
"Apakah ini akhirnya..." Ars tersenyum pahit.
Kekuatan di depannya sangat menakutkan. Itu di luar jangkauan dan dia menyerah melawan.
Lima Kesengsaraan Fisik sebelumnya tidak seberapa dibandingkan dengan kekuatan yang baru saja muncul.
Ars menduga ini adalah kemarahan Dao Surgawi (Old Villainous Heavens) yang disebabkan olehnya menerobos ke Ranah Empyrean.
"Haaa... Jika aku tahu akan begini, aku tidak akan serakah. Bahkan keabadian Idaten tidak bisa bertahan... Sepertinya reinkarnasi ketujuh hanya sampai disini."
"Di reinkarnasi kedelapan, aku akan mengolah Fisik Ketidaksempurnaan Kekosongan sampai ke Ranah Penyelesaian Besar saja."
Sejujurnya, dia tidak ingin mati sekarang. Lagi pula, dia tidak bisa menjamin bahwa di kehidupan selanjutnya, dia akan bisa hidup selama ini, mengingat betapa buruk nasibnya.
"Ayolah, berikan aku kematian cepat, sehingga aku tidak merasakan rasa sakit."
Dia memejamkan matanya sambil merentangkan tangannya dan menunggu Dao Surgawi memusnahkannya.
Namun, saat Ars menunggu kematian, aliran informasi memenuhi pikirannya dalam sekejap mata. Kemudian dia membuka mata dengan tatapan tercengang.
"Huh? Jadi ini bukan hukuman, melainkan imbalan? Selain itu... Ini adalah Kehendak Surga (Heaven's Will)!"
Jantungnya berdebar kencang, keterkejutan terlihat jelas di wajahnya. Ars terlalu terkejut dengan perkembangan tak terduga ini.
Menurut informasi, Ars menerima Kehendak Surga sebagai imbalan dari Dao Surgawi karena secara tidak sengaja menunjukkan semesta [Naruto] ketika ia menjalani Kesengsaraan Fisik.
Sederhananya, semesta [Naruto] berada di bawah yurisdiksi Dao Surgawi dari semesta [Emperor Domination].
Alasan ia baru menerima Kehendak Surga sekarang, itu karena tubuhnya tidak mampu menahan kekuatan perkasa Kehendak Surga. Hanya setelah ia menerobos ke Ranah Empyrean, Ars dianggap layak dan memiliki kualifikasi menerima Kehendak Surga.
Setelah memahami sebab dan akibat semua ini, suasana hati Ars sangat rumit.
Mengingat betapa kejam dan tidak berperasaan Dao Surgawi itu, Ars tidak tahu apakah membawa malapetaka atau keberuntungan ke semesta [Naruto].
"Semuanya sudah terjadi... Nasi sudah menjadi bubur, tidak ada gunanya menyesalinya. Aku hanya bisa berdoa semua makhluk hidup di planet Shinobi tidak terlalu terpengaruh dengan perubahan yang aku bawa."
Ars menatap planet biru di kejauhan dengan tatapan rumit. Kemudian dia mendongak ke atas.
"Kehendak Surga, huh... Bahkan dalam imajinasi terliar ku, aku tidak pernah berharap memiliki peluang menjadi Kaisar Abadi. Hidup itu penuh kejutan..."
Apa itu Kehendak Surga?
Kehendak Surga adalah kumpulan dari banyak sekali dao. Itu membutuhkan kehamilan dari dunia itu sendiri dan itu mengandung kekuatan kekacauan primordial, kekuatan sumber, kekuatan tujuh emosi dan enam keinginan, dan kekuatan langit dan bumi.
Semua makhluk hidup memiliki belenggu yang tak terlihat. Namun, begitu seseorang mengendalikan Kehendak Surga, mereka akhirnya bebas dari semua belenggu itu.
__ADS_1
Kaisar Abadi berarti berada di atas semua makhluk yang tak terhitung jumlahnya. Itu berarti lolos dari belenggu hidup dan mati, dan menjadi Abadi. Inilah mengapa seseorang akan disebut Kaisar Abadi begitu mereka mendapatkan Kehendak Surga.
*BOOM*
Akhirnya, Kehendak Surga Sembilan Dunia sepenuhnya tiba di semesta [Naruto]. Hukum grand dao beresonansi satu sama lain dan membubung ke langit dalam bentuk air terjun terbalik. Itu adalah pemandangan yang luar biasa dan menggetarkan.
"Woah... Ini seperti keindahan mawar, tapi memiliki duri yang berbahaya." Ars membuat analogi untuk menggambar pemandangan di depannya.
Kehendak Surga tiba-tiba muncul di atas; energi kekacauan tak berujung mereka menenggelamkan seluruh semesta [Naruto].
Semua makhluk hidup, baik di Dimensi Atas dan Dimensi Bawah terpaksa bersujud oleu tekanan momentum Kehendak Surga.
Ini adalah kekuatan yang luar biasa, belum lagi makhluk fana jatuh ke tanah, bahkan para anggota Klan Otsusuki yang tersebar di berbagai planet untuk memanen Buah Chakra, mereka kesulitan bernapas.
Entitas teratas tidak terkecuali, mereka berusaha menahan tekanan yang menindas mereka, tapi usaha mereka sia-sia.
