
Sudah lebih tiga bulan sejak Ars bertemu Tian Shen.
Tian Shen tidak membiarkannya pergi begitu cepat. Jarang sekali bisa berbicara dengan orang lain tanpa formalitas, bagaimana bisa dia melewatkan kesempatan ini.
Alhasil, Ars mengunjungi banyak tempat di Alam Surgawi Langit.
Itu adalah nama dunia kecil yang ada di dalam bahtera.
Meski disebut dunia kecil, nyatanya tidak seperti itu. Ars memperkirakan luas Alam Surgawi Langit setara dengan bintang UY Scuti (Diameter 2.38 miliar kilometer).
Tian Shen bertindak sebagai pemandu wisata, dia memamerkan pencapaian seumur hidupnya.
Saat ini Ars dan Tian Shen duduk di sebuah perahu yang mengapung di atas danau spiritual.
Jika kultivator tingkat rendah meminum air di danau, niscaya basis kultivasi mereka akan menerobos tiga ranah besar tanpa efek samping.
"Kamu punya selera bagus, Tian Shen. Tempat ini sangat bagus untuk menghabiskan waktu."
Menikmati hembusan angin, Ars melirik air danau yang jernih.
Di dalam danau, terdapat Naga Sejati, Qilin, Kura-kura Hitam, dan hewan Ilahi lainnya yang sedang bermain.
"Nah, saat hidup terlalu lama, memiliki hobi adalah suatu keharusan. Jika tidak, kebosanan akan membuat ku gila." Tian Shen berkata sambil tersenyum.
"Itu benar... Hidup abadi akan menjadi neraka jika kamu tidak memiliki sesuatu untuk mengisinya."
Ars mengangguk setuju dengan pendapatnya. Kemudian dia melihat Est dan Restia di paviliun tepi danau, keduanya sedang memakan makanan manis bersama sekelompok wanita yang merupakan istri dan selir Tian Shen.
Dia merindukan Areishia.
"Rekan Daois, apa kamu mengolah Dao Kemalangan?"
Pertanyaan tiba-tiba Tian Shen menyadarkan Ars dari lamunannya.
"Tidak, Dao utama ku adalah Dao Spasial. Mengapa kamu menanyakan ini?" Ars bertanya balik.
"Oh, menarik. Tampaknya Rekan Daois sendiri tidak menyadarinya."
Mengusap dagunya, mata Tian Shen berubah menjadi emas, dan mengamati Ars.
__ADS_1
"Apa ada yang salah dengan ku?"
"Rekan Daois, apakah kamu merasa sering mengalami kesialan sepanjang hidup mu?"
Bukannya menjawab, Tian Shen malah bertanya.
"Itu benar. Entah sudah berapa kali aku mengalami kesialan sejak aku memulai reinkarnasi ku."
Soal reinkarnasi, Ars tidak merahasiakannya. Bagaimanapun, Tian Shen telah mengangkat topik ini saat mereka berdiskusi.
Tian Shen sendiri memiliki kemampuan membuat orang lain memasuki siklus reinkarnasi sambil membawa kenangan dari kehidupan sebelumnya.
Namun, ketika Ars bertanya apakah Tian Shen mengetahui asal usul kemampuan reinkarnasinya, dia bilang tidak tahu.
Tapi bukan berarti tidak ada petunjuk sama sekali. Menurut Tian Shen, Ars hanya bisa bereinkarnasi sebanyak sembilan kali, setelah itu jiwanya akan musnah.
Mendengar hal itu, Ars sangat terkejut. Untungnya, dalam reinkarnasi ketujuh, ia bereinkarnasi sebagai Idaten. Kalau tidak, mengingat kesialannya, dia khawatir dia akan mati sebelum dewasa jika dia dilahirkan sebagai manusia biasa.
"Jadi begitu... Aku tahu alasan dibalik nasib buruk mu. Dan juga, aku bisa membantu mu mengubah nasib mu."
"Benarkah itu, Tian Shen?!"
"Tentu saja, aku meremehkan kebohongan."
Contoh terbaru adalah kematian Areishia. Ars mengira ini disebabkan oleh kesialannya.
Setelah mendapatkan kembali ketenangannya, dia menatap Tian Shen dengan ekspresi memohon.
