Retak Akad Cinta

Retak Akad Cinta
Membuka Hati


__ADS_3

Karena Kaila sudah berjanji dengan Amanda bahwa ia akan berangkat ke sekolah bersama dirinya. Maka hari ini ia berangkat ke sekolah bersama semua anak-anaknya dalam satu mobil dengan Andi yang mengendarai mobilnya.


"Nanti pulangnya aku jemput ya," ucap Andi.


"Loh 'kan masih jam kerja kamu Mas, nggak usah dijemput gak apa-apa," ucap Kaila.


Di dalam mobil mereka sangat penuh, hiruk pikut percakapan anak-anak di dalam mobil. Cia, Caca, dan Amanda berada di jok belakang. Sedangkan Adam dipangku oleh Kaila berada jok depan. Andi yang mengendarai mobilnya sendiri, hari ini ia menyetir tanpa sopir pribadinya. Amanda terlihat sangat bahagia karena dia merasa keluarganya sudah lengkap sekarang. Sudah ada adik, sudah ada kakak, sudah ada mamah dan sudah ada ayah. Cia lebih tua dari Amanda karena dia mengulang 1 tahun ketika pindah ke sekolah yang sekarang. Akhirnya dia kelas 4 Sd dan Amanda kelas 5 Sd, seharusnya Cia jika tidak mengulang, ia berada di kelas 5 SD. Amanda memanggil Cia dengan sebutan kak Cia.


Amanda selalu tersenyum ketika dalam perjalanan karena hatinya merasa senang diantar oleh sang ayah langsung dan ditemani oleh Kaila sebagai mamanya. Andi mengantarkan kedua anak Kaila yaitu Cia dan Caca terlebih dahulu, setelah itu Andi mengantarkan istri tercintanya Kaila, Amanda dan juga Adam. Sampai di sekolah Andi menepikan mobilnya tepat di gerbang depan sekolah. Kaila membuka pintu mobilnya lalu Adam keluar terlebih dahulu dan juga Amanda. Amanda keluar bersama dengan Adam. Andi meminta kedua anaknya itu untuk masuk terlebih dahulu ke dalam sekolah, sedang Kaila masih disuruh Andi untuk tetap duduk di dalam mobilnya, sampai anaknya masuk ke dalam sekolah.


"Kenapa Mas, aku harus menunggu di sini? sedangkan kedua anak kita sudah masuk ke sekolah," tanya Kaila.


"Karena aku ingin menciummu, jika di depan anak-anak nggak mungkin dong aku bisa menciummu. Jadi ya aku suruh mereka duluan masuk," ucap Andi dengan senyuman berekahnya.


"Memangnya yang di dalam kamar kurang?" tanya Kaila.


"Yang di dalam kamar 'kan, aku yang inisiatif bukan kamu yang inisiatif," jawab Andi.


"Oke aku akan menciummu Mas." Kaila mencium punggung tangan Andi lalu ia membuka pintu mobil.


"Loh kok udah mau keluar belum di cium," protes Andi.


"Tadi 'kan aku udah cium kamu Mas, itu aku cium tangan kamu. Sama aja kan judulnya dicium," ucap Kaila dengan senyumnya.


"Ah itu mah biasa, kamu nggak paham sih!" ucap Andi.


Kaila memicingkan matanya, dia menarik nafas. Akhirnya dia mencium pipi Andi walaupun Andi sebenarnya tidak inginkan cium pipi tapi mau dicium bibir, tapi dia cukup senang jika Kaila ini mau mencium pipinya.


Kaila langsung keluar dari mobil setelah berpamitan untuk masuk ke sekolah. Ternyata ada seorang guru yang melihat Kaila keluar dari mobil ayahnya Amanda dan dari situlah tersebar gosip-gosip yang tidak mengenakan.


Jangan disangka dunia lingkungan kerja guru itu sangat enak karena orangnya berpendidikan, guru itu kan yang mengajar anak-anak yang berpenampilan seperti orang tua ke dua bagi murid-muridnya. Tapi jangan salah, kerja sebagai guru sama juga dengan kerja di tempat lain. Ada yang suka gosip, ada yang pendiam, ada yang tidak mau mengetahui urusan orang lain. Kebetulan guru yang melihat Kaila itu adalah guru yang suka bergosip dan dia menyebarkan gosip yang sangat merugikan bagi Kaila. Janda yang gatel, dia mendekati Amanda karena punya tujuan yaitu ingin mendapatkan ayahnya Amanda yang kaya raya. Padahal Kaila sudah menikah dengan Andi bukan mendekati memang harus dekat dengan suaminya itu.

