Reinkarnasi Ketujuh

Reinkarnasi Ketujuh
Kekalahan Ars


__ADS_3

Ars bertarung melawan Hagoromo dan Hamura selama tujuh hari tujuh malam tanpa henti.


Entah sudah berapa kali tubuhnya dihancurkan oleh mereka berdua. Meski begitu, dia akan selalu pulih seolah tidak pernah terluka dan terus berjuang.


Berkat Idaten yang tidak pernah bisa lelah, Ars selalu berada di keadaan puncaknya. Namun, Hagoromo dan Hamura mengalami situasi yang berbeda.


Mereka berdua mulai kelelahan baik secara fisik dan mental, selain itu chakra mereka akan habis setelah tiga hari bertarung. Jika bukan kesembuhan Bijuu yang memberikan chakra, mereka berdua sudah tidak mampu melanjutkan pertarungan.


Tidak seperti Kaguya yang mengandalkan kekuatan kasar. Ars adalah pejuang sejati yang telah dilatih oleh Rin selama 200 tahun. Pengalaman bertarungnya sangat kaya dan Kaguya tidak bisa dibandingkan dengannya.


Selain itu, dengan kecepatan 25 Mach, yang menyulitkan Hagoromo untuk menyegel Ars.


Akibatnya, daratan telah mengalami kerusakan parah. Banyak gunung-gunung hancur, magma menyembur dari kedalaman tanah, kebakaran, awan di langit terbelah, dan adegan spektakuler lainnya.


Hanya bisa digambarkan sebagai kehancuran dunia!


"Hah Hah Hah... Kakak laki-laki, kita tidak bisa terus seperti ini. Jika situasi ini terus berlanjut, itu akan menjadi kekalahan kita."


Cahaya hijau di tubuh Hamura sangat tidak stabil, yang menandakan chakra-nya mulai habis, dan napasnya tidak teratur.


"Aku tahu, tapi kecepatan orang ini terlalu cepat. Mustahil bagi kita menggunakan metode yang sama yang kita gunakan pada ibu."


Di dahi Susano'o, Hagoromo berkata tanpa daya sambil mengendalikan Susano'o melawan Ars.


Saat mereka berdua berdiskusi, Ars seperti semut melawan Susano'o yang lebih besar dari gunung. Meski begitu, ia tidak kalah.


(Mantra sihir dari dunia [Konosuba] tidak efektif terhadap keberadaan setingkat Rikudo Sennin. Kalau saja aku bisa menggunakan kekuatanku sebagai pahlawan di reinkarnasi kelima, aku tidak akan babak belur seperti ini.)


Dari hasil konfrontasi selama tujuh hari tersebut, Ars mengaku bukan dirinya tandingan Hagoromo dan Hamura yang sedang berada di masa jayanya. Tetapi pihak lain juga tidak bisa berbuat apa-apa padanya, karena dia memiliki kecepatan 25 Mach.


Tidak peduli seberapa kuat serangan musuh, itu tidak akan berguna jika tidak kena.


"Ghhh...."


Ars terhempas ratusan meter ke belakang setelah menahan tebasan pedang Susano'o. Namun, beberapa detik kemudian, sosoknya muncul tidak jauh dari Hagoromo dan Hamura.


"Hei, mari kita hentikan pertarungan ini. Apakah kalian tidak lelah? Aku hanya ingin menetap sementara di dunia ini, ini bukan permintaan yang berlebihan, kan?"


Dia sangat tertarik mempelajari Ninjutsu


"Jawaban ku masih sama. Keberadaan mu terlalu bahaya bagi dunia ini." Hagoromo menolak tanpa ragu.


Dia tahu pihak lain abadi, itulah yang dikhawatirkannya. Meski dia dan adik laki-lakinya kuat, tetapi masa hidup mereka tidak berbeda dari manusia biasa. Hagoromo khawatir Ars akan menyebabkan kekacauan setelah kematian mereka karena usia tua.

__ADS_1


"Aku mohon, silahkan tinggalkan dunia ini." Hamura juga satu pemikiran dengan kakak laki-lakinya.


"Kalian berdua..." Ars menggertakkan giginya karena sikap keras kepala mereka.


Tiba-tiba pupil matanya menyusut, nalurinya memperingatkan ada bahaya yang datang. Tetapi gerakannya selangkah lebih lambat.


Dua puluh Gudodama muncul di sekelilingnya, mengubah bentuk untuk memenjarakannya.


"Kakak laki-laki!"


"Aku tahu!"


Mereka berdua berteleportasi ke sisi penjara Gudodama. Di telapak tangan Hagoromo muncul simbol matahari, sedangkan Hamura simbol bulan.


Simbol bulan dan matahari adalah kekuatan [Rikudō no In no Chikara (Six Paths Yin Power)] dan [Rikudō no Yō no Chikara (Six Paths Yang Power)].


Ini adalah [Chibaku Tensei (Heavenly Body Bursting from the Earth)] yang mampu menyegel Leluhur Chakra, Otsusuki Kaguya.