"Bisakah kamu membantu ku menghilangkan nasib buruk ku, Tian Shen? Aku akan membayar berapapun."
"Tidak perlu, ini bukanlah tugas yang sulit. Namun, aku peringatkan mu sebelumnya, kamu akan merasakan sakit yang luar biasa ketika aku mengubah nasib mu. Meski begitu, apakah kamu masih ingin melakukannya?"
Tian Shen tidak kekurangan apapun, dia telah mengambil semua hal terbaik di semesta asalnya. Dia juga mengambil hal-hal yang menurutnya menarik ketika mengunjungi semesta lain. Baginya, membantu Ars hanya sedikit usaha.
"Ya, saya masih ingin! Tidak peduli seberapa sakitnya aku, tidak masalah selama aku bisa menyingkirkan nasib buruk ini." Ars berkata tegas.
"Baiklah, sebelum kita mulai. Aku akan menceritakan sedikit sumber nasib buruk mu, Rekan Daois."
Ars tidak mendesak Tian Shen. Lagipula, dia membutuhkan bantuannya. Selain itu, dia juga ingin mengetahui sumber nasib buruk ini.
__ADS_1
Menurut Tian Shen, Ars memiliki Bintang Setan Kekacauan.
Apa itu Bintang Setan Kekacauan?
Bintang Setan Kekacauan adalah sebuah bintang dalam mitologi yang dipercaya sebagai pembawa malapetaka dan kekacauan.
Dalam mitologi, Bintang Setan Kekacauan dipercaya sebagai salah satu dari tujuh bintang yang membentuk konstelasi Tujuh Bintang. Tujuh Bintang ini dipercaya sebagai pelindung langit dan bumi, dan masing-masing bintang memiliki arti dan simbolismenya sendiri.
Bintang Setan Kekacauan diyakini sebagai bintang yang paling berbahaya dari ketujuh bintang tersebut. Bintang ini dipercaya sebagai pembawa bencana dan kekacauan, dan sering dikaitkan dengan peristiwa buruk, seperti perang, kelaparan, dan penyakit.
Orang-orang yang terkait Bintang Setan Kekacauan akan terlahir dengan nasib buruk dan akan membawa malapetaka bagi orang-orang di sekitarnya.
Pada umumnya, mustahil memutuskan hubungan seseorang dengan Bintang Setan Kekacauan. Ibarat orang yang lahir di tahun zodiak kelinci, mungkinkah orang tersebut mampu memutuskan hubungan metafisik yang sudah terjalin sejak lahir?
Jawabannya iya dan tidak.
Tidak mungkin jika orang itu lemah.
Dan ya bagi orang-orang yang memiliki tingkat kekuatan tertentu.
Khususnya bagi Tian Shen yang merupakan seorang Transenden.
Baginya, hal-hal metafisik seperti jiwa, ilusi, realitas, garis waktu, dimensi pararel, ingatan, dan bentuk konseptual lainnya, Tian Shen bisa menghancurkan itu semua.
"Bintang Setan Kekacauan... Tidak heran aku begitu sial selama ini. Terjadi itu semua karena itu! Sekarang semuanya masuk akal."
Setelah mendengarkan Tian Shen, Ars kaget sekaligus marah.
Bahkan dengan basis kultivasi Kaisar Abadi, dia masih belum bisa merakan koneksi antara dirinya dengan Bintang Setan Kekacauan.
Itu membuktikan bahwa kekuatannya belum cukup untuk mengubah nasib buruknya.
Jika Ars tidak bertemu Tian Shen di Kekosongan Tak Berujung, dia akan selalu mengalami nasib buruk di masa depan.
(Bisa dikatakan, bertemu Tian Shen adalah sebuah keberuntungan besar)
"Aku mengandalkan mu, Tian Shen." Dia sangat berterima kasih.
"Ini hanya masalah kecil, jangan terlalu serius. Berikutnya ayo ke Pagoda Kitab Suci. Aku akan menunjukkan koleksi teknik yang aku kumpulkan selama ini."
__ADS_1
Tian Shen murni membantu Ars hanya karena senang telah bersedia menghabiskan waktu dengannya.
Lagipula kebosanan adalah musuh terbesar makhluk abadi.