
Cia bersiap untuk mengikuti kelas hari ini, buku- buku materi sudah ia masukan di dalam tas. Tinggal ia pakai tasnya dan ia bergegas untuk jalan ke kampusnya. Cia melewati jembatan penyeberangan jalan, di jembatan penyeberangan itu Cia melihat Juna dan seorang gadis yang berhijab berjalan berdua. Mereka tertawa-tawa, Cia yang melihat Juna dari belakang terbakar api cemburu. Ia pun jalan dengan cepat melewati Juna.
"Maaf permisi, saya mau lewat karena terburu-buru." Cia melewati Juna begitu saja. Juna yang sadar bahwa Cia marah, ia mengejar Cia.
"Cia...tunggu aku," teriak Juna. Ia berlari kecil untuk mengejar Cia. Juna langsung memposisikan tubuhnya di depan Cia sehingga langkah Cia berhenti.
"Ada apa lagi? Aku mau jalan, kenapa kamu halangi aku?" tanya Cia dengan nada emosi.
"Kamu marah denganku?" Juna khawatir Cia salah paham karena ia berjalan berdua dengan teman sekelasnya.
"Nggak ada guna marah, marah cepat tua. Aku ada kelas pagi. Maaf aku terburu-buru. Assalamu'alaikum." Cia berlari meninggalkan Juna.
"Juna, Cia pacar kamu?" tanya Tata, teman Juna.
"Bukan Ta, calon istri. Dia pasti cemburu," jawab Juna sambil mengacak-acak rambutnya.
Cia adalah anak pertama Kaila, ketika Kaila berpisah dengan Rangga karena orang ketika membuat ingatan negatif akan laki-laki yang berkhianat. Juna sudah menghianatinya 1 kali. Hari ini dia berjalan berdua bersama perempuan. Juna berkali-kali menelepon Cia tapi telepon Juna di reject oleh Cia. Cia baru merasakan bahagia kemarin karena bisa berdekatan 1 mobil dengan Juna tapi hari ini dia malah senyam senyum dengan perempuan lain. Itu yang di pikiran Cia saat ini.
Cia masih ingat ketika Rangga menyiksa Kaila, bagaimana dulunya Kaila sangat sakit. Kaila di tempar di depan matanya. Rangga membanting semua yang di dapur. Ada trauma tersendiri, Cia takut jika nanti dirinya mempunyai kehidupan seperti mamahnya. Cia menangis sendiri ketika berjalan, ia langsung menghapus tangisannya.
Cia menghela nafas, agar dadanya sedikit lega. Rasanya sesak terasa melihat pria yang di sayangi berjalan berdua dengan perempuan lain. Cia belajar seperti biasa, hari ini dia mempunyai jadwal yang full. Di kelas Cia 2 laki-laki yang mendekati Cia tapi Cia selalu menghindar karena dia sudah membuat komitmen dengan Juna.
"Cia...boleh pinjam catatan kamu nggak. Aku ketinggalan materi kemarin. Mau aku foto copy nanti aku langsung balikin catatan kamu ke kosan kamu. Kosan kamu di mana Cia?" tanya Fahri teman Cia. Ia sengaja meminjam catatan Cia agar ia bisa tahu tempat kos Cia.
"Aku pinjanjamkan tapi kebalikannya besok aja," ucap Cia. Dia tidak mau laki-laki ke kosan untuk mencari dirinya.
"Nggak enak dong Cia aku sama kamu, kamu kan butuh catatannya." Cia tetap menolak Fahri untuk mengembalikan bukunya di tempat kos nya.
"Cia..." Juna berlari menuju Cia. Cia melihat Juna. Ia langsung bergegas pergi untuk menghindari Juna. Fahri yang melihat Juna untuk mengejar Cia menghalangi langkah Juna agar tidak mengejar Cia.
"Minggir, gua mau jalan." Juna marah ketika dirinya di halangi oleh Fahri.
__ADS_1
"Cia nggak suka di kejar sama lu," ucap Fahri.
"Cia calon istri gua, minggir nggak lu atau gua tonjok muka lu." Juna sudah memegang kerah Fahri. Cia menoleh ke belakang, ia terkejut ketika Juna ingin memukul Fahri.
"Kak Juna..." teriak Cia. Juna langsung menghentikan gerakan tangannya ketika ia mendengar teriakan Cia. Cia menghentikan langkahnya dan menatap Juna dengan tajam.
