Reinkarnasi Ketujuh

Reinkarnasi Ketujuh
Ars Menjalani Misi Pertamanya


__ADS_3

"Haaa... Aku tersesat."


Berdiri 100 meter dari tanah, Ars melihat sekeliling sambil menggaruk kepalanya.


"Jika saja ada Google Maps, ini tidak akan terjadi."


"Menguasai dunia? Menciptakan kerajaan seribu tahun? Ternyata masih ada orang yang memiliki mimpi seperti itu.


Dia mengeluh dan terus terbang.


Ini semua bermula ketika Ars dipanggil Hashirama ke Kantor Hokage.


Desa Konohagakure menerima misi untuk menghentikan individu bernama Moryo, yang ingin menghancurkan dunia.


Dikatakan bahwa Moryo telah membuat perjanjian dengan iblis untuk menciptakan Tentara Hantu.


Yang disebut Tentara Hantu Terbuat dari batu dan tampaknya bergerak seperti hantu, mereka kebal terhadap senjata konvensional dan sulit dihentikan.


Ars mendengar bahwa Tentara Hantu telah menghancurkan lima negara kecil. Dan Negara Iblis (Land of Demon) meminta bantuan ke Desa Konohagakure


Sebenarnya Hashirama ingin turun tangan menyelesaikan masalah ini, tetapi ada terlalu banyak dokumen yang harus diurusnya, sedangkan Madara menjalankan misi lainnya.


Dia telah mengirim beberapa Jonin untuk menghentikan Moryo dan Tentara Hantunya. Sayangnya, semuanya berakhir kegagalan. Alhasil, Hashirama mengirim Ars melakukan misi tersebut.


"Mengikat kontrak dengan Iblis, huh... Jika tidak salah, Klan Uzumaki juga mengikat kontrak dengan Shinigami, dan Rikudo Sennin mengikat kontrak dengan Raja Neraka melalui Rinnegan. Kedua dewa itu berasal dari dimensi lain. Jika mereka bisa mengikat kontrak dengan entitas dari dimensi lain, mengapa orang lain tidak bisa?"


Ars tidak menganggap dirinya maha tahu hanya karena telah menonton anime Naruto hingga episode terakhir. Dia sadar ada banyak misteri yang belum diketahui.


"Oh, ada karavan."


Ketika ia merenung, ia melihat kereta kuda yang menarik gerobak berisi banyak barang, dan ada prajurit yang berjaga. Tetapi mereka hanya orang biasa, dan bukan Shinobi.


Ars mendarat di tanah di depan mereka. Kemunculannya membuat para prajurit menarik pedang dan mengarahkan padanya.


"Siapa kamu? Apa tujuan mu menghalangi jalan?"


Seorang pria yang tampak pemimpin bertanya dengar suara gugup.


Pihak lain jelas bukan keberadaan yang bisa mereka hadapi menggunakan jumlah.

__ADS_1


"Aku ingin menanyakan jalan, apakah kalian tahu jalan ke Negara Iblis?" Ars tidak bertele-tele dan langsung bertanya.


Mengetahui pihak lain hanya bertanya jalan, kapten prajurit diam-diam menghela napas lega.


"Kebetulan karavan ini menuju Negara Iblis, jika Tuan tidak keberatan, kita bisa berangkat bersama."


"Tentu." Ars setuju.


Kemudian ia bergabung dengan karavan.


...


Rombongan karavan tiba di Negara Iblis setelah melakukan perjalanan seharian.


Ars tahu kehadirannya membuat mereka tegang, jadi ia pergi setelah tiba di tujuannya.


Memakai ikat kepala Desa Konohagakure di dahinya, ia bertanya pada orang lewat lokasi Pendeta Wanita.


Akhirnya, Ars diantar oleh seorang petugas patroli ke sebuah bangunan besar seperti kuil lengkap dengan torii, dan dijaga oleh tentara yang tak terhitung jumlahnya.


*Knock Knock Knock*


"Miroku-sama, utusan dari Desa Konohagakure telah sampai."


"Biarkan dia masuk."


Dari balik pintu terdengar suara lembut wanita.


"Silahkan masuk."


Petugas kuil menggeser pintu, setelah Ars masuk, ia menutup pintu.