Saat Ars berhasil keluar dari penjara Gudodama, matanya terbuka lebar melihat mereka berdua sudah berada di depannya dan tangan mereka berdua menyentuh bahunya.


"Persetan!"


Dia tahu dia lalai, dan sudah terlambat untuk mengambil tindakan pencegahan. Menggunakan [Manipulasi Berat], kedua tangannya tiba-tiba memiliki berat ratusan ribu ton, dan dia memukul Hagoromo dan Hamura di depannya.


Terdengar suara tulang patah. Kemudian, Hagoromo dan Hamura terjatuh ke tanah dengan sangat keras sehingga menyebabkan kawah.


"Aaaaarhhhh!!!"


Disisi lain, Ars berteriak nyaring saat melawan kekuatan penyegelan di tubuhnya. Tanah di daratan mulai terbang ke lokasinya dan membungkusnya menjadi bola.


(Tidak ada pilihan lain, aku hanya bisa bertaruh!) Pikir Ars sambil melototi Hagoromo dan Hamura yang berdiri dengan susah payah di tanah.


*Swoosh*


Karena tanah di dataran luas beterbangan menuju langit, Hagoromo dan Hamura tidak menyadari ada 'sesuatu' yang terjatuh dari langit. Selain itu, 'sesuatu' ' tidak mempunyai aura apapun sehingga lolos dari persepsi mereka berdua.


Hanya dalam kurun waktu beberapa detik, Ars telah dikubur hidup-hidup dan bola raksasa seukuran bulan mengambang di udara.


"Akhirnya kita berhasil... Cough Cough Cough..."


Menonaktifkan mode chakra Tenseigan, Hamura berlutut satu kaki dan memuntahkan banyak darah.


"Cough Cough Cough.... Meskipun kekuatan Ars tidak sekuat ibu, tetapi dia jauh lebih berbahaya dari ibu. Dia benar-benar seorang pejuang."

__ADS_1


Situasi Hagoromo tidak jauh lebih baik. Tidak hanya memuntahkan darah, matanya juga mengeluarkan darah karena penggunaan yang berlebihan.


"Iya, Ars adalah lawan terkuat selain ibu." Hamura setuju.


Meski musuh, mereka berdua mengakui kekuatan Ars.


"Yang tersisa hanya menempatkan segel ini di orbit planet dan menjadi bulan kedua."


Mengandalkan chakra yang diberikan Bijuu. Hagoromo membuat [Chibaku Tensei] terbang ke langit hingga ke luar angkasa. Setelah menghitung lintasan agar tidak bertabrakan dengan bulan pertama, dia menaruhnya di luar angkasa.


"Ayo kembali, luka kita terlalu parah."


"Iya."


Kemudian, Hagoromo membawa adik laki-lakinya teleportasi ke desa untuk memulihkan luka yang mereka terima di pertarungan kali ini.


Medan perang menjadi sunyi lagi, tetapi kerusakan alam telah meninggalkan bekas sejarah yang akan menjadi bukti betapa sengitnya pertarungan itu.


Di sisi lain, Ars telah tersegel oleh teknik [Chibaku Tensei], hanya ada kegelapan disekelilingnya.


"Haaa... Hal yang paling aku takutkan terjadi, aku benar-benar di segel."


Tangan dan kakinya seolah terikat rantai tak terlihat, dan posisinya seperti disalibkan ke tiang.


Ekspresi tenangnya seketika berubah horor saat menyadari tidak bisa memakai kemampuan [Teleportasi] untuk melarikan diri dari segel.


"Jika [Teleportasi] bisa digunakan, maka Kaguya sudah lama melarikan diri, mengingat dia mempunyai teknik ruang. Sekarang apa yang harus aku lakukan!"


Ars semula berpikir bisa memakai [Teleportasi] ke dunia lain untuk melepaskan segel. Tetapi dia terlalu naif, [Chibaku Tensei] telah menyegel seluruh kemampuan yang dimilikinya. Selain keabadian dan energi tak terbatasnya, dia tidak berdaya.


"****, ****, ****, ****, ****! Bagaimana ini? Mungkinkah aku akan terjebak disini selamanya?!"


Dia yang tidak takut mati, tetapi gemetar saat ini.


Ketika seseorang tidak takut mati, hanya akan ada dua hal yang membuatnya takut.


Kesepian dan hilangnya kebebasan!


Dan kini, Ars mengalami kedua hal tersebut, yang membuat pikirannya berantakan.


"Seharusnya aku mendengarkan peringatan mereka, dan pergi meninggalkan dunia ini. Aku terlalu percaya diri pada kekuatan ku, dan berakhir menyedihkan dalam kondisi seperti ini."


Ars menyesali keputusan sebelumnya. Jika saja dia lebih bijak, dia tidak akan di segel.

__ADS_1


Kini dia harus membayar atas perilaku angkuhnya.


__ADS_2