Juna langsung berjalan mendekati Cia, mereka sejenak saling bertatapan tapi Cia langsung memalingkan tatapannya.
"Aku bisa jelaskan Cia, aku mohon jangan marah," ucap Juna memohon. Cia berjalan ke arah kantin, Juna mengikuti Cia dari belakang. Cia duduk di salah satu bangku kantin.
"Cia, perempuan yang tadi kamu lihat itu namanya Tata, aku tidak ada apa-apa dengan dia. Dia hanya seorang teman kelasku. Please jangan cemburu dengan Tata." Juna mencoba menjelaskan kepada Cia, tapi Cia hanya terdiam. Ia tidak bisa berkata apa-apa lagi.
"Aku nggak pantas buat Kakak, cari perempuan untuk dijadikan istri Kakak," ucap Cia.
"Cia aku minta maaf, please jangan berkata seperti itu. Aku akan panggil Tata, dia akan menjelaskan dengan kamu. Tunggu di sini." Juna berdiri dan ingin memanggil Tata tapi Cia memanggil Juna agar tidak pergi.
Cia bercerita bahwa dia dari keluarga broken home, hubungannya dengan Amanda juga hanya saudara sambung. Cia menceritakan akan ayah kandungnya yang telah menyiksa mamahnya ketika itu, sehingga mengalami trauma seumur hidup.
"Aku tidak akan seperti ayahmu, percaya sama aku. Aku sayang kamu Cia," ucap Juna. Juna menatap Cia penuh memohon agar percaya apa yang ia katakan. Juna pun takut kehilangan Cia, dia bisa hancur jika Cia tidak mau dekat lagi dengannya.
Juna menghapus air mata Cia dengan tisu, ia tidak berani menghapus air mata Cia dengan ibu jarinya. "Jangan menangis, percaya sama aku. Aku tidak akan menghianatimu seperti ayah kandungmu. Aku cinta kamu Cia."
"Kamu pernah berbohong Kak dengan aku, kamu malah jadian dengan Ilma," ucap Cia.
"Karena dia terus memaksa dan ketika dia menyatakan cinta sama aku banyak teman-teman. Aku tidak mau membuat malu Ilma di muka umum dengan menolaknya. Di hatiku hanya kamu, kamu cinta monyetku, cinta pertamaku, Insha Allah cinta dunia akhiratku." Juna berusaha membuat Cia percaya akan ucapannya.
Cia tersenyum terhadap Juna. "Perasaanku juga sama Kak." Juna merasa lega karena Cia sudah mulai percaya lagi. Cia menanyakan apakah Juna masih sayang sama dia ketika tahu semua tentang keluarga Cia. Juna tidak mempersalahkan itu, karena Cia mempunyai sifat yang baik dan tutur katanya sangat halus. Kaila mengajarkan anak-anaknya dengan tutur kata yang lembut. Adab dikedepankan dan ilmu diajarkan.
Perceraian membuat trauma tersendiri bagi anak-anak. Itulah awal mula pemikiran Kaila, orang lain berkata bodoh karena awalnya Kaila tidak mau bercerai. Kaila sarjana bisa saja ia bekerja dengan ijasahnya. Tapi banyak yang jadi pertimbangan Kaila, orang yang tidak merasakan berada posisinya tidak akan tahu rasa dan pemikirannya. Cia mengalami trauma dia mempunyai ketakutan ketika menjalin hubungan dengan Juna. Bayang-bayang di hianati Juna kadang muncul. Membuat hatinya tak mau membuat sebuah komitmen kedepannya dengan Juna.
Bersambung
__ADS_1
✍✍✍ Mari beri komen kalian yang positif di novel ini. 1 komentar kebaikan Insha Allah membawa kebaikan saya khususnya dan di diri yang membaca. Aamiin 💞
Jadilah dermawan dengan cara like, subscribe dan follow aku. Vote nya juga yah🙏🙏🙏🙏
Baca juga yuk cerita serunya
5 tahun menikah tanpa cinta (Tamat)
Salah lamar
Retak Akad Cinta (bab 1 s.d 18 nyata, fiksi dari bab 19 dst)
Dicampakkan suami setelah melahirkan
__ADS_1
Love dari author sekebon karet ❤💞