
"Latihannya cukup sampai disini."
Rin duduk di dada Ars, lalu berdiri dan berlari menuju bukit tempat segel berada.
Ars dalam kondisi tengkorak hancur ditinggalkan sendiri.
15 menit kemudian, tengkoraknya pulih seperti sediakala.
"Wanita tua sialan, apa ia tidak tahu cara menahan diri... Aduh aduh aduh..."
Setelah semua lukanya pulih, Ars berdiri sambil meregangkan badannya. Tanah di sekitarnya terdapat banyak noda darahnya hasil pemukulan Rin.
"Nah, apa yang harus aku lakukan selanjutnya...?"
"Sudahlah, aku memancing saja."
Sebagai makhluk abadi, ia paling tidak kekurangan waktu.
Setelah memutuskan kegiatannya, ia berlari menuju sebuah danau.
Mengambil pancing yang ia sembunyikan di atas pohon, ia mulai memancing di tepi danau sambil meratapi hidupnya di dunia ini.
"Sudah satu bulan aku terlahir di dunia ini, tapi aku masih tidak tahu dunia ini berdasarkan anime apa."
"Underrated anime... Hanya ini satu-satunya penjelasan masuk akal kenapa aku tidak tahu dunia ini."
Sebelum ia memulai perjalanan reinkarnasi, Ars adalah seorang otaku, meski ia hanya menonton anime bajakan yang ada di internet, ia telah menonton lebih dari tiga ratus judul anime.
Kecuali reinkarnasi pertama, ia mengetahui dunia reinkarnasi kedua sampai keenam.
"Tapi harus aku akui, wajah ku di reinkarnasi sangat tampan dibandingkan semua reinkarnasi ku sebelum."
Melihat wajahnya di pantulan permukaan air danau, Ars merasa senang dengan penampilannya.
Ia memiliki mata merah darah dan rambut hitam legam . Wajahnya yang pucat dan perawakannya yang ramping membuatnya tampak seperti seorang bangsawan. Selain itu, tinggi badannya sekitar 180 cm dan ia usianya sekitar 20an.
Pakaiannya sebagian besar berwarna cokelat sienna dengan selendang merah.
"Oh, ada ikan!"
__ADS_1
Ars menarik pancing setelah melihat gerakan di tali, lalu hanya sekali tarikan, ikan yang mengigit kail muncul di depannya.
"Ikannya cukup besar, tapi apa ikan ini bisa di makan...?"
Ia tidak tahu spesies ikan yang dipancingnya, dan apakah bisa di makan atau tidak.
"Sudahlah, bahkan jika itu beracun, aku tidak akan mati."
Tidak memikirkan masalah ini, Ars dengan santai melemparkan ikan itu ke kolam buatan yang telah ia gali sebelumnya, lalu melanjutkan memancing.
Beberapa jam berlalu, ia telah mendapat sembilan ikan hasil memancing.
"Sudah senja, waktu berlalu cepat tanpa di sadari."
Langit di warnai jingga, matahari perlahan-lahan tenggelam. Tapi itu tidak mempengaruhi Ars, ia tetap duduk di tempatnya dan melanjutkan memancing.
"Ras Idaten benar-benar hebat, selain abadi dan tidak menua, ras ini mempunyai fisiologi diluar nalar."
Selama satu bulan ini, Ars telah menemukan beberapa kemampuan unik Idaten.
Kemampuan pertama, [stamina Tak Terbatas]. Ars tidak pernah merasa lelah dan letih meski telah melalui pelatihan brutal Rin. Ia tidak membutuhkan tidur, makan, dan bahkan bernafas. Sederhana, sumber energi Idaten tidak ada habisnya.
Ars mengalami ini melalui pelatihan tidak manusiawi, tidak ada organnya yang tidak dihancurkan oleh Rin. Ia pernah bertanya mengapa Rin selalu memutilasi-nya tiap kali latihan.
Lalu Rin memberikan jawaban: "Semakin banyak organ dan tubuh dihancurkan, semakin sedikit hal itu mulai mengganggu mu, ini membuat mu lebih efektif dalam pertempuran."
Setelah mendengar itu, Ars tidak bisa berkata-kata. Meski kejam, ia harus mengakui metode itu sangat efektif.
Pada minggu pertama, dia merasakan sakit yang luar biasa hingga dia menangis setiap kali organnya hancur. Tapi seiring waktu berlalu, ia mulai terbiasa. Sekarang ia hanya mengerutkan kening saat jantungnya hancur.
Kemampuan ketiga, [Keabadian]. Meski semua Idaten abadi, tapi mereka mempunyai faktor penyembuhan yang berbeda untuk memperbaiki tubuhnya.
Misalnya, Ars pernah melihat Rin memamerkan bahwa dia dapat meregenerasi anggota tubuh yang terpotong-potong dalam hitungan detik. Sedangkan dia sendiri membutuhkan puluhan menit untuk meregenerasi anggota tubuh yang terpotong-potong.
Menurut Rin, faktor penyembuhan itu bisa ditingkatkan melalui pelatihan. Oleh sebab itu Ars bertahan melalui pelatihan neraka itu.
