
“Jangan khawatir, tidak ada gunanya menyesali masa lalu. Yang paling penting adalah menangani masalah yang ada di depanku.”
Setelah melampiaskan depresinya, Ars perlahan memulihkan ketenangannya dan memikirkan solusi atas masalah yang menimpanya.
“Pikirkan, apa yang bisa aku lakukan dalam situasi ini... Bagaimana cara ku bisa meloloskan dari segel ini...”
Ars memeras semua sel otaknya. Dia benar-benar enggan tersegel disini selamanya.
“Seluruh kemampuan ku tidak bisa digunakan, opsi ku sangat terbatas dan tidak mungkin mengharapkan bantuan dari luar. Meski aku telah meninggalkan ‘itu’ sebelum aku disegel sepenuhnya. Sebaiknya tunggu beberapa hari sebelum menggunakan ‘itu’. Jika terlalu terburu-buru, aku khawatir Hagoromo dan Hamura bisa mendeteksi keberadaan ‘itu’.”
Keheningan mutlak telah membiarkan Ars mampu menggunakan seluruh kapasitas otaknya, dan sebuah ide muncul di benaknya.
“Itu benar! Bagaimana bisa aku melupakan metode budidaya Fisik Ketidaksempurnaan Kekosongan (Void Imperfection Physique). Fungsi utama fisik ini adalah memungkinkan pengguna menjadi tahan karat dan tidak dapat disentuh oleh Dao.”
“Meski sistem Dao dan Ninshu berbeda, konsep dasarnya masih sama. Itu semua sistem kekuatan unik masing-masing dunia. Selama aku bisa membudidayakan Fisik Ketidaksempurnaan Kekosongan sampai ke tahap Penyelesaian Besar, aku yakin [Chibaku Tensei] tidak akan bisa menyegel ku.”
Ars mengingat pertempuran melawan Lin Fan, di mana serangan magisnya dinetralkan oleh Fisik Ketidaksempurnaan Kekosongan yang dikembangkan oleh pihak lain.
Menurutnya, alasan Lin Fan dikalahkan olehnya dengan begitu mudah karena pihak lain belum mengembangkan Fisik Ketidaksempurnaan Kekosongan ke tahap Penyelesaian Kecil. Jika tidak, Ars akan lebih sulit mengatasi Lin Fan.
“Sialan, bahkan [Storage Magic] juga ikut tersegel.”
Ars tidak bisa tidak mengutuk ketika ingin mengambil gulungan Fisik Ketidaksempurnaan Kekosongan yang tersimpan di [Storage Magic], tetapi tidak bisa mengambilnya.
“Lupakan saja, aku telah mengingat metode budidaya di dalam pikirkan ku.”
Dia bersyukur telah membaca metode budidaya Fisik Ketidaksempurnaan Kekosongan ketika ada waktu senggang.
Menutup matanya, dia mulai berkultivasi sesuai dengan instruksi yang tertulis di gulungan itu.
Di semesta Dominasi Kaisar. Fisik adalah salah satu dari tiga atribut utama kultivasi. Setiap orang dilahirkan dengan Fisik, Roda Kehidupan, dan Istana Takdir.
Sayangnya, Ars tidak memiliki Roda Kehidupan dan Istana Takdir. Tetapi dia tidak perlu khawatir, sepertinya metode kultivasi Fisik Ketidaksempurnaan Kekosongan telah di modifikasi Sistem Bela Diri Tak Terkalahkan, sehingga seseorang dapat berkultivasi tanpa harus memiliki kedua hal diatas.
Fisik diklasifikasikan ke dalam 6 tingkatan. Yaitu, Fisik Fana, Fisik Houtian, Fisik Xiantian, Fisik Raja, Fisik Suci, dan Fisik Abadi.
Dan Fisik Ketidaksempurnaan Kekosongan adalah tingkat Fisik Abadi!
Untuk mengolah Fisik, ada tiga tahap penyelesaian. Yaitu, Penyelesaian Kecil, Setengah Selesai, dan Penyelesaian Besar.
__ADS_1
Ars memperkirakan setidaknya dia harus mengolah Fisik Ketidaksempurnaan Kekosongan ke tahap Setengah Selesai agar bisa melepaskan diri dari [Chibaku Tensei].
“Pada umumnya, kultivator membutuhkan banyak sumber daya seperti obat-obatan, ramuan, dan harga berharga lainnya untuk mengolah Fisik, tapi tidak ada hal seperti itu di tempat terkutuk ini. Aku hanya bisa mengandalkan vitalitas (umur) dan energi tak terbatas ku sebagai sumber daya budidaya ku.”
Jika kultivator di semesta Dominasi Kaisar mengetahui cara yang Ars gunakan untuk berkultivasi, mereka akan menganggapnya tidak waras.
Apa yang dilakukannya sama saja bunuh diri!
Mengorbankan esensi kehidupan untuk kemajuan kultivasi Fisik adalah merugikan diri sendiri dan tidak ada yang akan menggunakan metode seperti itu.
Namun, Ars merasa itu cara yang paling cocok untuknya. Selain tidak adanya sumber daya untuk berkultivasi, dia tidak kekurangan esensi kehidupan. Sebaliknya, hanya itu satu-satunya modalnya agar bisa mengolah Fisik Ketidaksempurnaan Kekosongan.