__ADS_1


"Duh enaknya ya diantar dengan mobil mewah, tidak dengan motor butut lagi." Sindir Bu Nina teman guru dari Kaila.


"Maksud Ibu apa bicara seperti itu? tanya Kaila.


"Jangan pura-pura nggak paham deh bu ibu kan itu single parent lalu ayahnya Amanda duren udah keren kayak ganteng ya wajar kalau ibu mau mendekati Amanda nanti kan jadi dekat dengan ayahnya," ucap Bu nlBina.


"Terserah Ibu deh mau ngomong apa Ibu mau jelek-jelekin saya ayah silakan nanti Ibu tahu sendiri," ucap Kaila.


Kaila tidak menggubris ucapan Bu Nina. Dia langsung duduk di meja kerjanya menunggu bel berbunyi, kemudian dia melangkah keluar dari ruang guru menuju kelas yang ia akan ajar. Ketika Kayla hendak melangkahkan kakinya ke ruang kelas hp-nya bergetar ia melihat ada sebuah pesan dan membaca pesan Whatsapp tersebut


"Ya Allah suamiku genit banget mengirimkan gambar dengan mulut di monyong kan dan ada caption tulisan 'kiss for you'." Gumam Kaila dengan senyum yang merekah ketika melihat WhatsApp yang dikirim oleh Andi. Kaila membalas pesan Whatsapp dengan singkat 'I keep your kiss, i love you.'


Setelah Andi dan Kaila menuju puncak singgasana. Hati Kaila menjadi nyaman dan ia merasa Andi sangat melindunginya. Kaila dapat merasakan kehangatan cinta dari Andi dan ia mulai membuka hatinya untuk Andi.


Kak Ira masuk ke dalam kelas seperti biasa ia akan memimpin doa terlebih dahulu lalu mengajar murid-muridnya Amanda selalu memandang wajah Kayla ia selalu tersenyum melihat mama sambungnya yang sedang mengajar di hadapannya


Setelah Kaila menikah dengan Andi, Amanda menjadi sangat periang dan sering tersenyum ketika melihat orang lain. Setelah pelajaran selesai, Bel istirahat pun berbunyi. Amanda langsung menghampiri Kaila.


"Amanda! manggil Bu Kaila kenapa jadi mamah, kamu nggak punya ibu manggil Bu Kaila jadi mamah. Anak piatu juga kamu nggak punya ibu dari bayi. Nggak punya ibu...nggak punya ibu...." ledek Ana anak yang biasa membully Amanda.


"Bu Kaila ini sekarang mamaku. Bu Kaila sudah menikah dengan ayahku,kamu tahu itu?" tidak tahu kan," ucap Amanda.


"Halah...jangan mimpi kamu, Bu Kaila jadi Mamah kamu." Ana langsung menyelonong ke pintu keluar, dia ingin pergi menuju kantin.


Amanda menangis karena diejek oleh Ana. Kaila langsung memeluk Amanda dengan erat dan mengelus rambut Amanda yang panjang.


"Sayang, jangan menangis. Sabar ya seminggu lagi Mamah dan ayah akan mengadakan resepsi pernikaha. Satu sekolahan ini akan tahu bahwa Bu Kaila adalah Mamahmu," ucap Kaila.


Amanda mengangguk dan ia menghapus air mata yang jatuh di pipinya. Kaila membawa bekal, dia melarang Amanda untuk pergi ke kantin. Karena takut teman-temannya akan membully Amanda. Kaila memberikan bekalnya untuk Amanda.


"Sayang, kamu makan ini aja ya. Ini tadi Mamah buat, walaupun terburu-buru Insya Allah rasanya pasti enak, karena Mamah buatnya pakai cinta. Dimakan ya sayang, nggak usah ke kantin," ucap Kaila.

__ADS_1


Isi dari bekal Kaila itu hanya roti yang di dalamnya selai ditaburi kacang dan coklat.


Bersambung


✍✍✍Ramaikan komen karena komen kalian membuat saya sangat bersemangat untuk menulis dan ide mendadak untuk saya.


Jadilah dermawan dengan cara like, subscribe dan follow aku. Vote nya juga yahπŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


Baca juga yuk cerita serunya




5 tahun menikah tanpa cinta




Salah lamar




Retak Akad Cinta (bab 1 s.d 18 nyata, fiksi dari bab 19 dst)



__ADS_1


Love dari author sekebon karet β€πŸ’žπŸ’


__ADS_2