Kemampuan keempat, [Kebal]. Idaten berbeda dari semua organisme hidup pada tingkat sel dalam arti bahwa mereka tidak memerlukan kriteria standar untuk hidup dan bahkan tidak memerlukan fungsi tubuh apa pun untuk bertahan hidup. Mereka mampu bertahan hidup dengan hati atau organ mereka benar-benar hancur.
Ini telah Ars buktikan sendiri, ia masih sanggup bertarung melawan Rin, meski ada lubang besar seperti donat di dadanya.
__ADS_1
Kemampuan kelima, [Kecepatan Tak Tertandingi]. Saat Ars lahir, kecepatan awalnya adalah 0,1 mach, dan setelah sebulan, kecepatan sekitar 0,9 mach atau telah mencapai subsonik+. Tapi kecepatannya bukan apa-apa dibanding Rin, yang dapat melompat ke luar angkasa dan kembali dalam hitungan detik dan juga dapat berlari keliling dunia dalam hitungan menit.
Kemampuan keenam, [Kapasitas Pertumbuhan Tanpa Batas]. Ini kemampuan Idaten yang paling membuat Ars syok sekaligus gembira.
Idaten dapat terus menjadi lebih kuat tanpa batas waktu melalui pelatihan, mereka tidak memiliki batas atas apa yang dapat mereka capai dalam hal pertumbuhan asalkan mereka terus berlatih dan melawan lawan yang kuat.
"Mungkin nasib sial di enam reinkarnasi ku hanya untuk beruntung di reinkarnasi ketujuh ini, sebuah berkah aku terlahir sebagai Idaten. Aku tidak pelit khawatir mati muda lagi karena aku tidak bisa abadi."
Sudut bibir Ars melengkung menjadi senyuman mengerikan, yang bisa menakuti anak-anak kecil.
Berbaris di tanah, menggunakan lengan sebagai bantal, ia menatap langit yang telah berubah menjadi malam tanpa ia sadari.
"Dibandingkan Ras Saiyan, aku rasa Ras Idaten lebih unggul. Lagipula tidak peduli seberapa kuat Goku, pada akhirnya ia tetap mati karena usia tua."
Ars mengingat Ras Saiyan yang memiliki pertumbuhan kekuatan paling gila. Sebelum mati karena perang dunia ketiga pecah, ia ingat Goku mencapai Super Saiyan God, yang disebut-sebut mampu bersaing dengan Dewa Kehancuran.
Dapat dilihat betapa tidak logisnya pertumbuhan kekuatan Ras Saiyan, tetapi mereka memiliki kelemahan fatal, yaitu umur mereka sama seperti manusia biasa. Peningkatan kekuatan tidak memberikan penambahan umur, sehingga Goku dan Vegeta mati karena usia tua.
"Aku ingin tahu berapa tahun yang diperlukan untuk mengejar kekuatan Rin... Ha ha ha... Setidaknya butuh beberapa ratus tahun, sebaiknya aku mempelajari Sihir Tingkat Lanjut Suku Iblis Merah. Aku ingat telah menghafal rumus sihir [Teleportasi], mungkin saja aku bisa berteleportasi ke dunia lain. '
Cahaya di mata Ars berbinar ketika ide itu muncul di kepalanya.
Sebagai makhluk abadi, hal yang paling ia takuti adalah kebosanan.
Ia khawatir dirinya akan gila karena terlalu bosan, dan pada akhirnya melakukan hal-hal kejam hanya untuk mencari sebuah hiburan. Untuk menghindari itu, Ars ingin menjelajahi dan mengalami dunia yang berbeda.
Ia telah melihat peradaban dunia ini. Pada awalnya, dunia ini telah sampai ke peradaban modern, sayang sekali Iblis datang, senjata modern tidak berguna, sehingga dunia hampir hancur jika bukan karena kemunculan Idaten.
500 tahun telah berlalu sejak Iblis disegel, manusia mulai membangun peradaban kembali, tapi banyak pengetahuan dan teknologi telah hancur oleh peperangan. Alhasil, peradaban manusia saat ini setara dengan abad 20 di bumi sebelum Ars mati.
"Entah berapa lama waktu yang dibutuhkan manusia dunia ini untuk sampai ke peradaban modern. Aku bosan tidak ada internet." Gumam Ars merindukan hiburan modern.
Ia selalu mengelilingi bumi sehari sekali sebagai bentuk latihan yang disarankan Rin. Dan Ars telah melihat banyak peninggalan peradaban modern sepertinya renungan gedung pencakar langit, bangkai mobil, pesawat, kapal, dan lainnya.
"Ada ikan lagi!"
Pikiran Ars terganggu oleh pancing, dan ia mendapat buaya.
Buaya itu mencoba menggigitnya, Ars meraih mulut buaya itu, lalu melemparkannya kembali ke danau.
__ADS_1
"Jika itu aku yang sebelumnya, aku telah melarikan diri begitu melihat buaya." Ars tersenyum, dan melanjutkan memancing untuk menghabiskan waktu.