Retak Akad Cinta

Retak Akad Cinta
Pindah ke lain hati


__ADS_3

Sudah 1 tahun Emir tak ada kabarnya. Alif terus mendekati Amanda, tapi Amanda masih menutup hatinya. Ia tak mau kecewa lagi, Emir sudah beranji kepadanya untuk menikah. Tapi sudah satu tahun Emir tak ada kabarnya. Sekarang Amanda sudah semester 5, sudah 2 tahun lebih Amanda di Jogja. Itu artinya 2 tahun lagi Amanda lulus dari UGM Fakultas Hukum, dan dia pun sudah berencana untuk S2 nya hanya di Jakarta saja. Agar ia bisa berkumpul dengan keluarganya. Amanda merasakan kebosan ketika sendirian di Jogja, ketika Amanda sedang merenung handphonenya bergetar ada video call masuk dari Cia


"Assalamu'alaikum Kak. Kakak lagi apa? Masih mikirkan Kak Emir? Aku tahu perasaan kakak pasti sangat berat banget." Raut Cia di layar handphone sangat cemas dengan Amanda.


"Wa'alaikumsalam Cia, ia aku sedang memikirkan hubunganku dengan Emir sudah 1 tahun tak ada kabar, sepertinya aku ingin melupakan Emir. Walaupun itu sangat susah untuk kulupakan, perlu waktu." Amanda menatap mata Cia di layar handphonenya.


"Apapun keputusan Kakak, aku akan selalu dukung Kakak." Cia tersenyum manis.


"Bagaimana hubunganmu dengan Juna?" tanya Amanda. Cia terlihat tersipu malu, tampak wajahnya memerah di tampilan layar handphone Amanda.


"Ya biasa aja Kak, kita juga sering ketemu kalau di kampus. Sikapnya yang sangat manis kepadaku," jawab Cia.


"Semoga hubungan kalian sampai ke jenjang pernikahan yah, jangan seperti aku yang tidak pasti." Cia merasa bersalah berkata seperti itu.


"Amin Kak, terima kasih ya kak atas doanya. Aku juga berdoa untuk Kakak agar Kakak bisa bahagia. Kak aku permisi dulu yah, ini ada teman aku yang datang ke tempat kosanku. Nanti aku video call kakak lagi. I love you. Assalamu'alaikum." Cia membuat icon love dari jemarinya. Membuat Amanda tersenyum dan membalas icon tersebut.


"Love you too, wa'alaikumsalam."


Amanda melihat foto dirinya dan Emir. Ia menitikkan air mata, ia akan berusaha untuk melupakan Emir dan mencoba untuk membuka hati kepada pria yang lain.


"Kamu jahat Emir nggak ada kabar. Aku sudah berusaha mencari informasi, aku sudah berusaha untuk menghubungi kamu, tapi nomormu sudah tak aktif. Facebook-mu sudah tidak aktif juga. Aku sudah putus asa untuk mencari keberadaanmu Emir, mungkin aku akan melupakan kamu." Amanda melepaskan cincin di jari manisnya, lalu ia simpan di laci lemari.


Tok Tok Tok


"Siapa?" tanya Amanda di dalam kamar kos.


"Mbak Manda, ini ada paket untuk Mbak." Amanda membukakan pintu.


"Terima kasih ya Mbak." Amanda mengambil paket tersebut, ia buka paketnya. Paket itu berisi sekuntum mawar merah dan juga dress yang sangat cantik, di dalam paket itu ada sebuah surat.


...Hai Amanda cantik baju itu akan lebih cantik jika dipakai olehmu aku harap kamu menerimanya yah....


^^^Alif^^^


Alif sudah sangat baik kepada Amanda. Ia sering membantu Amanda, Alif senior Amanda dua tingkat di atasnya. Tahun ini dia akan lulus dari fakultas hukum. Amanda sempat berpikir untuk menerima cinta Alif tapi ia takut dirinya menerima Alif hanya untuk pelampiasan sakit hatinya kepada Emir, dia tak mau Alif nantinya kecewa karena hati Amanda masih terikat oleh Emir.


***

__ADS_1


Hari ini adalah hari wisuda angkatan Alif. Alif memegang nilai cum laude dari angkatannya. Amanda menghadiri wisuda Alif. Alif sangat senang ketika Amanda melihat dirinya yang sedang dipanggil untuk berbicara di panggung sebagai mahasiswa yang mendapatkan nilai cum laude.


Alif membuat acara perpisahan dengan melibatkan anggota-anggota BEM. Tapi tidak semua anggota, ia memilih beberapa orang, spesialnya adalah Amanda.


"Amanda aku harap kamu ikut yah, ini acara perpisahan aku loh. Aku akan kecewa jika kamu nggak ikut." Alif mengajak Amanda untuk pergi ke Candi Borobudur di Magelang. Alif sudah mempersiapkan Villa yang mempunyai beberapa kamar tentu saja kamar laki-laki dan perempuan dipisah.


