Reinkarnasi Ketujuh

Reinkarnasi Ketujuh
KTT Lima Kage Berakhir


__ADS_3

Ruang konferensi KTT Lima Kage.


"Benar. Kami akan mengalokasikan Bijuu sesuai kekuatannya. Tapi ada harga yang harus kalian bayarkan, lagipula jika kami memberikan secara gratis, kalian akan berpikir kami memiliki motif tersembunyi."


Ars mewakili Hashirama berbicara, karena Madara tidak cocok untuk bernegosiasi.


"Tidak gratis?" Hashirama menoleh untung melihat Ars, dia berniat tidak memungut biaya sepersen pun.


"Tentu saja, bahkan jika kita memberikan gratis, mereka mungkin tidak mau menerima."


"Yang Ars katakan benar, sebaiknya kamu diam saja, Hashirama."


Madara kesal karena Hashirama benar-benar berniat memberikan Bijuu secara gratis!


"Ugh."


Dimarahi oleh Madara, Hashirama tertunduk depresi. Dia sama sekali tidak menunjukkan martabat dan keagungan Hokage.


(Untungnya, negosiasi ini tidak diserahkan pada Hashirama. Jika tidak, itu akan terlalu merugikan Desa Konohagakure.) Pikir Ars sambil mengamati reaksi Kage lainnya.


Kemudian dia menyebutkan harga yang harus dibayarkan oleh para Kage untuk mendapat Bijuu.


Uang merupakan sumber daya utama untuk sebuah negara agar bisa berkembang. Desa Konohagakure baru saja didirikan, dan memerlukan banyak modal. Selain itu, Desa Konohagakure tidak kekurangan sumber daya alam, jadi Ars memilih menukar Bijuu dengan uang.


Mendengar betapa mahalnya Bijuu yang ditangkapnya, Hashirama tercengang dan ingin menurunkan harganya, tetapi ditahan Madara.


Ars benar-benar menggantikan Hashirama sebagai negosiator.


Meskipun harga yang ditawarkan begitu mahal, para Kage mendengar dengan tenang. Mereka di dukung negara besar, jumlah uang itu masih dalam ruang lingkup mereka.


"Di desa kami, ada penjaga kuil yang terus menyegel Bijuu turun temurun. Karena kami sudah punya satu, kami tidak butuh lagi."


Kazekage Pertama menolak tawaran Desa Konohagakure.


Kage lainnya tidak menyela dan membiarkannya berbicara sampai selesai.


"Sebagai gantinya, kami menginginkan kompensasi, demi ikut dalam perjanjian ini. Bagaimana?"


"Apa yang kamu inginkan?" Tanya Raikage Pertama tanpa mengubah ekspresi wajahnya.


"Negeri kami dikelilingi oleh pasir. Karena itu, kami ingin meminta dari Desa Konohagakure untuk membagi sedikit tanah suburnya pada kami, dibandingkan memberikan kami Bijuu dan negara lainnya hanya perlu menyerahkan 30% dari harga Bijuu kalian kepada kami."


Setelah Kazekage Pertama menyelesaikan syaratnya, itu membuat marah Kage lainnya.


"Jangan main-main, Kazekage!" Raikage Pertama berkata dengan wajah merah karena marah.


"Apa---?!" Tsuchikage Pertama memukul meja.


"Kau sudah berlebihan, Kazekage!" Mizukage Pertama melotot.


"Tenanglah, Madara. Biarkan Kazekage menyelesaikan perkataannya."

__ADS_1


Hashirama buru-buru menenangkan Madara yang telah mengaktifkan Sharingan.


Bagaimana mungkin Madara tidak kesal? Wilayahnya ingin diambil negara lain, dia tidak sabar ingin membantai Kazekage Pertama.


Di bawah kemarahan Kage dan Madara, Kazekage Pertama tetap tenang, tetapi kedua pengawalnya berjaga-jaga jika terjadi konflik.


"Aku tidak mau menandatangani perjanjian damai ini kecuali kalian menyetujui persyaratan ku!"


"Negeriku berada di dalam gurun pasir yang tandus!"


"Sudah sewajarnya untuk memakai kekuatan Bijuu kami sebagai keuntungan dalam perjanjian keempat negara besar lainya!"


Kazekage Pertama tetap tegas pada persyaratannya.


"Kami berempat bisa bergabung dan menghancurkan Negara Angin (Kaze no Kuni)!" Mizukage Pertama terang-terangan mengancam.


Suasana ruang konferensi sangat mencekam.


KTT Lima Kage yang semula membahas perjanjian damai kini berubah menjadi seperti ini.


*BAM*


Hashirama memecahkan kesunyian itu dengan memukulkan kepalanya ke atas meja.


"Apa---!"


Madara ingin menghentikan tingkah memalukan temannya, tetapi Ars melambaikan tangannya sambil menggelengkan kepalanya.


Madara merenung sejenak, dan memilih tidak ikut campur.


Disisi lain, Kage lainnya melihat Hashirama.