Sekitar seminggu kemudian, dia sudah terbiasa dan tubuhnya dapat berkultivasi secara otomatis bahkan tanpa kendalinya.
“Sudah waktunya...”
Setelah semua persiapannya siap, Ars memulai menggunakan ‘itu’, yang merupakan cadangan yang telah dia siapkan.
...
Sebuah tangan terulur dari tanah, kemudian seorang pemuda berambut hitam dengan mata merah tua, dan tanpa mengenakan pakaian mengeluarkan tubuhnya yang terkubur di dalam tanah.
Pemuda itu tidak lain adalah Ars, atau lebih tepatnya adalah klon.
Melihat medan perang dimana dia bertarung melawan Hagoromo dan Hamura sebelumnya, tubuh bugilnya tiba-tiba memakai pakaian, dan dia bergegas pergi.
Sambil berlari menjauhi medan pertempuran, dia mengerutkan kening saat merasakan kecepatannya.
“Ini jauh lebih buruk dari yang aku perkirakan. Tubuh klon ini hanya bisa mengerahkan 30% dari kekuatan tubuh utama ku.”
Ars memperkirakan kecepatannya hanya setara 0.2 Mach, atau di tingkat Subsonik (Lebih cepat dari Mata).
Setelah satu jam berlari, berdiri di atas bukit, dia menemukan sebuah desa kecil yang hanya memiliki 30 rumah.
“Aku harus menganalisa batas klon ini.”
Melompat ke dahan pohon, lalu duduk dan memejamkan matanya. Lagi pula, ini adalah pertama kalinya dia menggunakan klon, dan tekniknya tidak sempurna karena hanya menduplikasi kekuatan tubuh utamanya, selain itu ada cacat lainya.
Daripada Teknik Klon, lebih tepat menganggap ini sebagai teknik tubuh boneka. Saat ia memakai teknik ini, kesadarannya akan berpindah ke klon, dan tubuh utamanya menjadi nonaktif karena tidak adanya kesadarannya.
__ADS_1
Oleh sebab itu, ketika mengumpulkan sumber daya di dunia [Dr. Stone], Ars tidak memakai teknik ini untuk membantunya. Percuma dia membuat klon, jika pada akhirnya hanya satu tubuh yang aktif.
Kini tubuh utamanya berada di bulan kedua, dan sedang berkultivasi Fisik Ketidaksempurnaan Kekosongan.
“Jadi begitu... Aku telah menjadi lemah. Dengan kondisiku saat ini, aku harus menyembunyikan diri dari Hagoromo dan Hamura. Sepertinya aku harus menjaga profil rendah untuk sementara waktu.”
Ada beberapa fakta yang Ars ketahui.
Pertama, klon ini hanya mempunyai 30% kekuatan tubuh utamanya.
Kedua, klon ini tidak abadi. Kematian klon berarti akhir dari segalanya, dan dia harus berkultivasi dengan patuh di bulan sampai Fisik Ketidaksempurnaan Kekosongan menerobos ke tahap Setengah Selesai.
Ketiga, energi pada klon ini tidak lagi tidak terbatas. Jika Ars tidak makan untuk mengisi kembali sumber energinya, atau tidak tidur untuk menjaga kondisi tubuhnya, maka klon ini akan mati.
Keempat, meskipun Ars masih bisa menggunakan bakat bawaan Idaten, [Manipulasi Berat], dan [Manipulasi Senjata], tetapi kedua kemampuan itu tidak sekuat yang asli.
“Haaa... Teknik Klon belum sempurna, tetapi aku terpaksa menggunakan teknik setengah matang semacam ini. Sialan kalian berdua, Hagoromo, Hamura! Padahal aku hanya ingin menetap sementara, tetapi kalian sangat kejam.”
Menghela napas panjang, Ars mengutuk kedua orang yang menyebabkan dia berada dalam kondisi menyedihkan seperti ini.
*Groooo*
Tiba-tiba suara perut lapar yang Ars tidak pernah dengar muncul.
“Ugh... Rasa lapar, huh... Sudah lama sekali aku tidak merasakannya.”
Menyentuh perutnya yang protes meminta makan. Dia mengambil roti di [Storage Magic] dan mulai makan.
“Setidaknya aku masih bisa menggunakan sihir ku.”
Dengan suasana hati yang rumit, Ars makan sambil mengamati pakaian penduduk desa melalui [Far Sight].
Pakaian modernnya terlalu mencolok, dan mudah menarik perhatian orang lain.
Agar keberadaannya tidak ditemukan Hagoromo dan Hamura. Ars harus bertindak ekstra hati-hati. Sayangnya, dia tidak memiliki kemampuan mengubah penampilannya seperti [Henge no Jutsu].
Tanpa adanya dasar, sulit baginya menciptakan kemampuan baru.
Misalnya Teknik Tak Terbatas (Limitless), Ars menggunakan sihir [Teleportasi] sebagai dasar untuk menciptakan teknik tersebut.
__ADS_1
Dan Teknik Klon dianggap cacat karena dia tidak mempunyai kemampuan yang bisa dia gunakan sebagai dasar untuk menyempurnakannya.
Dunia Shinobi ada banyak Ninjutsu yang menarik perhatian Ars, itu juga alasannya ingin tinggal di dunia ini meski telah diusir Hagoromo dan Hamura.