mendengar pidato itu, para pria memulai pemberontakan ketika mengkonfirmasi bahwa Putri Gadis yang dulunya tinggi dan perkasa, sekarang telah menjadi wanita biasa.


Tentara berusaha menghentikan pemberontak. Namun, yang membuat mereka ngeri, ketika berhadapan dengan laki-laki, mereka menjadi sangat lemah.


Sangat lemah sehingga mereka tidak bisa mengangkat pedang untuk bertarung.


Hasilnya, tentara yang seluruhnya beranggotakan para wanita dengan cepat ditundukkan oleh para pemberontak.


Orang yang paling menderita adalah para Elementalist, terutama mereka yang menggunakan status mereka sebagai Putri Gadis untuk menganiaya laki-laki.


Gadis-gadis yang seharusnya suci, kini ditelanjangi dan diperkosa beramai-ramai oleh para pemberontak.


Hanya dalam kurun waktu satu, berbagai Kerajaan dan Kekaisaran telah jatuh ke tangan pemberontak.


Para Putri Gadis, Putri Kerajaan, Ratu, dan wanita dengan garis keturunan bangsawan dijadikan budak untuk memuaskan nafsu pria.


Selama ini mereka hidup tanpa martabat dan harga diri, itu menyebabkan mereka tertekan dan stres. Saat ini, para pria tersebut menunjukkan sisi gelap kemanusiaan.


Melayang di luar angkasa, Ars menyaksikan semua adegan ini melalui [Divine Sense], melihat kekejaman yang dilakukan oleh para pria, emosinya tidak berfluktuasi sedikit pun.


Karena jarak yang terlalu jauh, Restia dan Est tidak melihat adegan pornografi tersebut.


Tidak seperti Est yang polos dan lugu, Restia telah berinteraksi dengan masyarakat manusia. Dia samar-samar menebak apa yang terjadi. Meski begitu, dia tidak menyalahkan Ars atas perbuatan tersebut.


(Layak menjadi protagonis. Sekalipun dalam menghadapi situasi ini dia bisa melakukan apa pun, dia tidak bertindak sembarangan)


Ars secara khusus mengawasi apa yang akan dilakukan Kazehaya Kamito.


Setelah pengumuman Kaisar Abadi Penjelajah Dimensi berakhir dan periode kekacauan di mulai, Kamito tidak memanfaatkan situasi itu untuk menundukkan para wanita disekitarnya seperti pria lainnya.


Kamito mencoba menenangkan teman sekelasnya, lalu bersama Claire dan Rinslet, dia menemui kepala sekolah Akademi Roh Areishia, Greyworth Ciel Mais.


Sayangnya, bahkan Greyworth tidak bisa memberikan jawaban apapun terkait kejadian ini.


Tidak menemukan jawaban, Kamito bersama kedua heroine-nya pergi ke perpustakaan untuk membaca dokumen kuno, berharap menemukan informasi.


Melihat perilaku sang protagonis, Ars menggelengkan kepalanya, dan mencap Kamito sebagai laki-laki beta.


(Sudah saatnya aku pergi.) Pikir Ars.


Dia telah meninggalkan altar di dekat makam Areishia, sehingga Ars bisa kembali kapan saja dan berziarah.

__ADS_1


(Est, Restia, doakan aku semoga beruntung)


Mengingat pengalamannya sebelumnya, Ars selalu mengalami kesialan setiap kali ia tiba di dunia baru.


Restia: "Fufu, kamu mengatakan hal lucu, Ars. Tapi... Semoga beruntung~"


Est: "Aku adalah pedang Ars, keberuntungan akan disisi mu."


Kedua Roh tersebut tidak tahu bahwa keberuntungan Ars tidak terlalu bagus.


Jika tercermin dari data, mungkin statistik keberuntungan Ars berada di angka minus.


(Semoga begitu) Ars tersenyum kecut.


Sebelumnya, ia terjebak dalam badai ruang dan waktu. Dia akhirnya terluka parah dan terdampar di dunia ini.


Menenangkan pikirannya, Ars mengaktifkan [Teleportasi Agung]. Detik berikutnya, tubuhnya menghilang.


...


Kekosongan Tak Berujung.


Ini tempat yang berada di luar batas-batas alam semesta. Tempat ini tidak memiliki ruang dan waktu, dan dipenuhi dengan energi primordial yang sangat kacau.


