Reinkarnasi Ketujuh

Reinkarnasi Ketujuh
Transmigrator dan Sistem


__ADS_3

Di dalam bus, seorang wanita dewasa pirang dengan dada besar duduk di kursi pengemudi.


Dia adalah Marikawa Shizuka dan seorang perawat Sma Fujimi. Saat ini, dia terlihat kebingungan melihat dasbor mobil di depannya.


"Itu berbeda dengan mobil ku! Etto... Gas, rem, terus kopling..."


Seorang pemuda rambut runcing hendak menutup pintu bus. Dia adalah Komuro Takashi, protagonis dunia ini.


"Tolong kami!"


Suara teriakan meminta tolong terdengar, Komuro dan rombongannya melihat sekelompok orang berlari ke arah mereka, dan dibelakang mereka lusinan zombie mengejar.


"Siapa?" Tanya Komuro.


"Itu pasti Shido dari 3-A." Jawab gadis cantik berambut ungu bernama Busujima Saeko.


"Shido?"


Begitu nama itu disebabkan, gadis berambut oranye syok dan matanya memancarkan kebencian. Dia adalah Miyamoto Rei.


Shizuka ingin menginjak pedal gas, tetapi ditahan oleh Komuro yang ingin menunggu sekelompok orang itu naik mobil.


Perdebatan itu cukup sengit, Komuro keras kepala menolong mereka, ia bahkan berniat turun dan membunuh beberapa zombie, tetapi dicegah oleh Rei.


"Kau tak perlu menolong mereka!"


"Rei! Ada apa dengan mu?"


"Kau tidak perlu menyelamatkannya! Biarkan saja dia mati!"


Komuro tercengang melihat reaksinya, ini pertama kalinya dia melihatnya menunjukkan ekspresi seperti itu.


Saat mereka berdua berdebat, penumpang gelap yang tidak mereka sadari menonton dengan tenang.


Pada akhirnya, kelompok itu berhasil memasuki bus dan pria berkacamata bernama Shido mengorbankan salah satu siswa laki-laki.


Tidak ada yang menyadari kejadian ini karena jarak yang terlalu jauh, kecuali Ars sebagai pengamat.


Setelah semua orang naik, Shizuka mengemudikan bus melewati lapangan, ada puluhan siswa yang telah menjadi zombie menghadang jalan, dia mengigit bibir bawahnya dan menginjak pedal gas, dan laju bus bertambah cepat dan tanpa ampun menabrak segerombolan zombie.


Menerobos pagar besi, bus terangkat di udara, mendarat di aspal dan melaju di jalan raya.


Semua orang di bus menghela napas lega setelah lolos dari sekolah yang dipenuhi zombie.


"Kamu akan menyesali ini."


Rei melototi Komuro dengan marah, dan duduk bersebelahan bersama pemuda berambut abu-abu bernama Igou Hisashi, yang merupakan pacar laki-lakinya.

__ADS_1


"Jangan marah, Rei, Komuro hanya berniat baik, dia tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi, jangan marah padanya, oke?" Hisashi berkata lembut.


"Hisashi..."


Hari Rei merasa hangat, dan ia membenamkan wajahnya di dada Hisashi dan mulai menangis.


"Semuanya akan baik-baik saja, Rei, aku akan melindungi mu."


"En, aku akan mempercayai mu."


Melihat dua sejoli itu bertindak intim di depan matanya, Komuro mengepalkan tangannya. Dadanya terasa sesak menyaksikan teman masa kecilnya bersama laki-laki lain.


Duduk kursi kosong sebelah Shizuka, Ars menatap Hisashi dengan penuh minat.


(Hisashi... Dia seharusnya hanya karakter mob yang tidak bisa bertahan satu episode, kini dia tidak hanya selamat, entah bagaimana ada energi aneh di dalam tubuhnya...)


Ars punya tebakan, tapi karena tidak ada bukti, dia tidak tahu apakah tebakannya benar.


Suasana bus sangat hening, kejadian hari ini terlalu mengejutkan semua orang. Dunia damai yang membosankan tiba-tiba berubah 180 derajat hanya dalam beberapa jam, dan dipenuhi zombie.


Siapa yang bisa menerima fakta itu?


Malahan sebagian besar orang akan menolak realitas di depan mata mereka dan berharap ini semua hanya mimpi buruk.


Disaat semua orang berusaha menenangkan pikiran, pria dewasa yang tampak seperti guru berdiri, mendekati Saeko dan bertanya dengan senyum munafik.


"Kami tidak punya yang seperti itu, kami bekerjasama untuk bertahan hidup." Sakeo menjawab tanpa menyadari ada motif tersembunyi dibalik pertanyaan itu.


"Itu bisa berbahaya. Untuk bertahan hidup, dibutuhkan seorang pemimpin. Pemimpin yang mengatur semuanya."


Pria bernama Shido Koichi menyipitkan matanya, mengucapkan kata-kata yang terdengar masuk akal bagi semua orang dan membuat semua orang mengira dia adalah pemimpin yang dibutuhkan.


(Orang ini sangat picik, dia tipe orang yang paling tidak kusukai.)