Karena hari sudah malam, ruangan itu diterangi cahaya lilin. Meski begitu, itu tidak mempengaruhi penglihatan Ars. Di depannya terdapat seorang wanita yang memiliki kulit pucat dengan rambut cokelat yang sangat panjang dan mata berwarna terang.


"Selamat datang di Negeri Iblis, terima kasih telah datang jauh-jauh ke sini. Namaku Miroku, pendeta wanita di negeri ini." Wanita itu memperkenalkan dirinya sambil tersenyum lembut.


Ars tidak menemukan adanya kursi, jadi ia meniru pihak lain, dan duduk dilantai.


"Panggil saja aku Ars, aku datang kemari diutus oleh Hashi... Shodai Hokage untuk menangani invasi Moryo dan Tentara Hantunya."

__ADS_1


Karena kebiasaan, ia hampir menyebut nama Hashirama. Di depan pihak luar, setidaknya ia harus menunjukkan sikap hormat pada pemimpin desa.


Miroku terlihat ragu-ragu melihat penampilan muda Ars.


"Apa? Katakan saja, aku tidak akan marah."


Ars melihat keraguannya.


"Sebelumnya maaf jika kata-kata ku menyinggung Ars-sama. Dari informasi yang diperoleh intelejen, ada sekitar 10.000 Tentara Hantu disisi Moryo, selain jumlahnya yang luar biasa, senjata biasa tidak memberikan kerusakan yang signifikan pada Tentara Hantu. Ditambah, Moryo mempunyai kekuatan yang sangat menakutkan... Aku khawatir Ars-sama tidak bisa menyelesaikan misi ini seorang diri."


Miroku terus terang menunjukkan ketidakpercayaannya pada Ars.


Awalnya, ia gembira mendengar Desa Konohagakure mengirim Shinobi untuk mengatasi krisis ini, tetapi harapannya berubah menjadi kekecewaan setelah melihat itu hanya seorang pemuda berusia 20an.


Perlu diketahui, Moryo telah menghancurkan lima negara, meskipun itu hanya negara kecil, bukan berarti kekuatan militer mereka lemah. Dan kini, Negara Iblis menjadi target invasi berikutnya, sebagai pendeta wanita, bagaimana mungkin Miroku tidak cemas?


"Nona pendeta, itu wajar kamu meragukan kekuatan ku. Tapi kamu harus tahu, untuk pakar sejati, jumlah tidak lebih dari angka."


Ars tidak marah dengan perkataan Miroku. Itu hanya bisa disalahkan pada cakrawalanya yang terbatas.


Lihatlah Madara di masa depan, prestasinya di medan perang sangat gemilang. Solo melawan Shinobi dari lima aliansi negara besar di Perang Shinobi Keempat, melawan lima Kage seorang diri, dan menundukkan kesembilan Bijuu.


Dan Hashirama yang bisa mengalahkan Madara, ia juga bisa mendapatkan prestasi seperti itu.


Tidak perlu menunggu di masa depan, nama Senju Hashirama dan Uchiha Madara dihormati sekaligus ditakuti. Keduanya dianggap Shinobi terkuat di generasi ini.


Tidak sulit bagi keduanya memusnahkan 10.000 Tentara Hantu milik Moryo.


Meskipun Ars sekarang hanya klon, misi ini masih dalam jangkauannya.


"Tapi..."


Miroku masih ingin membujuk Ars agar berpikir ulang, tetapi dia diinterupsi pihak lain


"Cukup, nona pendeta. Aku tahu kamu tidak percaya, dan kata-kata saja tidak cukup untuk meyakinkan mu. Besok, aku akan pergi melenyapkan Moryo dan Tentara Hantu. Jika gagal, maka aku akan meminta Desa Konohagakure mengirim lebih banyak orang, bagaimana?"


Fakta berbicara lebih keras daripada kata-kata. Ars terlalu malas meyakinkannya.


"Baiklah, jika Ars-sama bilang begitu, aku tidak akan menghentikan mu. Semoga kamu kembali dengan selamat." Miroku menggenggam tangannya seperti berdoa.

__ADS_1


Ars tidak tahu senang karena dikhawatirkan oleh gadis cantik, atau sedih karena diremehkan.


Setelah berdiskusi sekitar 15 menit, Ars diantar ke kamar yang telah disediakan untuknya.


__ADS_2