Reinkarnasi Ketujuh

Reinkarnasi Ketujuh
Bertemu Gadis Cantik di Hutan


__ADS_3

Dengan ekspresi serius di wajahnya, Ars mengamati pria di depannya yang sedang mengocok cangkir. Selain dia, ada lima pria lain yang melakukan hal yang sama.


Kemudian pria itu menghantamkan cangkir itu ke meja. Dengan seringai menyebalkan, dia menatap orang-orang malang di depannya.


"Genap atau ganjil!"


"Ganjil! 'Ars menjawab setelah ragu-ragu.


"Genap."


"Genap."


'Ganjil.'


'Ganjil."


'Ganjil.'


Orang lainnya juga mengatakan tebakan mereka.


Pria itu menarik cangkir ke atas dan memperlihatkan dadu di posisi angka dua.


"Jawabannya genap!"


Orang yang menebak dengan benar merasa senang, sedangkan orang yang menjawab salah menghela napas lesu.


"Tsk, kemalangan ku tidak pernah berubah."


Melihat semua uangnya habis, Ars tidak lagi ingin berjudi, jadi dia meninggalkan kasino.


Peradaban dunia ini masih berada di tahap era feodal. Ditambah wanita lebih mendominasi dibandingkan pria, sehingga hampir tidak ada kemajuan di segala bidang.


Ars masih ingat pelajaran di sekolah dasar. Pada dasarnya, kemajuan peradaban Bumi disebabkan oleh para ilmuwan dari berbagai zaman. Meskipun dalam sejarah juga memiliki ilmuwan wanita, jumlahnya tidak signifikan dibandingkan dengan ilmuwan pria.


Dan di dunia ini, status wanita lebih tinggi daripada pria. Akibatnya, selain kasino yang dibuka secara diam-diam oleh sekelompok pria, tidak ada hiburan yang layak.


Ketika Ars menghipnotis para wanita bangsawan, dia menemukan bahwa hiburan mereka terdiri dari minum teh, melihat taman bunga, dan interaksi sosial di antara para bangsawan.


Dengan pola pikir mereka, tidak heran tingkat hiburan dunia ini begitu rendah.


Tanpa pilihan lain, Ars pergi ke kasino dan berjudi untuk menghabiskan waktu luangnya. Tentu saja tanpa sepengetahuan Areishia.


(Benar saja, wanita tidak boleh dibiarkan memimpin dunia... Jika dibiarkan, kemajuan perkembangan peradaban dunia akan melambat atau tidak bergerak sama sekali.) Pikir Ars sambil melewati gerbang ibukota.

__ADS_1


Itu bukan berarti dia memandang rendah wanita, tapi bukti nyata ada di depannya.


Menurutnya, tidak ada yang namanya kesetaraan gender. Laki-laki dan perempuan memiliki peran masing-masing. Tidak semua pekerjaan pria cocok untuk wanita, begitu pula sebaliknya.


(Selain melahirkan bayi, pria hampir bisa melakukan semua tugas wanita. Tsk, kaum feminis selalu mengatakan bahwa mereka tidak membutuhkan pria dalam hidup mereka. Apakah mereka tidak menyadari bahwa semua fasilitas yang mereka gunakan disekitar mereka dibangun dan di rawat oleh pria? Oh wanita ☕)


Semakin Ars memikirkan hal tersebut, suasana hatinya semakin buruk. Tentu saja, dia merujuk pada wanita di abad ke-21 yang terlalu berpikiran terbuka tanpa memilah-milah apakah suatu hal baik atau buruk.


Selain dunia [High School of the Dead], Ars telah mengunjungi dan tinggal lama di dunia dengan peradaban non-modern. Sekarang dia lebih condong ke wanita konservatif dan berbudi luhur daripada wanita yang berpakaian terbuka dan menampilkan aurat mereka di depan umum di zaman modern.


Memikirkan itu semua, Ars tanpa sadar telah memasuki hutan yang cukup jauh dari ibukota.


"Haaa... Menemukan wanita yang baik seperti Areishia di abad ke-21 seperti mencari jerami di tumpukan jerami." Dia bergumam sambil menghela napas.


Saat dia bersiap untuk menggunakan [Kuchiyose no Jutsu] untuk memanggil Shichibi, terdengar suara seorang gadis tidak jauh darinya.


"Bisakah kamu menjelaskan seperti apa abad ke-21 itu?"


Ars terkejut dengan kemunculan suara gadis tak dikenal itu. Yang mengejutkannya bukanlah mengapa ada seorang gadis di tengah hutan. Lagi pula, dia pernah berada dalam situasi seperti ini sebelumnya, yaitu pertemuan pertamanya dengan Restia.