Ars hanya melirik Shido sekilas, tidak lagi memperhatikan pria itu, ia mengamati Hisashi seperti orang linglung dan hanya melihat ke depan.


(Jangan bilang... Orang ini sedang melihat layar sistem yang legendaris?!)


Menilai perilaku Hisashi yang tampak fokus pada sesuatu dan mengabaikan Shido yang membuat pidato berapi-api kepada para siswa yang dibawanya, Ars sangat yakin pria itu kemungkinan besar adalah Transmigrator!


(Tidak ada pilihan lain, aku harus memastikannya.)


Ars menggunakan salah satu keterampilan ciptaannya yang paling unik diantara semua keterampilan yang diciptakannya.


"[Appraisal]!"


Ketika [Appraisal] diaktifkan, dia menerima umpan balik dari Catatan Akashik dan informasi Hisashi muncul dalam bentuk data.

__ADS_1


...


[Nama: Igou Hisashi]


[Deskripsi: Tubuh asli Hisashi telah dirasuki oleh Transmigrator bernama Lin Fan dan dia memiliki Sistem Seni Beladiri Tak Terkalahkan sebagai jari emasnya]


...


(Transmigrator berasal dari Cina, dia juga punya perangkat curang berupa sistem, Huh...)


Ars memandang Hisashi tanpa ekspresi, tapi tangannya terkepal sangat erat. Jika bukan karena pengendalian emosinya yang baik, dia akan mengumpat di depan wajahnya.


Dia merasa diperlakukan sangat tidak adil, tidak hanya keberuntungannya yang sangat buruk sehingga dia selalu mati di usia muda di tiap reinkarnasinya, dia tidak mempunyai kemampuan apapun yang bisa dianggap perangkat curang!


Apa gunanya memiliki ingatan kehidupan sebelumnya tiap kali bereinkarnasi jika selalu mati sebelum dewasa?


Sekarang dia bertemu Transmigrator yang diberikan perangkat curang, apalagi itu adalah sistem yang dianggap salah satu perangkat curang OP.


(Apakah aku sangat sial? Lihatlah orang ini, dia pasti sedang membuka paket pemula dan menerima keterampilan OP atau semacamnya.)


Melihat seringai tipis di wajah Hisashi, Ars merasa tebakannya akurat.


Ini rutinitas yang biasa terjadi di novel, sistem akan selalu memberikan paket pemula berisi kemampuan OP agar tuan rumah bisa bertambah kuat dengan cepat.


(Tapi berkat Transmigrator ini, dia telah membantuku memverifikasi [Appraisal] juga mampu memindai informasi keberadaan seperti mereka. Tidak sia-sia aku menghabiskan 10 tahun mengembangkan keterampilan ini.)


Semua keterampilan yang Ars miliki membutuhkan energi untuk menggunakannya, tetapi hanya [Appraisal] berbeda.


Catatan Akashik adalah sebuah perpustakaan yang berisi seluruh informasi yang ada di dunia. Dan setiap dunia mempunyai Catatan Akashik tersendiri.


Untuk memperoleh informasi dari makhluk hidup atau barang tertentu, yang Ars lakukan adalah membuat sebuah keterampilan untuk mengakses sementara Catatan Akashik, dan memperoleh informasi yang diinginkannya, dan ketrampilan itu adalah [Appraisal].


Tidak ada yang gratis di dunia, Kehendak Dunia menuntut harga tiap kali Ars mengakses Catatan Akashik, dan harga adalah waktunya, dengan kata lain umurnya.


Semakin mendalam dan berharga suatu informasi yang diperoleh, semakin banyak pula waktu yang harus dibayarnya.


Sederhananya, [Appraisal] adalah keterampilan OP yang hampir maha tahu. Tidak ada informasi makhluk atau suatu barang yang tidak dia tidak ketahui selama dia menggunakan keterampilan ini.


(Untungnya saja aku abadi dan kelemahan keterampilan ini tidak berpengaruh padaku... Untuk mendapatkan informasi Lin Fan, Kehendak Dunia ini telah menagih 500 tahun umur ku. Tidak heran di novel, sangat sulit bagi penjahat membunuh protagonis, mereka benar-benar Anak Takdir dan dilindungi Kehendak Dunia.)


Ars melirik Shido yang telah berhasil menghasut siswa rombongan dan menjadikannya sebagai pemimpin, dia duduk ke kursinya dengan senyum puas.


(Sangat naif, apakah mereka benar-benar keadaan akan menjadi lebih baik hanya karena Shido telah menjadi pemimpin? Selain mengorbankan orang lain demi kepentingan pribadinya, dia bahkan tidak berani membunuh satu pun zombie)


Dia merasa sangat jijik pada perilaku Shido.


(Tampaknya Komuro sudah tidak layak menyandang status protagonis dengan adanya Lin Fan yang telah merasuki tubuh Hisashi. Dengan sistem disisi Lin Fan, protagonis asli dunia ini tidak layak disebut. Ini semua semakin menarik, pertunjukan macam apa yang kalian akan perlihatkan, aku menantikannya.)

__ADS_1


Ars sangat senang tidak pergi ke dunia berikutnya. Jika tidak, dia akan melewatkan Lin Fan yang bisa memberinya hiburan.


__ADS_2