(Jadi ini Kekosongan Tak Berujung, yang Ars sebutkan? Sungguh menakjubkan)


Restia berbagai penglihatan dengan Ars, sehingga dia bisa melihat apa yang dilihatnya.


Ars telah menceritakan identitasnya sebagai musafir kepada Restia dan Est, sekaligus tempat macam apa itu Kekosongan Tak Berujung.


(Berhati-hati, Ars. Aku merasakan disini sangat berbahaya) Est berbicara serius.


(Um, aku tahu) Ars mengangguk.


Sebelumnya ia mengira tidak ada bahaya di Kekosongan Tak Berujung, namun ternyata ia terlalu naif.


(Selamat tinggal, Areishia)


Melirik semesta [Seirei Tsukai no Blade Dance] untuk terakhir kalinya, Ars terbang dengan kecepatan melebihi kecepatan cahaya. Hanya saja, dia lebih berhati-hati dibandingkan sebelumnya.


Mungkin karena hidup terlalu lama, dia melupakan banyak hal yang berhubungan dengan hidupnya sebelum bereinkarnasi. Misalnya, dia baru mengetahui dirinya terdampar di semesta [Seirei Tsukai no Blade] setelah mengakses Catatan Akashic.


Apalagi, Ars tidak memiliki memori fotografis atau memori eidetik, seiring berjalannya waktu, ia akan melupakan banyak hal.

__ADS_1


(Kita mau ke mana?) Tanya Restia sambil mengagumi kekuatan sejati Ars.


(Tidak tahu) Jawab Ars.


(Hah) 2x


Restia dan Est tercengang mendengar jawaban itu.


(Setiap bola cahaya adalah alam semesta. Bahkan dengan kekuatan Kaisar Abadi, aku tidak dapat menyelidiki alam semesta macam apa itu. Jadi, saya pilih secara acak saja) Ars berkata tak berdaya.


(Oh, sial!)


Saat terbang, Ars selalu mengaktifkan [Divine Sense] yang berfungsi seperti radar, hal ini dilakukan untuk menghindari badai ruang dan waktu.


Dia selalu mengira hanya ada dirinya sendiri di Kekosongan Tak Berujung ini, tapi dia menemukan ada [Divine Sense] lain dan itu jauh lebih kuat daripada miliknya!


Hal ini membuktikan bahwa Ars masih belum berpengalaman dan ceroboh.


(Ada apa Ars?) Tanya Restia, merasakan kegelisahan Ars.


(Jantung mu berdebar lebih cepat dari biasanya.) Est bingung.


Ars tidak punya waktu untuk menjawab pertanyaan kedua Roh itu, dia bisa merasakan bahwa [Divine Sense] pihak lain telah mengunci auranya.


Tidak ingin mengambil risiko bertemu orang dengan niat buruk yang lebih kuat darinya, Ars memobilisasi kekuatan penuhnya.


Fisik Batin di dadanya memancarkan cahaya suci, dan Kehendak Surga memperkuatnya.


Kemudian Ars berakselerasi melampaui kecepatan cahaya, bahkan menembus ruang dan temporal itu sendiri.


Menurut teori relativitas khusus Einstein, kecepatan cahaya adalah batas kecepatan yang dapat dicapai oleh objek apa pun dengan massa. Objek bermassa tidak dapat dipercepat hingga melebihi kecepatan cahaya, karena akan membutuhkan energi yang tak terhingga.


Namun, ada hipotesis tentang partikel yang disebut tachyon yang dapat bergerak lebih cepat dari kecepatan cahaya.


Sebagai Idaten, Ars telah memenuhi persyaratan pertama, yaitu memiliki energi tak terbatas. Ditambah Kehendak Surga Sembilan Dunia, dia telah melampaui batas kecepatan cahaya.


Sayang sekali, tidak peduli seberapa cepat Ars kabur, dia tidak bisa lepas dari [Divine Sense] pihak lain.


Ini membuktikan satu hal, kekuatan orang itu jauh di atas Ars.


(Oh my god... Betapa sialnya aku, aku bertemu dengan entitas misterius yang lebih kuat dariku)


Ars mengutuk Dewi Keberuntungan yang mungkin sangat membencinya dan malah Dewi Kemalangan sangat mencintainya.

__ADS_1


__ADS_2