Amanda berpikir sejenak dia pun tak enak jika menolak ajakan Alif, karena ini acara perpisahan Alif dari BEM.


"Iya kak aku akan ikut." Amanda akhirnya memutuskan untuk ikut di acara tersebut. Alif tersenyum lebar karena Amanda akan ikut di acara itu.


Keesokan lusanya mereka bersiap-siap untuk berangkat ke daerah Magelang, mereka akan menginap di Magelang dan berwisata di daerah Magelang. Hanya satu mobil, mereka langsung melajukan mobilnya menuju Magelang. Amanda duduk di jok bagian belakang hanya 2 jam mereka sudah sampai di Villa yang Alif sewa. Alif membagikan kamar untuk perempuan dan untuk laki-laki malamnya Alif membuat acara Barbeque.


Mereka pun sangat senang karena semua fasilitas telah ditanggung oleh Alif. Di malam harinya mereka sudah ramai dengan acara mereka yaitu Barbeque segala jenis makanan mereka bakar. Ada juga jagung yang paling Amanda suka, ketika acara Barbeque Alif maju ke depan, ia ingin mengatakan sesuatu.


"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Teman-teman saya ucapkan terima kasih telah bersedia ke acara ini atas undangan dari saya karena ini merupakan acara perpisahan di BEM UGM. Memang tidak semua saya ajak. Hanya beberapa anggota untuk saya undang di acara ini, tapi yang penting kalian lah yang paling istimewa yang terdekat dengan saya. Terlebih lagi saya ingin mengatakan sesuatu kepada seseorang yang saya sayang. Amanda aku sudah lama menyukai kamu, kamu pun tahu itu sudah 2 tahun. Memang kamu selalu menolak aku, tapi hari ini aku ingin mencoba lagi untuk menyatakan cinta kepadamu. Aku tidak akan bosan-bosan untuk menyatakan ini kepadamu. Amanda aku sayang kamu, kamu mau menjadi kekasihku?" tanya Alif. Alif menatap Amanda.


Suasana menjadi hening menunggu jawaban dari Amanda. Amanda menggigit bibir bawahnya, ia bingung apa yang akan ia jawab. Ia memejamkan matanya, karena jawaban ini ia akan mengambil keputusan yang tidak merugikan baik dirinya ataupun Alif. Amanda sudah memikirkan hal ini, sudah 1 tahun ia menunggu kabar dari Emir tapi tidak ada kabar.


"Kak Alif, maaf aku tidak bisa." Alif tampak sangat kecewa atas jawaban dari Amanda.


"Apa aku tidak salah dengar kan?" Alif tampak tidak percaya atas jawaban Amanda.


"Coba ulangi lagi Manda," pinta Alif.


"Aku terima Kakak, aku juga sudah mulai nyaman dekat dengan kakak," ucap Amanda.


Alif sangat senang, dia langsung memeluk tubuh Amanda. "Amanda terima kasih sudah menerima aku. Aku sangat sayang sama kamu."


Teman-teman mereka sudah bersorak, karena melihat adegan romantis antara Amanda dan Alif.


Sejak saat itu Alif menjadi sangat perhatian kepada Amanda. Ia membuat jagung bakar khusus untuk Amanda, Alif memegang jagung yang sudah ia bakar lalu di dekatkan ke mulut Amanda. Amanda terlihat malu-malu ketika Alif memberikan jagung bakar tersebut. Amanda pun menggigit jagung itu yang terasa manis. Mereka makan satu jagung bersama, suasana barbeque itu jadi semakin bahagia karena ada sepasang yang baru jadian.


Hari sudah semakin larut Mereka pun sudah terlihat lelah dan memutuskan untuk beristirahat.


"Kak aku ke kamar dulu yah, sudah ngantuk," pamit Amanda kepada Alif.


"Iya Manda, jangan lupa berdoa yah dan mimpikan aku cantik." goda Alif membuat Amanda tersipu malu.

__ADS_1


"Daripada aku menunggu hal yang tak pasti, maka aku ambil yang pasti yang telah mencintaiku dan ada restu dari kedua keluarga. Aku akan belajar mencintai Kak Alif, aku akan membawa Kak Alif ke Ayah," gumam Amanda di dalam kamar.


Bersambung


❤❤❤


Baca juga yuk cerita novel saya yang lain nggak kalah seru loh....




5 tahun menikah tanpa cinta (Tamat)




Salah lamar (on going)




Retak Akad Cinta (bab 1 s.d 18 nyata, fiksi dari bab 19 dst)




Dicampakkan suami setelah melahirkan (On going)




Love dari author sekebon karet ❤💞

__ADS_1


__ADS_2