Di hadapan proses kenaikan Ars menjadi Kaisar Abadi, mereka tidak lebih dari semut.
Kembali ke topik, karena Ars tidak memiliki Istana Takdir sebagai wadah untuk menampung Kehendak Surga, dia menggunakan Fisik Batinnya.
Karena Kehendak Surga ini pemberian Dao Surgawi, Ars tidak mengalami kesulitan saat mengintegrasikan Kehendak Surga ke Fisik Batin.
*BOOM*
Dia secara resmi menjadi Kaisar Abadi!
Fenomena ajaib itu menghilang dan luar angkasa kembali memulihkan ketenangan.
Semua makhluk hidup di semesta [Naruto] mendapatkan kembali mobilitas mereka, tatap rasa takut dirasakan.
Tidak ada yang tahu penyebab fenomena barusan. Manusia secara alami takut hal-hal yang tidak diketahui.
"Huuu... Jadi begini rasa menjadi Kaisar Abadi. Jika aku melawan Hamura dan Hagoromo lagi, aku bisa mengalahkan mereka berdua hanya dengan satu gerakan. Bahkan jika Otsusuki Shibai muncul, aku yakin mengalahkannya tanpa banyak usaha."
Hanya Ars mengetahui betapa kuatnya dirinya yang sekarang. Di tempatkan di dunia anime, ia termasuk eksistensi terkuat. Bahkan di dunia anime [Dragon Ball], dia berani melawan Dewa Penghancur dan Malaikat, hanya Zeno dia tidak berani melawan.
"Sudah waktunya kembali."
Ars menarik aura kekaisaran di tubuhnya. Sekarang dia tidak berbeda dengan manusia biasa dan auranya menyatu dengan alam.
Hanya dengan satu pikiran, ia sudah berteleportasi di Konoha. Berdiri di atas tiang listrik, dia mengamati kemajuan desa selama dia tidak ada.
"Teknologi mulai berkembang, taraf hidup masyarakat biasa mulai membaik, dan wajah orang dipenuhi kegembiraan. Jadi begitu... Konoha makmur."
Ars melihat ke bukit di kejauhan yang terukir patung kepala Hokage.
__ADS_1
"Meski ada banyak penyimpangan sejarah, Namikaze Minato tetap menjadi Hokage Keempat. Menarik, aku kira telah menghabiskan ratusan tahun memasuki pengasingan tertutup, ternyata hanya beberapa tahun."
Kemudian dia berteleportasi ke rumahnya.
"Yo, selamat atas terobosan mu. Ngomong-ngomong, fenomena alam seminggu yang lalu disebabkan oleh mu, kan?"
Klon menyapa tubuh utamanya dan bertanya karena penasaran.
"Iya, aku menjadi Kaisar Abadi." Ars mengangguk dan tidak menjelaskan terlalu detail.
"Woah, itu benar-benar hebat! Selamat." Klon berseru kaget.
"Sudah berapa lama aku pergi?"
"28 tahun. Perang Dunia Shinobi Kedua dan Ketiga telah berakhir. Omong-omong, aku tidak hanya menganggur, karena aku telah mengubah peristiwa sejarah, sebaiknya aku melakukan lebih banyak lagi."
"Atas permintaan Hokage Ketiga, aku mencegah kehancuran Desa Uzushiogakure, mendamaikan Klan Uchiha, dan masih banyak hal lainnya."
Klon itu memamerkan perbuatannya selama ini. Sikapnya lebih ceria daripada tubuh utamanya yang selalu tenang.
Ini salah satu ciri khas [Kage Bunshin no Jutsu (Shadow Clone Technique)]. Tiap klon adalah bagian-bagian dari kepribadian tubuh utama.
"Cukup, aku tidak ingin mendengarkan bualan mu."
"Oh."
Klon mengangkat bahu, lalu melanjutkan menonton TV sambil menghisap rokok.
Ars duduk di sebelah klon dan merenung.
(Menurut perjanjian ku dengan Madara dan Hashirama, aku akan menjadi Wali Konoha selama 100. Aku telah menjadi Wali selama 60 tahun dan tersisa 40 tahun lagi. Namun, aku tidak bisa tinggal di dunia ini lebih lama, atau aku akan menerima Kesengsaraan Petir.)
Kaisar Abadi tidak bisa tinggal di dunia tingkat rendah terlalu lama, karena itu akan menyebabkan vitalitas dunia itu layu dan menarik Kesengsaraan Petir.
Tapi Ars tidak mau naik.
Semesta [Naruto] terhubung ke semesta [Emperor Domination], ia yakin begitu ia naik, maka dunia tujuannya adalah Dunia Kesepuluh (13 Benua).
Ars tidak menyukai dunia kultivasi. Alasannya sederhana, sangat sulit hidup damai di dunia semacam itu. Pertumpahan darah terjadi setiap hari dan sudah dianggap hal wajar.
Dia lebih suka dunia anime yang damai. Oleh sebab itu, ia menolak naik ke Dunia Kesepuluh.
(Tampaknya aku harus ke dunia anime berikutnya. Begitu aku melarikan diri, Dao Surgawi tidak akan bisa melacak keberadaan ku dan aku tidak perlu naik.)
Ars merumuskan rencana perjalanannya.
__ADS_1