"Memang benar kita tidak pernah akur sejak dulu. Tapi masing-masing kita sudah berbuat sebisa mungkin untuk melindungi keturunan dan klan kita."


"Meski begitu, mungkin, waktu masih belum memberi kita banyak pilihan. Dan sekarang, hari ini, meski kelima negara berkumpul, aku tidak tahu kapan kita bisa seperti ini sampai kapan, atau apakah kita bisa bertahan atau tidak."


"Tapi aku punya impian, jika suatu hari nanti di masa depan, ada saat dimana kita semua para Shinobi bisa bekerja sama dan saling membantu dalam satu hati, tanpa memikirkan perbedaan."


"Itulah... Impian ku di masa depan."


Tanpa mengangkat kepalanya dari meja, Hashirama berbicara dengan tulus.


"Hashirama..."


Madara tidak menyangka impian masa kecil mereka sangat ingin diwujudkan Hashirama.


(Hashirama memang memiliki karisma seorang pemimpin) Pikir Ars.


"Aku meminta kalian untuk mengambil langkah awal demi impian itu mulai hari ini!"


"Jadi kumohon, kumohon, kumohon... Demi keturunan kita. Sekaranglah, saatnya melepas semua penderitaan, rasa sakit, dan frustasi yang kita tahan sebagai Shinobi dan bergerak menuju mimpi sejati kita!"

__ADS_1


Kata-kata Hashirama begitu tulus sehingga menyentuh Kage lainnya.


...


KTT Lima Kage berakhir dengan hasil kelima negara besar menyetujui perjanjian damai.


Hashirama mengalokasikan Bijuu yang ditangkapnya ke Kage lainnya kecuali Kazekage Pertama yang menolak melakukan pembelian.


Faktanya, Kazekage Pertama juga menginginkan Bijuu, sebagai pemilik Ichibi (Ekor Satu), ia tahu betapa kuatnya Bijuu sebagai alat di medan perang. Tapi tidak ada pilihan lain, Desa Sunagakure terlalu miskin, jadi ia memilih tanah subur daripada Bijuu.


Desa Kirigakure membeli Sanbi (Tiga Ekor) dan Rokubi (Enam Ekor). Desa Iwagakure membeli Yonbi (Empat Ekor) dan Gobi (Lima Ekor). Desa Kumogakure membeli Nibi (Dua Ekor), Shichibi (Tujuh Ekor), dan Hachibi (Delapan Ekor).


Adapun Bijuu terkuat, Kyubi (Ekor Sembilan) tetap menjadi milik Desa Konohagakure.


Meskipun Raikgae Pertama ingin membeli Kyubi, Madara menolak tanpa persetujuan Hashirama. Dia tidak ingin Desa Konohagakure menjadi satu-satunya desa yang tidak memiliki Bijuu.


Setelah KTT Lima Kage selesai, para Kage lainnya menjadi penasaran dengan latar belakang Ars.


Hashirama setuju memberikan tanah subur di perbatasan antara Negara Api dan Negara Angin kepada Kazekage Pertama. Tetapi Kage lainnya menolak memberikan 30% uang dari harga Bijuu yang mereka beli.


Tepat ketika situasinya menemui jalan buntu, Ars muncul dan membayarkan semua uang yang harus dibayarkan Kage lainnya kepada Kazekage Pertama.


Tidak hanya Kage, tetapi Madara dan Hashirama terkejut dengan kekayaan Ars yang mampu menyaingi negara besar.


KTT lima Kage berakhir dengan baik.


...


Kemudian Ars membawa Madara dan Hashirama terbang ke udara dibawah tatapan para Kage dan pengawalnya.


Ini sekaligus demonstrasi kekuatannya, agar tidak memiliki niat buruk terhadap Desa Konohagakure.


"Wow, Ars, kamu sangat kaya. Dari mana kamu mempunyai uang sebanyak itu?"


Setelah hanya ada mereka bertiga, Hashirama mengajukan pertanyaan yang dia tahan dari tadi.


Meskipun diam, Madara juga terlihat penasaran


"Jangan terlalu terkejut. Aku telah hidup lebih dari 800 tahun di dunia ini. Tentu saja akumulasi kekayaan ku sangat melimpah." Ars berkata ringan seolah itu bukan hal yang besar.


"Jadi begitu... Mengingat kamu telah hidup selama itu, tidak mengejutkan kamu telah mengumpulkan banyak kekayaan." Madara mengangguk mengerti.


"Terima kasih, Ars."


"Kenapa kamu tiba-tiba berterima kasih padaku, Hashirama?"


"Berkat mu, semuanya berjalan lancar. Tanpa mu, Kage lainnya tidak mau membayar 30% uang dari penjualan Bijuu kepada Kazekage. Tindakan dermawan mu telah mewujudkan perdamaian!"


Hashirama kagum pada sikap Ars yang murah hati.


"Aku harap juga begitu..." Gumam Ars pelan.

__ADS_1


Dia tahu perjanjian perdamaian ini tidak akan berlangsung terlalu lama. Lagipula, hati manusia mungkin paling sulit dilihat dilihat di dunia ini.


__ADS_2