Masalah adalah dia tidak merasakan kehadiran gadis itu!


Itu hanya bisa berarti dua hal, apakah gadis itu lebih kuat dari Ars, atau dia memiliki kemampuan menyembunyikan aura yang bagus.


Ars berbalik untuk melihat ke belakang dan melihat seorang gadis cantik, terjerat oleh cabang-cabang pohon yang menggeliat tak terhitung jumlahnya.


Mata merah dengan pesona menggoda. Rambut panjang berpendar samar warna lapis lazuli. Kulit lebih putih dari mutiara. Lengan dan kaki ramping selembut boneka.


Seorang gadis dengan kecantikan dunia... Menggunakan deskripsi ini, jelas terlihat bahwa dia bukan manusia, karena di sisi kepalanya ada dua tanduk yang indah.


(Gadis cantik lainnya... Bahkan lebih cantik dari Areishia... Baiklah, aku akui kecantikan wanita dunia ini sangat tinggi dibandingkan dengan dunia yang pernah saya kunjungi.)


(Tapi... Dia loli! Selain itu, mengapa dia telanjang!)


Dikelilingi oleh ranting-ranting yang menggeliat, gadis yang telanjang bulat itu menatap Ars dengan mata penasaran.


Melihat kecantikan telanjang bulat di hadapannya, Ars tidak memerah atau malu seperti protagonis beta lainnya.


"Ada apa? Melamun seperti itu—"


Sebuah suara manis keluar dari bibir gadis itu.


"Ahem, siapa kamu?"

__ADS_1


Tidak merasakan adanya permusuhan, Ars sedikit santai.


"Aku adalah Raja Dracunia. Roh Naga, Bahamut."


Gadis itu perlahan memperkenalkan dirinya.


Mengetahui identitas gadis itu, Ars tidak bisa menahan keterkejutannya. Setelah beberapa saat, dia mendapatkan kembali ketenangannya.


"Untuk berpikir bahwa penampilan Bahamut yang sebenarnya adalah seorang gadis cantik, begitu lembut dan rapuh. Apakah rakyat Kekaisaran Dracunia tahu tentang ini?"


Loli bugil itu yang tidak lain adalah Raja Naga Bahamut, menggelengkan kepalanya dan berbicara santai: "Tentu saja tidak, saat tampil di depan umum, aku akan menggunakan wujud naga."


"Oh, lalu mengapa kamu membocorkan rahasia yang begitu penting kepada seseorang yang sama sekali tidak kamu kenal?"


"Itu karena kamu istimewa."


"Apa istimewanya aku?"


"Kamu bukan makhluk hidup dunia ini."


Pernyataan santai Bahamut sangat mengejutkan Ars. Dia tidak berharap pihak lain mengetahui identitasnya hanya dengan sekali lihat.


Perlu diingat, dia telah menguasai [Cryptic Space], dengan demikian keberadaan tersembunyi di mata keberadaan terkuat di dunia ini, Elemental Lord.


Dao Surgawi (Old Villainous Heavens) dari semesta [Emperor Domination] bahkan tidak bisa merasakan keberadaan Ars, apalagi Tuan Elemental belaka.


[Cryptic Space] bersifat pasif, sehingga tidak terpengaruh oleh bilangannya kekuatannya untuk sementara waktu.


Disisi lain, Bahamut tidak mengetahui isi pikiran rumit pemuda di depannya. Dari sudut pandangnya, pihak lain tidak bisa mengalihkan pandangannya dari tubuh telanjangnya yang indah.


"Fufu, jika kamu terus menatap tajam, aku akan tersipu."


"Cough, aku tidak bermaksud begitu." Ars berpura-pura batuk.


"Merasa terhormat. Kamu adalah satu-satunya 'manusia' yang telah melihat penampilanku ini. Kamu adalah orang pertama dalam sejarah."


Mengatakan itu, Bahamut menggunakan tanaman rambat untuk menutupi ketelanjangannya sambil tersenyum nakal.


(Sialan! Aku digoda oleh loli! Harga diri ku tidak tahan.)


Naga terkenal karena spesies berumur panjang, Ars tidak memperlakukan Dracunia sebagai gadis kecil. Mungkin dia jauh lebih tua darinya.


"Lalu, apa yang kamu inginkan dariku? Sampai kamu menunjukkan wujud sejati mu di depanku, kamu tidak untuk mengundangku minum teh, kan?"

__ADS_1


Di hadapan Raja Naga Dracunia, Ars tidak menunjukkan kesopanan apapun.


__ADS_2